Sholat ID Warga Kota Taliwang di KTC Berlangsung Khidmat

Bupati Ajak Bersatu Dalam Perbedaan Untuk Membangun KSB

 

 

KH. Syamsul: Jaga Kefitrahan 11 Bulan ke Depan

 

TALIWANG-Sholat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H masyarakat Kota Taliwang yang dipusatkan di halam Masjid Agung  Darussalam, Komplek Perkantoran  Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Kemuter Telu Center (KTC) Taliwang berjalan khidmat.

 

Warga Kota Taliwang memenuhi halama Masjid Agung Darussalam KTC. Bahkan karena tidak bisa menampung, warga pun membuat shaf di taman kembar di sisi kanan dan kiri halaman masjid Agung. Termasuk di jalan Bundaran Tugu Syukur KTC, Minggu pagi (25/06/2017). Bertindak sebagai Imam pada sholat ID 1438 H ini adalah mantan Bupati Sumbawa Barat yang juga pengasuh Ponpes Al-Ikhlas dan Universitas Cordova, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, S.H., M.M. sementara bertindak sebagai Khatib adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sumbawa Barat, KH. Syamsul Ismain, LC.

 

Sebelum melaksanakan sholat ID, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk tidak terbelenggu dalam perbedaan. Justu, masyarakat harus bersatu dalam perbedaan agar menjadi energi besar dalam membangun Kabupaten Sumbawa Barat. ‘’Perbedaan adalah fitrah dan sunatullah, marikita semua besatu padu membangun masa depan rakyat Sumbawa Barat,” katanya.

 

Bupati juga menyampaikan program-program yang telah berhasil, sedang berjalan dan akan dilaksanakan, mulai dari proram unggulan yang sukses yakni Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) membedah rumah 6.164 unit dan jambanisasi sebnyak 1.240 unit melalui gerakan gotong royong pada 2016 lalu. Kemudian penyaluran anggaran Kartu Pariri Sehat, Pariri Lansia, dan Pariri Disbalitas. Kartu Bariri Ternak, Bariri, Nelayan, Bariri Tani dan Bariri UMKM pada ramadhan lalu senilai Rp. 62 miliar.

 

Selanjutnya, telah tersedianya fasilitas cuci darah/hemodialisa di RSUD Asy Syifa Sumbawa Barat. Konsisten penganggaran untuk pendidikan yang lebih besar. Keberhasilan meraih opini WTP dari BPK atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2016. Pembangunan mega proyek bendungan Bintang Bano yang terus berjalan. Revitalisasi Rawa Lebo Taliwang yang telah dimulai dengan pembangunan dermaga. Di bidang infrastruktur dan energi, KSB telah ditetapkan oleh PT. AMNT sebagai lokasi pembangunan Smelter dan tambahan energi listrik setelah dioperasikannya pembangkit listrik oleh PT. PLN Sektor Tambora di Desa Kertasari.

 

Bupati juga mengajak masyarakat untuk istiqomah memakmurkan masjid. Khusus untuk sholat subuh, masyarakat diminta agar tidak kembali tidur. Namun masyarakat usai sholat subuh harus melanjutkan rutinitas, mempersiapkan pekerjaan harian. Bupati juga menyampaikan, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyampaikan minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin.

 

Sementara itu, Khatib soholat ID, KH. Syamsul Ismain, LC dalam khutbahnya usai pelaksanaan sholat Idul Fitri menyampaikan, hari ini seluruh umat muslim kembali fitrah karena itu adalah janji Allah setelah sebulan penuh menjalankan ibdah puasa. Namun umat muslim harus menjaga kefitrahannya 11 bulan, karena bukan pada hari Idul Fitri atau 1 Syawal ini sajalah kefitrahan manusia, melaikan 11 bulan yang mendatang.

 

Karenanya, pengasuh Pondok Pesantren Himmatul Ummah Desa Sapugara Bree Kecamatna Brang Rea ini menyebutkan tiga kefitrahan yang harus dijaga. Pertama, menjaga kefitrahan diri/pribadi, yakni dengan menjaga hati, hati adalah lentera. Jagalah hati dari  sifat riya, sombong, iri/dengki, hasat/hasut, dari rasa. Jadikan hati sebagai hati yang pemaaf.

 

Kedua, menjaga kefitrahan Kabupaten Sumbawa Barat, dengan menjauhi danmelawan praktik perzinahan, perjudian, minuman beralkohol, narkoba, korupsi. Masyarakat harus mengawal Kabupaten Sumbawa Barat agar masyarakat Sumbawa Barat tetap menjadi jasad yang fitrah tetap menjadi kabupaten yang fitrah.

 

Ketiga, lanjut Kh. Syamsul, adalah menjaga kefitrahan lingkungan. Masyarakat harus menjaga lingkungan, menjaga hutan, menjaga rawa, sungai dan laut. Jangan sampai ada orang atau sekelompok orang merusak lingkungan demi kepentingan sendiri dan kelompok. Jika hutan rusak, akan terjadi erosi dan banjir. Jika laut rusak akan terjadi abrasi. ‘’Kefitrahn lingkungan harus kita jaga, pemerintah dan masyarakat bersama-sama membersihkan Sumbawa Barat dari racun, obat-obatan dan mercury yang akan berampak pada 10 atau 20 tahun yang akan datamg. Kalau lingkungan kita tidak fitrah maka kita merusak bumi yang difitrahkan Allah untuk kita wariskan kepada generasi kita di masa mendatang,” jelasnya. 

 

Usai khutban, Bupati, Wakil Bupati, unsur FKPD, Sekda, jajaran pimpinan SKPD, Alim Ulama dan tokoh masyarkat berjejer untuk bersalaman dengan warga. Ratusan warga bergantian menyalami Bupati Sumbawa Barat, Wakil Bupati dan lainnya. Nuansa kekeluargaan tercipta di momen bahagia, di hari yang fitri ini.(humas)

 

 

Lepas Pawai Takbir, Bupati: Pawai Takbir Agungkan Allah



TALIWANG-Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M melepas pawai takbiran menyambut 1 Syawal 1438 Hijriyah. Bupati mengatakan, pawai takbiran merupan puncak dari ibadah puasa selam satu bulan penuh dan merupakan kegiatan untuk mengagunggkan kebesaran Allah SWT. ''Malam ini melalui pawai takbiran kita mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid mengagungkan Allah SWT," kata Bupati dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai takbiran di Jalan Undru depan Alun-Alun Kota Taliwang, Sabtu malam (24/06/2017).

Di hadapan pejabat yang menghadiri pawai takbiran, mulai dari Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Inf. Sumanto, S.H, Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.IK, Sekda Sumbawa Barat, Abdu Azis, SH., MH dan seluruh asisten serta Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabapaten Sumbawa Barat, Bupati mengatakan, dalam menjalan ibadah puasa, umat muslim telah belajar menahan diri, menahan lisan, menahan hawa nafsu, berkata jujur dan bersikap baik di dalam bulan Ramadhan.Semoga pelajaran berharga itu dapat diimpelementasikan dalam kehidupan di masa-masa yang akan datang. Sebab di dalam bulan Ramadhan hanyalah wadah untuk melatih diri. Sementara implementasi sebenarnya adalah di sebelum bulan setelahnya.

