|
Kamis 25 Pebruari 2010 bertempat di Lantai 3 Gedung Setda, Organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), melaksanakan Konferensi ke-2 tingkat Kabupaten melibatkan seluruh guru yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat DR. KH. Zulkifli Muhadli SH, MM, Wakil Bupati Sumbawa Barat Drs. H. Mala Rahman, Ketua PGRI Provinsi dan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam kesempatan sambutannya, Ketua PGRI Kabupaten Sumbawa Barat, Syamsul Husain menyampaikan tentang kondisi PGRI KSB semenjak ia dilantik sebagai ketua pada tahun 2006 lalu. Sesuai dengan surat dari PGRI Provinsi pada tahun 2009, menyatakan bahwa PGRI KSB dinyatakan Pakum. Ia mengakui hal tersebut, karena dirasakannya selama menjadi ketua, banyak sekali kendala-kendala yang menyebabkan Organisasi ini tidak efektif. Diantaranya, struktur kepengurusan pada tahun berjalan banyak yang tidak bisa aktif secara maksimal karena banyak pengurus PGRI yang diangkat ke struktural sehingga menyebabkan komunikasi antar pengurus tidak bisa efektif. Kendala lainnya juga jarak antar pengurus yang tersebar di seluruh kecamatan yang membuat mereka sulit untuk tetap melakukan koordinasi. Dengan permasalahan itulah ia berharap agar Konferensi Kabuaten Ini akan melahirkan kepengurusan yang betul-betul mempunyai komitmen tinggi dalam membangun PGRI kedepan. Dalam sambutannya DR. KH. Zulkifli Muhadli menegaskan bahwa peran guru kedepan sangat dituntut lebih proaktif dalam menerjemahkan semangat dari Program Pendidikan Gratis. Untuk peningkatan mutu pendidikan di KSB, terdapat tiga tingkatan. Tingkatan pertamanya adalah menyediakan akses pendidikan dan pemerataan ke seluruh pelosok Desa. Ini telah dilakukan dengan kerja keras oleh Pemerintah Daerah. Pada tahapan kedua yaitu peningkatan mutu yang terdiri dari mutu tenaga pendidik, mutu pengajaran, mutu sekolah dan mutu siswa. Pada tahapan ini membutuhkan kerja keras dan yang menjadi tiang inti dalam mencapai tujuan kedua ini adalah Guru. Ungkap Kyai Zul. Maka dari itu, PGRI mempunyai tanggungjawab yang besar dalam mencapai misi tersebut. Bupati berharap PGRI dapat menjadi mitra Pemerintah yang baik dalam mensukseskan program Pemerintah. Beliau juga menyampaikan bahwa ia akan sangat terbuka dengan segala permaslahan berkenaan dengan guru, karena sampai sekarang jiwa sebagai seorang guru masih sangat melekat pada dirinya. Beliau juga berpesan kepada pada guru yang hadir, bahwa orang yang tidak punya apa-apa maka ia tidak akan dapat memberikan apa-apa. Maka dari itu jadilah guru yang baik yang dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya atas profesinya tersebut.
|