Bupati juga mengapresiasi panitia yang telah melaksanakan pawai takbirana ini. Pawai takbiran tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana pawai tahun ini lebih meriah. Selain peserta yang sangat banyak, ornamen lampu berbagai bentuk serta kostum para peserta cukup beragam. ''Untuk para peserta ikuti pawai dengan baik, tetap tertib dan bertakbirlah dengan baik. Saya juga atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengucapkan minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir dan badin," ungkapnya.

Panitia yang juga ketua dewan juri pawai takbiran malam 1 Syawal 1438 H, Agus Irwan Sahmi kepada peserta pawai takbiran mengungkapkan, unsur yang dinilai dalam pawai takbiran ini yakni, kerapian barisan, gema takbir sesuai hukum tajwid dan lagu takbiran. Selanjutnya, aksesoris berupa lampu baik bentuk, keberagaman pencahayaan dan lainnya serta keserasian irama takbir dengan musik yang mengiringi.

Puluhan kontingen Pawai Takbiran Taliwang 1 Syawal 1438 H meramaikan jalanan Kota Taliwang dengan gemerlap cahaya lampu dan obor. Kontingen terediri dari kontingen remaja masjid, remaja kelurahan dan lingkungan, kontingen kelurahan hingga kontingen Lembaga Adat Tana Samawa (LATS) Sumbawa Barat. Berbagai bentuk lampu dan miniatur menghiasa jalan Kota Taliwanag, mulai ari bentuk masjid, bintang, Ka'bah, hewan Unta, odong-odong dan lainnya. Warga Kota Taliwang pun tumpah berjejeran di pinggir jalan untuk menyaksikan pawai takbiran ini. Rute yang ditempu peserta pawai takbiran ini di mulai dari Alun Alun Kota Taliwang. Kemudian menyusuri jalan menuju Taman Tiangnam di Kelurahan Arab Kenangan. Selanjutnya belok kanan menuju jalan Jendral Sudirman menuju kampung Menala dan kemudian belok kanan kembali lagi ke lokasi pelepasan di Alun-Alun Taliwang.(humas)

Bupati Segarkan 53 Pejabat

 

TALIWANG-Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. memutasi 53 jabatan terdiri dari pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas guna meningkatkan akselerasi kinerja pemerintah daerah.

Mutasi ini dilakukan di Gedung Graha Fitrah Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis sore (22/06/2017). Mutasi di akhir bulan Juni yang juga di akhir bulan ramadhan ini sebagai upaya Bupati dan Wakil Bupati menyegarkan mesin birokrasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam membangun daerah dan mensejahterkan rakyat.

Mutasi terhadap 53 pejabat ini tertuang dalam Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor: 115/821.2/BKD/2017 tanggal 22 Juni 2017 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat tertanggal 22 Juni 2017. Selain Sekda Sumbawa Barat, Abdul Azis, S.H., M.H dan jajaran para Kepala Dinas, Mutasi ini juga dihadiri oleh Pimpinan DPRD KSB, H. Ma’ruf Amir Husein, S.Ag., M.Pd.I dan pejabat lainnya.

Usai melantik mengambil sumpah para pejabat yang dimutasi, Bupati dalam sambutannya mengatakan, pejabat yang dimutasi untuk segera membangun koordinasi. Koordinasi dibangun mulai dari internal institusi masing-masing. Kemudian koordinasi lintas institusi dan seterusnya. ‘’Pejabat baru yang dilantik harus membuat organisai jadi lebih hidup, lebih baik dan terus meningkatkan kinerjanya,” kata Bupati, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M.

Kemudian lanjut Bupati, pejabat yang baru dilantik agar mereformasi birokrasi di tempat kerja masing-masing. Jadikan mutasi ini sebagai titik awal untuk mereformasi birokrasi. Tentunya, reformasi birokrasi dilakukan untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama layanan perizinan, kesehatan dan layanan lainnya. ‘’Masyarakat berhak mendapat layanan yang baik, karena kita hadir untuk melayani masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga berpesa, agar para pejabat yang dilantik menjaga baik-baik amanah dari Allah ini. Jalani pekerjaan sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai bekerja menyalahi aturan hingga akhirnya berhadapan dengan hukum. ''Selalu ingat Allah ketika bekerja, jangan salah kebijakan apalagi lebih dari itu sehingga kita berhadapan dengan hukum," imbuh Bupati.(humas)

Berikut nama-nama pejabat pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari jabatan pimpin tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sesuai lampiran Surat Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor: 115/821.2/BKD/2017 tanggal 22 Juni 2017:

NO.

NAMA

JABATAN/ESELON

LAMA

BARU

1.

H. Masyhur, S.T.

Kepala  Dinas Perhubungan Kab. Sumbawa Barat/II.b

Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan & Pembangungan/II.b

2.

Amir, S.T.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sumbawa Barat/II.b

Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Kab. Sumbawa Barat/II.b

3.

Ir. L. Muhammad Azhar

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Pelaksana Badan Peanggulangan Bencana Daerah Kab. Sumbawa Barat/II.b

4.

Ibrahim, S.Ss., M.M.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Sumbawa Barat/II.b

5.

Ir. H. Muslimin, M.Si

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Dinas Perhubungan Kab. Sumbawa Barat/II.b

6.

Drs. Burhanuddin

Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Sumbawa Barat/II.b

7.

Ir. H. M. Amilin

Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/II.b

8.

Drs. H. Hamzah

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sumbawa Barat/II.b

9.

Ir. Mansyur Sofyan, M.M.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/II.b

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Sumbawa Barat/II.b

10.

Ahmad, S.I.P

Sekretaris Dinas Perhubungan Kab. Sumbawa Barat/III.a

Kepala Bagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Sekretariat DPRD Kab. Sumbawa Barat/III.a

11.

Fakhruddin, S.I.P.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumbawa Barat/III.a

Inspektur Pembantu III pada Inspektorat Daerah Kab. Sumbawa Barat/III.a

12.

Hamzah Haji Amin, S.E.

Inspektur Pembantu III pada Inspektorat Daerah Kab. Sumbawa Barat/III.a

Sekretaris Dinas Perhubungan Kab. Sumbawa Barat/III.a

13.

Supiarno, S.Pt., M.M.

Pelaksana pada Sekretariat Daerah Kab. Sumbawa Barat/-

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sumbawa Barat/III.a

14.

Syahril, S.Pd

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sumbawa Barat/III.a

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumbawa Barat/III.a

15.

Sry Bauan, S.Pt., M.M.

Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Sumbawa Barat/III.b

Kepala Bidang Penyuluhan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/III.b

16.

Fatmawati, S.P.

Kepala Bidang Penyuluhan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/III.b

Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Sumbawa Barat/III.b

17.

Badaruddin, A.Ma.Pd

Sekretaris Kecamatan Maluk Kab. Sumbawa Barat/III.b

Sekretaris Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat/III.b

18.

Hendra  Jaya

Sekretaris Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat/III.b

Sekretaris Kecamatan Maluk Kab. Sumbawa Barat/III.b

19.

Drs. M. Amin

Kepala Subbagian Penyusunan Program pada Bagian Penyusunan Program dan Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Pengembangan Investasi dan Dunia Usaha pada Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kab. Sumbawa Barat/IV.a

20.

Rusdi Arief, S.E.

Kepala Subbagian Pengembangan Investasi dan Dunia Usaha pada Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Penyusunan Program pada Bagian Penyusunan Program dan Keuangan Sekretariat Daerah Kab. Sumbawa Barat/IV.a

21.

L. Teguh Sekardiu Adisaputro, S.A.P

Kepala UPTD Bandar Udara Umum Sekongkang Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Penelitian pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Sumbawa Barat/IV.a

22.

Ihya Ulumiddin, S.E.

Pelaksana pada Badan Pendapatan dan Aset Daerah Kab. Sumbawa Barat/-

Kepala Subbagian Penagihan pada Badan Pendapatan dan Aset Daerah Kab. Sumbawa Barat/IV.a

23.

Ajad Sudrajad, S.Sos

Pelaksana pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kab. Sumbawa Barat/-

Kepal a Subbagian Pelayanan Perbendaharaan II pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kab. Sumbawa Barat/IV.a

24.

Muhammad Irsan, A.Ma.Pd

Kepala Seksi Pelayanan Umum pada Kantor Kecamatn Poto Tano Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pemakaman pada Dinas Sosial Kab. Sumbawa Barat/IV.a

25.

Zuchrijan Kurniawan, S.T

Kepala Subbidang Penelitian pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Kab. Sumbawa Barat/IV.a

26.

Zam Suadi, S.A.P

Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Poto Tano Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala UPTD Bandar Udara Umum Sekongkang Kab. Sumbawa Barat/IV.a

27.

Amrullah

Kepala Subbagian Tata Usaha pada UIPTD Pelabuhan Lalar Kab. Sumbawa Barat/IV.b

Kepala Seksi Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Sumbawa Barat/IV.a

28.

Usman, S.Pt

Kepala Subbagian Koordinasi Penyusunan Program dan Keuangan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Koordinasi Penyusunan Program dan Keuangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

29.

Sri Hayati, S.Pt

Kepala Subbagian Koordinasi Penyusunan Program dan Keuangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawsa Barat/IV/a

Kepala Seksi Distribusi Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

30.

Joko Triyanto

Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Perlindungan pada Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi SDM dan Kelembagaan Penyuluh pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

31.

Agustiadi, S.Pt

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Metode dan Informasi Penyuluhan pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

32.

A. Salam, S.H., M.H.

Kepala Seksi Pembinaan  dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

33.

Samsul Bahri, S.E

Pelaksana pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumbawa Barat/I-

Kepala Seksi Koperasi pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

34.

Yan Aryasmita, S.I.P

Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pembinaan dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

35.

Siti Nuraini

Kepala Subbagian Tata Usaha pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kab. Sumbawa Barat

Kepala Seksi Pengembagnan Perpustakaan pada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

36.

Erady Putera, S.I.P

Kepala Seksi Pengembangan Sosial Budaya Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pengembangan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumbawa barat/ IV.a

37.

Yayan Anugerainsyah, S.STP

Kepala Seksi Pengembangan Partisipasi dan Swadaya Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pengembangan Sosial Budaya Masyarakat pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Sumbawa Barat/IV.a

38.

Sandhi Febriansyah, S.T

Kepala Seksi Persantian pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Koordinasi Penyusunan Program dan Keuangan pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

39.

Yusra Nabila, S.T.P

Kepala Seksi Metode dan Informasi Penyuluhan pada Dinas Ketahanan Pangan/IV.a

Kepala Seksi Produksi  Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

40.

Kusmiran, S.Pt

Kepala Seksi SDM dan Kelembagaan Penyuluh pada Dinas Ketahanan Pangan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Sarana Prasarana dan Perlinkdungan pada Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

41.

Rahmat Muliadi, S.T

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Sekongkang Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga pada Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Sumbawa Barat/IV.a

42.

Wati Rochayani, S.E

Kepala Seksi Pengembangan Perpustakaan pada Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Tata Usaha pada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Kab. Sumbawa Barat/IV.a

43.

Ahmad S.

Guru Pertama pada SD Negeri Tambaksari Kab. Sumbawa Barat/-

Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Poto Tano Kab. Sumbawa Barat/IV.a

44.

Syamsuddin, S.A.P

Kepala UPTD Balai Latihan Kerja Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pelayanan Umum pada Kantor Kecamatan Poto Tano Kab. Sumbawa Barat/IV.a

45.

Awaluddin, S.I.P

Kepala Seksi Pelayanan Umum pada Kantor Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat pada Kantor Kecamatan Seteluk Kab. Sumbawa Barat/Iv.a

46.

Aswar Ardiansyah, S.H

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Brang Ene Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Brang Ene Kab. Sumbawa Barat/IV.a

47.

Adi Sosiawan, S.A.P

Kepala Seksi Pelayanan Umum pada Kantor Camat Brang Ene Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Brang Ene Kab. Sumbawa Barat/IV.a

48.

Indra Pertiwi, S.T., M.T.

Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Brang Ene Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Seksi Pelayanan Umum pada Kantor Camat Brang Ene Kab. Sumbawa Barat/IV.a

49.

Marwati, S.A.P

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat pada Kantor Kecamatan Seteluk Kab. Sumbawa Barat/Iv.a

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat pada Kantor Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat/Iv.a

50.

Eva Putriana, S. A.P.

Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Kantor Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat/IV.a

Kepala Subbagian Tata Usaha pada UPTD Pelabuhan Lalar Kab. Sumbawa Barat/IV.a

51.

Muhammad, S.A.P.

Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Kantor Kecamatan Sekongkang Kab. Sumbawa Barat/IV.b

Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Kantor Kecamatan Jereweh Kab. Sumbawa Barat/IV.b

52.

Weni Sulastri, S.A.P.

Pelaksana padan Kantor Kecamatan Jereweh/-

Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Kantor Kecamatan Maluk Kab. Sumbawa Barat/IV.b

53.

Erny Patriani, S.E.

Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Kantor Kecamatan Maluk Kab. Sumbawa Barat/IV.b

Kepala Subbagian Penyusunan Program dan Keuangan pada Kantor Kecamatan Sekongkang Kab. Sumbawa Barat/IV.b

               

 

Bupati Hadiri RUPS PT. DMB  

RUPS: Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M (tiga kiri) bersama Wakil Gubernur NTB H. Moh. Amin, SH., M.Si (tengah berkopiah) dan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah (dua kanan) dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT. DMB di Hotel Tulip Mataram, Rabu pagi (21/06/2017).

 

MATARAM-Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Daerah Maju Bersaing (PT. DMB) tahun buku 2016 di Mataram, Rabu pagi (21/06/2017).

 

RUPS PT. DMB tahun buku 2016 ini dihadiri tiga pemegang saham, yakni Provinsi NTB yang dihadiri Wakil Gubernur NTB Drs. H. Moh. Amin, SH., M.Si.  Kabupaten Sumbawa Barat dihadiri langsung Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. Sementara Kabupaten Sumbawa dihadiri Wakil Bupati Drs. H. Mahmud Abdullah. Dari pihak PT. DMB, hadir Komisaris Drs. H. Rasyidi, Direktur Utama H. Andy Hadianto dan Direktur Drs. Nurdin Noer. RUPS ini pun menyetujui laporan pertanggung jawaban direksi PT. DMB tahun buku 2016.

 

Dalam laporannya, Direktur Utama PT. DMB, H. Andy Hadianto menyampaikan, deviden tertunggak PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) tahun 2012, 2013, 2014 dan 2015 dan telah dibayar sebesar Rp. 221. 694. 000. 000,-. PT. DMB pun akan membayarkan deviden ini ke tiga daerah selaku pemegang saham, yakni Provinsi NTB, Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa.

 

Adapun besaran deviden masing-masing daerah ini yakni, Provinsi NTB sebesar Rp. 89. 188. 168. 000,-. Kabupaten Sumbawa Barat sebesar Rp. 84. 754. 288. 000,- dan Kabupaten Sumbawa sebesar Rp. 47. 751. 544. 000,-. ‘’Sesuai Pasal 32 Ayat 3 Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2010 tentang PT. DMB, maka deviden yang menjadi bagian Pemerintah Daerah akan disetor ke rekening kas daerah masing-masing paling lama satu bulan setelah RUPS,” katanya.

 

Lanjut Andy Hadianto, untuk peningkatan laba perusahaan, PT. DMB berencana melakukan pengembangan usaha yakni, pertama membangun Depo Gas di Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, Pelabuhan Santong diLombok Utara dan Pelabuhan Maluk di Kabupaten Sumbawa Barat. Kedua, menjadi Sub Kontraktor PT. AMNT di bidang grinding ball. Ketiga, membangun Agro Ecosport Tourism di Sembalun dan Kembang Kuning di Lombok Timur, Meninting di Mataram-Lombok Barat, Kawasan Lebo Taliwang, Mantar, Pantai Sekongkang di Kabupaten Sumbawa Barat serta Teluk Saleh-Moyo-Tambora, Desa Penyaring, Alas-Utan di Kabupaten Sumbawa.

 

Keempat, usaha penanganan sampah berkelanjutan di Sembalun Lombok Timur, Maluk Sumbawa Barat dan di Kabupaten Sumbawa. Kelima, menyertkan Modal di Bank NTB. Keenam, membangun Industri Pendukung UMKM di Lombok, Sumbawa Barat dan Sumbawa. Ketujuh, penyertaan modal di PT. Global Hub Indonesia di Lombok Utara.

 

Wakil Gubernur NTB, Drs. Moh. Amin, SH., M.Si mengatakan, deviden terjadi fluktuasi bahkan gaji karyawan tidak bisa dibayar. Langkah menjual saham tentu sudah tepat. Eksistensi perusahaan harus tetap dijaga. Terobosan-terobosan harus dilakukan untuk tetap maju dengan pengelolaan lebih baik. Terkait ekspansi usaha, lanjut Wakil Gubernur, beberapa usaha yang direncanakan cukup baik. Namun Wakil Gubernur meminta agar usaha yang akan dilakukan benar-benar konkrit.

 

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. mempertanyakan direksi PT. DMB dalam laporannya yang menyinggung piutang lain-lain. Kemudian piutang penjualan saham kapan bisa dilakukan penagihan. Bupati juga menyinggung, deviden tahun 2016 dianggap tidak ada kas. Terkait hal tersebut, Andy Hadianto mengatakan, piutang lain-lain yang dimaksud adalah advance deviden yang tertunggak. Terkait pembayaran, insyaallah bulan Agustus deviden sudah masuk ke kas daerah masing-masing.

 

Soal pengembangan usaha, Bupati mengatakan, usaha pembangunan depo gas potensinya sangat bagus. Bupati mengusulkan agar di Labuhan Lalar dibuatkan stasiun gas khusus, sebab untuk depo gas sudah ada di Bima. Peluang lain di Kabupaten Sumbawa Barat untuk dikelola PT. DMB adalah batu bara karena beberapa perusahaan seperti PT. PLN  yang mesinnya bertenaga uap membutuhkan batu bara. ‘’Kalau untuk penyertaan modal di Bank NTB sebaiknya kita tunggu dulu transisi Bank NTB saat ini yang akan menjadi Bank NTB Syariah,” imbuhnya.(humas)

 

 

Bupati Hadiri Buka Bersama Kebangsaan di GWK Bali

BUKA PUASA KEBANGSAAN: Bupati Sumbaa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M (baju putih berpeci tengah) duduk bersama para Pangdam IX Udayang dan pejaba daerah tiga provinsi (Bali, NTB dan NTT) pada acara Buka Puasa Bersama Kebangsaan yang digelar Pangdam IX Udayang di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) Kabupaten Badung, Bali, Selasa (20/06/2017).

 

DENPASAR-Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M menghadiri acara Buka Puasa Kebangsaan yang digelar komando daerah militer (Kodam) IX Udayana di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Selasa (20/06/2017).

Buka Puasa Kebangsaan ini  dihadiri sekitar 6.000 orang yang memenuhi Taman Budaya GWK yang terletak di Kabupaten Badung, Bali. Bukan hanya pejabat di tiga provinsi yakni Bali, NTB, NTT, termasuk jajaran Kodam IX Udayana tiga provinsi tersebut termasuk unsur Polri. Buka puasa ini juga dihadiri sejumlah tokoh agama lainnya serta tokoh masyarakat.

Sebelum buka puasa, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU), KH. Said Agil Siradj mengisi kuliah tujuh menit. Buka puasa Kebangsaan ini pun dirangkai dengan Ikrar Kebangsaan persatuan dan kesatuan Bangsa dengan semangat Bhineka Tunggal Ika yang dipimpin Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Komaruddin bersama seluruh tamu buka puasa kebangsaan ini.

 Mayjen Komoruddin dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Aparatur Pemerintah, TNI, Polri, Ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat termasuk touris mancanegara dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Bali-Nusa Tenggara. Selain itu Pangdam juga mengajak seluruh emelen bangsa khususnya masyarakat Bali Nusra untuk selalu menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan.(humas

Bupati Titip Pesan Via Wakil Ketua DPD RI Agar Bandara Sekongkang Dioperasikan

 

Kedatangan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Prof. Dr. Farouk Muhammad dimanfaatkan Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. Bupati mengharapkan Prof. Farouk memperjuangkan ke Kementerian Perhubungan agar bandar udara (Bandara) Sekongkang bisa segera di0perasikan. 

 

Hal ini diungkapkan Asisten I Kabupaten Sumbawa Barat Drs. Mukhlis, M.Si saat membuka kegiatan Silaturrahmi dan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Prof. Dr. Farouk Muhammad. Dikatakan Drs. Mukhlis, harapn Bupati ini disampaikannketika Bupati menyambut kedatangan Prof. Farouk di pelabuhan Benete yang kemudian melakukan kunjungan ke Bandar Udara Sekongkang. "Kepada Prof. Farouk, Bupati mengharapkan dukungan Prof. Farouk sebagai Wakil Ketua DPD RI untuk mengkomunikasikan ke Kementerian Perhubungan agar Bandara Sekongkang dapat dioperasikan," kata Drs. Mukhlis, M.Si membuka  sosialisasi empat pilar negara Republik Indonesia yang diadakan Wakil Ketua DPD RI, Prof. Dr. Farouk Muhammad di Aula Kantor Camat Maluk, Selasa pagi (20/06/2017)

 

Terkait kegiatan Prof. Dr. Farouk, Asisten mengatakan kegaitan sosialisasi empat pilar negara (Pancasila, UUD 1945, GBHN dan Bhineka Tunggal Ika) ini untuk membumikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Tentu sasarannya adalah bagaimana masyarakat memahami dan menjalani kehidupan sehari hari sesuai jiwa Indonesia, yakni sesuai Pancasila, UUD 1945 dan GBHN yang dibalut dalam Bhineka Tunggal Ika. 

 

Prof. Dr. Farouk Muhammad dalam ceramah wawasan kebangsaan mengatakan, sosialisasi empat pilar negara ini dilakukan dengan memanfaatkan moment bulan ramadhan untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat di NTB. Selain itu kegiatan ini dalam rangka pekan Kelahiran Pancasila. Pancasila merupakan perekat bangsa yang telah ditancapkan oleh para pendiri bangsa. ‘’Bayangkan, kalau tidak ada kebersamaan dan kesepakatan pendiri bangsa kita untuk merumuskan dasar negara, kita, mungkin kita sekarang terombang ambing,” katanya. 

 

Mantan Kapolda NTB ini mejelaskan, ketimpangan yang terjadi saat ini, mulai dari ketimpangan hukum, sosial, ekonomi dan aspek kehidupan lainnya, tidak terlepas dari praktik masyarakat terutama lagi elit daerah dan negara yang tidak sepenuhny menjalankan Pancasila. Masyarakat dapat melihat DPR RI tidak menjalankan musyawarah untuk mencapai mufakat, melaikan mengambil langkah voting. Penegakan hukum yang tidak berkeadilan, pisau tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. ini yang kemudian menjadi pemicu terjadinya permasalah bangsa. ‘’Karenanya, mulai dari diri kita, dari masyarakat mari tanamkan nilai Pancasila, kita Indonesia, Kita Pancasila. Mari kita lihat dan kelola perbedaan dengan baik,” imbuhnya.

 

Terkait Bandar Udara Sekongkang, Prof. Farouk mengaku baru mengetahui setelah diajak berkunjung oleh Bupati. Ia pun berjanji akan mengomunikasikannya ke Kementerian Perhubungan agar Bandara Sekongkang dapat dioperasikan. Tentunya, dampak positif ke depan dari pengopeprasional bandara ini sangat dirasakan. Selain konektivitas yang mempersingkat jarak tempuh dan waktu, juga akan memicu investasi sehingga mendongkrak roda prekonomian Kabupaten Sumbawa Barat.(humas)

 

 

 

 

 

Bupati Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya 2017

TALIWANG-Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M memimpin apel Gelar Pasukan Operasi Ramadniya (Ramadhan dan Hari Raya) Gatarin (Ganes, Tambora, Rinjani) 2017 di lapangan Graha Fitrah Kantor Bupati, Senin pagi (19/06/2017).

Apel pengecekan personel dan sarpras operasi ini diikuti oleh unsur Polri, TNI, dan jajaran Pemerintah Daerah mulai dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Penangulangan Daerah hingga Pemadam Kebakaran. Operasi Ramadniya dilakasanakan enam belas hari mulai tanggal 19 Juni hingga 5 Juli mendatang.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M membacakan amanat Kapolri Jenderal Drs. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polri menghadapi kegiatan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Kemudian sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel beserta kelengkapan sarpras, sebelum menghadapi tugas pengamanan di lapangan. Rencana operasi dan seperangkat cara bertindak yang telah dipersiapkan, diharapkan dapat dilaksanakan secara sinergis seluruh unsur pengamanan yang terlibat sehingga masyarakat Indonesia dapat merayakan hari raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, lancar dan dipenuhi dengan rasa kebersamaan. Kegiatan pengamanan tahun ini, setidaknya ada tiga point utama yang menjadi perhatian Bapak Presiden RI, yakni terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi Kamtibmas yang kondusif, dan keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.  

Dalam mewujudkan stabilitas harga pangan, Polri telah membentuk satgas pangan untuk memantau dan menjaga harga pangan agar tetap stabil. upaya tersebut diwujudkan melalui kerjasama dengan kementerian/lembaga terkait serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku penimbunan, pengoplosan, pemalsuan, maupun tindak pidana dan pelanggaran lainnya terkait pangan.

Sedangkan untuk menjaga kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif, saya mengingatkan kepada seluruh kepala satuan wilayah untuk mampu menekan angka kejahatan konvensional, seperti curat, curas, curanmor, copet, bius, hipnotis, dan pencurian rumah kosong melalui peningkatan kegiatan pre-emtif, preventif dan represif. Lakukan deteksi dini terhadap kerawanan yang ada dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan intelijen di lapangan. berikan himbauan dengan public addres untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dan turut bersama–sama Polri dalam menjaga Kamtibmas.

Disamping itu, ditekankan kepada seluruh jajaran, untuk terus meningkatkan kegiatan sambang dan patroli di titik-titik rawan gangguan kamtibmas, seperti terminal, pelabuhan, pemukiman yang ditinggal oleh pemilik, pusat perbelanjaan, bank dan ATM, serta tempat–tempat wisata yang ramai dikunjungi saat perayaan Idul Fitri. Berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas, agar seluruh personel bisa memberikan pelayanan secara all out. Berikan atensi penuh pada titik rawan kecelakaan dan rawan macet yang ada, terutama pada puncak arus mudik yakni H-2 Idul Fitri dan puncak arus balik pada H+5 Idul Fitri. Perbanyak himbauan melalui pemasangan banner, spanduk, yang dapat dilihat oleh pengemudi agar mematuhi peraturan dan rambu lalu lintas. saya berharap angka kecelakaan lalu lintas dapat berkurang dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

 

Operasi terpusat Ramadniya tahun 2017 akan dilaksanakan selama 16 hari melibatkan total 187.012 personel dari Kepolisian serta dibantu stakeholders terkait, mulai dari k/l, unsur TNI, hingga jajaran Pemda. Fokus utama dalam menjaga kestabilan harga pangan, pemeliharaan Kamtibmas yang kondusif, serta keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik. Ciptakan harmonisasi secara sinergi di antara seluruh stakeholders terkait, sehingga pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, dapat berjalan dengan lebih baik, aman, tertib dan lancar dibandingkan tahun sebelumnya.(humas)

Bupati dan Wakil Bupati Tutup Kegiatan Safari Ramadhan 2017 di Taliwang

 

Bupati Serahkan Jatah Anggaran Taliwang Rp. 40 Miliar Lebih

 

TALIWANG-Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat tahun 2017 di tutup dengan sahur bersama di Masjid Nurul Iman Desa Sermong Kecamatan Taliwang, Jumat pagi (16/06/2017).

Kecamatan Taliwang menjadi kecamatan ke delapan dari kegitan Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat tahun 2017. Seperti agenda di lokasi sahur bersama lainnya, kegiatan di sini diawali juga dengan santap sahur bersama Bupati dan Wakil Bupati dan pajabat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah. Usai sholat subuh, Camat Taliwang Sumbawa Barat, Muhammad Fuazi menyampaikan kondusifitas Kecamatan Taliwang yang terjaga.

 

Usai kultum, acara dilanjut dengan penyerahan 20 paket sembako kepada 20 warga lanjut usia kurang mampu dari PKK Sumbawa Barat. Penyerahan dilakukan oleh Ketua TP PKK, Ibu Hj. Hanifah W. Musyafirin, S.Pt dan Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumbawa Barat, Ibu Neni Apriati Fud Syaifuddin. Kemudian penyerahan secara simbolis alokasi anggaran program Kartu Pariri dan Bariri untuk Kecamatan Taliwang dengan total Rp. 30. 989.346.000,-, antara lain Pariri Sehat untuk 17.196 warga dengan anggaran Rp. 4.746.096.000. Pariri Lansia/Disabelitas untuk  1.092 orang senilai Rp. 3.276.000.000. Bariri UMKM untuk  1.808 wirausahawan dengan anggaran Rp. 6.943.000.000. Bariri Nelayan untuk 684 nelayan senilai Rp . 12.171.750.000. Bariri Ternak untuk 380 peternak senilai Rp. 2.237.500.000. Bariri Tani untuk 875 petani dengan anggaran Rp. 1..515.000.000.

 

Bupati juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk 10 masjid dan tiga musholla se Kecamatan Taliwang. Masji dan musholla yang mendapat bantuan adalah, Masjid Nurul Hidayah Kelurahan Menalai dengan nilai bantuan Rp 20 Juta. Masjid Al Istiqomah Desa Labuhan Lalar senilai Rp 80 Juta, Masjid Al Hakim Kelurahan Telaga Bertong senilai Rp. 25 Juta. Masjid Agung Darussalam senilai Rp. 100 Juta, Masjid Al Khair Desa Temekan senilai Rp. 50 Juta. Masjid Babussalam Kelurahan Menala senilai Rp. 50 Juta, Masjid Bani Assholeh Lingkungan Tiang Enam senilai Rp. 100 Juta. Masjid Al Fitrah Kelurahan Telaga Bertong senilai Rp. 45 Juta, Masjid An Harul Jannah Kelurahan Menala senilai Rp. 15 Juta. Kemudian tiga mushollah yakni Musholla Babussalam Jorok Tiram senilai Rp. 15 Juta. Musholla Al Islah dan Musholla At Taubah Desa Labuhan Lalar masing-masing senilai Rp. 50 Juta. Total uang tunai untuk Masjid dan Mushollah senilai Rp. 605 Juta.

 

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengajak masyarakat Kecamatan Taliwang untuk setiap waktu memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing. Karena dengan mendirikan sholat secara berjamaah, maka Allah akan semakin cinta kepada umatnya dan keberkahan pun akan diberikan. Bupati juga mengimbau masyarakat Taliwang untuk menghormati perbedaan dengan saling pengertian. Pengertian terus ditumbuhkan agar menghilangkan intoleransi antar masyarakat. Perbedaan harus dikelola dengan baik sebagai semangat bersama-sama membangun daerah.

 

Agar sempurna, lanjut Bupati, ada tiga hal yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan, terlebih di bulan ramadhan yang penuh dengan rahmat ini. Bupati pun mengutip Al Qurán Surat Fatir Ayat 29 yang intinya, Allah memerintahkan tiga perkara, pertama, selalu membaca Al Qur’an. Kedua mendirikan sholat, tertuma di masjid karena tempat paling mulia di muka bumi adalah msjid. Ketiga adalah memperbanyak sedekah, baik dilakukan secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Maka yang melaksanakan tiga perintah itu adalah orang yang melaksanakan perniagaan yang tidak akan merugi. Allah SWT pun akan membalasnya dengan dua perkara seperti yang disebut di ayat selanjutnya yakni ayat 30. Dua balasan dari Allah adalah, diberikan pahal dan ditambahkan karunianya.(humas)

 

 

 

 

Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Sapa Masyarakat Seteluk

 

Bupati Gelontorkan Rp. 10 Miliar Lebih Untuk Seteluk

 

TALIWANG-Safari Ramadhan ketujuh Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat menyapa masyarakat Kecamatan Seteluk. Safari di Kecamatan Seteluk dipusatkan di Masjid Nurul Hakim Desa Lamusung Kecamatan Seteluk, Kamis (15/06/2017).

Safari ramadhan Bupati dan Wakil Bupati serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pejabat lingkup Pemda KSB diawali dengan buka puasa bersama di Masjid Nurul Hakim. Kemudian sholat magrib berjamaah dan dilanjutkan santap buka puasa bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan sholat isha berjamaah dan sholat tarawih yang diimami Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. Usai sholat tarawih, Camat Seteluk, Ir. Ruslan, M.Si menyampaikan kondisi wilayahnya yang relatif kondusif dan aman.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kultum yang di isi oleh Ustadz M. Said Ismail, S.Ag., M.Pd.I. Ia menyampaikan, ada malam yang mulia di bulan Ramadhan, yakni malam Lailatul Qadr. Jika beribada di dalam malam ini, maka Allah menghitungnya sama dengan 100 bulan. Ulama pun sepakat bahwa malam Lailatul Qadr datang saat magrib sampai menjelang fajr, yakni pada malam-malam ganjil. Tapi bisa jadi Allah menurunkan pada malam genap. Karenanya, jangan sampai jangan kendor . 10 malam terakhir terus meningkatkan ibadah baik wajib maupun sunat. Terus memakmurkan masjid-masjid untuk menyembah Allah SWT.

 

Usai kultum, Ketua TP PKK Ibu Hj. Hanifah W. Musyafirin, S.Pt dan Ketua Umum GOW Sumbawa Barat, Ibu Neni Apriati Fud Syaifuddin menyerahkan 20 paket sembako untuk warga lanjut usia kurang mampu. Kemudian Bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M didampingi Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T dan Sekda KSB, Abdul Azis, S.H., M.H menyerahkan secara simbolis bantuan program Pariri dan Bariri untuk Kecamatan Seteluk dengan total Rp. 10.191.016.000,-. Sementara bantuan uang tunai untuk enam masjid dan satu ikatan remaja masjid di Kecamatan Seteluk dengan total Rp. 345 juta.

 

Berikut rincian bantuan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang diserahkan Bupati pada acara Safari Ramadhan di Kecamatan Seteluk. Pariri Sehat untuk 7.391 warga dengan nilai anggaran Rp. 2.039.916.000,-. Pariri Lansia/Disabilitas untuk 797 warga senilai Rp. 2.391.000.000,-. Alokasi permodalan usaha, Bariri UMKM untuk 540 wirausahawan senilai 1.858.100.000,-. Bariri Nelayan untuk 238 nelayan senilai Rp. 1.533.000.000. Bariri Ternak untuk 236 peternak senilai Rp. 1.583.000.000,- dan Bariri Tani untuk 550 petani dengan nilai bantuan Rp. 786.000.000,-.

 

Untuk bantuan masjid, yaitu Masjid Nurul Hakim dan ikatan termaja masjid Nurul Hakim Desa Lamusung masing-masing senilai Rp. 5 Juta dan Rp 20 Juta.  Kemudian Masjid Nurul Iman Desa Kelanir senilai Rp. 50 Juta. Masjid Al Istiqomah Desa Loka senilai Rp. 95 Juta. Untuk Masjid Nurul Iman Desa Tapir senilai Rp. 75 Juta.  Masjid Al Ikhlas Desa Ai Suning senilai Rp. 50 Juta dan Masjid Umul Quro Desa Seteluk Atas senilai Rp. 50 Juta.

 

 Usai memberikan bantuan, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin dalam sambutannya mengatakan, Bupati menyampaikan terimakasih atas sambutan dan jamuan yang diberikan masyarakat. Safari Ramadhan ini adalah sebagai silaturrahmi dengan masyarakat, berbagi kesempatan dan rasa. Jika pun ada perbedaan dalam masyarakat, maka harus saling mengerti. Jangan sampai tidak saling tegur. ‘’Perbedaan yang kita kelola untuk bersatu dalam membangun daerah. Kalau masyarakat mau mengkritik kami silahkan, kami tidak menutup diri, tapi tentu dengan cara yang santun. Kami juga minta maaf setahun lebih mungkin masyarakat belum puas atas kerja kami. Namun kami telah dan akan terus maksimal melayani masyarakat,’’ imbuh Bupati. 

Bupati juga mengajak masyarakat Kecamatan Seteluk untuk menjadikan Al Qurán sebagai pedoman hidup. Minimal, dengan mengamalkan Surat Fatir Ayat 29, dimana intinya Allah SWT memerintahkan umatnya tiga perkara. Pertama membaca Al Qurán. Kedua mendirikan sholat dan ketiga bersedekah baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Maka itulah perniagaan yang tidak akan merugi. ‘’Kalau Ayat 29 itu dipraktikkan, maka Allah SWT akan membalasnya seperti yang termaktub dalam Ayat 30 yakni dengan pahala dan tambahan karunia-Nya,”. jelas Bupati.(humas)

 

 

 

 

 

Bupati Terima Kunjungan Kepala Kantor Imigrasi, Lapas dan Rupbasan Sumbawa

 

Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa Barat bersama Kepala lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kepala rumah penitipan barang hasil sitaan (Rupbasan) Sumbawa berkunjung ke Sumbawa Barat. Kunjungan tiga kepala kantor di bawah naungan Kementrian Hukum dan HAM ini pun diterima langsung Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M di ruang kerjanya, Kamis siang (15/06/2017)

Dialog para pejabat ini dibuka Kepala Kantor Imigrasi Sumbawa, Syahrifullah. Kepada Bupati, ia menyampaikan maksud kedatangannya, yakni melaksanakan perintah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTB. Tujuannya adalah untuk meminta dukungan dan bantuan Bupati Sumbawa Barat dalam peningkatan pelayanan Kantor Imigrasi Sumbawa. Namun ini juga untuk membantu masyarakat Sumbawa Barat yang ingin dilayani Kantor Imigrasi. ‘’Tujuan kami untuk mohon bantuan tanah dan gedung kepada Bupati untuk membuka kantor pelayanan keimigrasian di sini (Sumbawa Barat),” kata Syahrifullah.

Kantor itu nantinya, lanjut dia, tidak terlalu besar dan lahan pun tidak terlalu luas. Karena kantor itu nantinya khusus untuk pelayanan keimigrasian seperti penerbitan pasport. Kantor itu nantinya bukan kantor LTSP (Layanan Terpadu Satu Pintu) yang di dalammnya ada unsur imigrasi, dinas tenaga kerja dan lainnya. ‘’Kami juga berharap Bupati mengarahkan Camat untuk tidak asal mengeluarkan rekomendasi untuk calon TKI asal KSB, karena kebanyakan biodata calon TKI tidak sesuai, kasian rakyat kita, terutama yang ke Malaysia dan Hongkong,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan hasil pantauan pihaknya tentang pembangunan penginapan di Pulau Kenawa. Pasalnya, telah berdiri dua unit penginapan yang ternyata penanggungjawab pekerjanya berasal dari China. Kelengkapan izin dari orang itu pun tidak lengkap. Penelusuran lainnya, pemilik modal pembangunan tempat itu berasal dari Amerika. Tentunya ini harus menjadi perhatian Bupati agar perizinannya di lihat kembali. Sebab Sumbawa Barat akan merugi terkait pemasukan daerah dari pajaknya, apakah nanti pajaknya pajak perusahaan asing atau dalam negeri tentu itu berbeda nilainya.

Kemudian, Kepala Lapas Sumbawa, Sartono menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bisa membantu mobil ambulan. Mobil ambulan dibutuhkan untuk operasional Lapas. ‘’Kami ingin ada bantuan dari Pemda KSB, apalagi warga binaan kami 140 diantaranya atau 1/3 warga binaan Lapas Sumbawa berasal dari KSB,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M mengatakan, untuk penyediaan lahan dan bangunan pelayanan keimigrasian, dirinya akan melihat regulasi yang ada. Termasuk akan membahasnya dengan DPRD Kabupaten Sumbawa Barat. Termasuk keinginan Kalapas Sumbawa, akan membahasnya juga dengan DPRD. Karena barang seperti itu tidak stand by. Tentunya butuh dianggarkan. ‘’Apalagi inikan instanasi vertikal, kita liat dulu regulasinya. Bagian Aset juga harus berkonsultasi ke Mataram, itu seperti BNN begitu. Tapi Insyaallah untuk pelayanan kepada masyarakat, kita dukunglah,” kata Bupati didampingi Sekretaris Dinas Sosial, Manurung, S.Pd.

Masalah pembangunan pnginapan di Pulau Kenawa, Bupati mengatakan akan meminta laporan dari dinas terkait. Apakah izin-izinnya sudah atau atau bagaimana. Namun dikatakan Bupati, Pulau Kenawa masuk wilayah lindung. Untuk perizinannya, yang berhak mengeluarkan adalah pihak Provinsi. ‘’Memang ada tumpang tindih perizinan di kita ini, tapi nanti kita liat lagi,” ujarnya.(humas)

 

 

Sekda Tekankan Kearsipan Sangat Penting

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Abdul Azis, SH., MH menekankan fungsi kearsipan sangat penting. Hal ini ditegaskan Sekda saat membuka kegiatan Sosialiasi dan Internalisasi Kebijakan Kearsipan dan Pembinaan jabatan Fungsional Arsiparis. Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sumbawa Barat di ruang sidang I Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis pagi (15/06/2017).

Hadir dalam kegiatan ini Deputi Arsip Nasional Bidang Pembinaan Kearsipan. Direktur SDM Kearsipan dan Sertifikasi. Sejumlah pejabat dan kepala dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga hadir dalam kegiatan ini.

Dikatakan Sekda, semestinya setiap SKPD memiliki arsiparis (tenaga arsip). Ini penting untuk mengarsip setiap data di setiap SKPD tersebut. Apabila suatu saat data atau dokumen yang diarsipkan tersebut dibutuhkan, maka tinggal dibuka. Sehingga tidak ada arsip yang berseliweran. Namun harus diakui, Kabupaten Sumbawa Barat sangat kurang arsiparisnya, karena baru memiliki satu arsiparis.

Lanjut Sekda, sumber daya manusia yang ada harus dioptimalkan. Setiap SKPD harus mengarsip semua data dan dokumennya agar tetap tersimpan baik.  Jika pun tidak memiliki ruangan, maka lebih baik mengarsip data dan dokumen penting di kantor  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. ‘’Arsip adalah sumber sejarah, kita arsipkan data kita serkarang, maka suatu saat akan menjadi sebuah secara dan cerita. Akan tetapi agar tidak menjadi hanya cerita maka arsip itu harus dijaga dengan baik,” jelasnya.

Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Dr. Andi Kasman, SE., MM mengatakan, sosialisasi Kebijakan Kearsipan Nasional dan pembinaan Jabatan Fungsional Arsiparasi ini untuk mengimplementasikan urusan pemeirntah bidang kearsipan  dilingkungna pemerintah daerah. Ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Kemudian diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. ‘’Tentunya kata kunci mendukung kearsipan ini adalah sumber daya manusia kearsipan yang profesional,” katanya.(humas)

 

 

 

 

Bupati: Bangun Karakter Siswa dengan Muatan Lokal

 

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M meminta pemangku dunia pendidikan untuk mengembangkan muatan lokal. Ini penting guna membangun dan memperkuat karakter siswa di Kabupaten Sumbawa Barat. Demikian disampaikan Bupati dalam pembukaan kegiatan Kajian Penyusunan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Dasar dan Menengah Kabupaten Sumbawa Barat Thaun 2017 di Hotel Ifha, Rabu pagi (15/06/2017).

 

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Drs. Mukhlis, M.Si. Plt. Kepala Dinas Pendiddikan Pemuda dan Olahraga, Drs. Tajuddin, M.Si. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat. Sementara peserta kajian penyusunan kurikulum ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru muatan lokal, guru seni dan tokoh adat/budayawan.

 

Dikatakan Bupati, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumbawa Barat, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sampai kepada tenaga pendidik/guru, untuk merumuskan dan hal yang fundamental. Bagaimana muatan lokal membentuk karakter siswa yang menjunjung tinggi muatan lokal. Bagaimana bahasa daerah yang murni dipraktikkan, jangan sampai luntur karena itu adalah identitas. Bagaimana adat istiadat, berpakaian, tutur kata dan sebagainya agar ditanamkan pada siswa. ‘’Namun tentu tidak mengurangi rasa nasionalisme kita, jiwa indonesia kita dan jiwa pancasila kita,” kata Bupati.

 

Diungkapkan bupati, dukungan anggaran untuk pendidikan di KSB terbesar di NTB. Selian itu dukungan lainnya adalah, 83 persen lebih guru di kabupaten sumbawa barat sudah berpendidikan s1 atau diploma 4. Kemudian 47 persen guru sudah bersertifikasi. Hasil ujian kompetensi guru juga berada di peringkat kedua se-NTB.  Hal ini menunjukkan Sumbawa Barat memiliki modal dalam upaya memajukan pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat. Tentu harus diikuti dengan inovasi-inovsi dan kerja yang dilandasi ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh. ‘’Namun tentu tidak sekedar maju, tetapi generasi kita harus memiliki karakter. Menjunjung tinggi muatan lokal kita termasuk yang sangat penting adalah yang memiliki iman dan takwa yang kuat serta berjiwa nasionalisme,” jelas Bupati.(humas)

 

 

 

 

 

 

Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Sapa Masyarakat Poto Tano

Bupati Serahkan Rp. 7 Miliar untuk Poto Tano

 

TALIWANG-Safari Ramadhan keenam Bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST menyapa masyarakat Kecamatan Poto Tano dengan acara santap sahur bersama yang dilaksanakan di Masjid Nurul Yakin Desa Kiantar, Rabu pagi (14/6/2017).

Kegiatan diawali dengan santap sahur bersama. Kemudian Bupati dan Wakil Bupati, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menjalankan sholat subuh berjamaah. Usaih sholat subuh, acara dilanjutkan dengan mendengar laporan Camat Poto Tano, Akhmad Rivai, S.Km menyambut baik Safari Ramadhan sahur bersama ini. Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat. Aspirasi itu adalah program Bupati dan Wakil Bupati sangat bagus dan masyarakat berharap terus dilanjutkan.

Kutlum di Safari Ramadhan sahur bersama di Kecamatan Poto Tano ini diisi oleh Ustadz M. Said Ismail, S.Ag., M.Pd.I. masyarakat diajak untuk terus meningkatkan iman dan takwa dalam bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan. Maka sudah sepantasnya umat muslim memanfaatkan bulan Ramadhan ini.

Usai kultum, Ketua TP PKK Ibu Hj. Hanifah W. Musyafirin, S.Pt dan Ketua Umum GOW Sumbawa Barat, Neni Apriati Fud Syaifuddin menyerahkan 20 paket sembako untuk warga Desa Kiantar lanjut usia kurang mampu. Kemudian Bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M didampingi Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, ST menyerahkan secara simbolis anggaran program unggulan Pariri dan Bariri untuk Kecamatan Poto Tano dengan total Rp. 7.371.544.000,-. Sementara bantuan untuk lima masjid di Kecamatan Poto Tano  yang diserahkan Bupati senilai Rp. 280 juta.

 

Berikut rincian bantuan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang diserahkan Bupati pada acara Safari Ramadhan di Kecamatan Poto Tano. Pariri Sehat untuk 5.319 warga dengan nilai bantuan Rp. 1.468.044.000,-. Pariri Lansia/Disebalitas untuk 386 warga senilai Rp. 1.158.000.000,-.  Bariri UMKM untuk 438 wirausahawan senilai 1.380.500.000,-. Bariri Nelayan untuk 58 nelayan senilai Rp 903.500.000,-. Bariri Ternak untuk 187 peternak senilai Rp. 1.287.500.000,- dan Bariri Tani untuk 575 petani dengan nilai bantuan Rp. 1.174.000.000,-.

 

Sementara itu, lima masjid yang mendapatkan bantuan Pemerintah Daerah yang diserahkan Bupati adalah, Masjid Nurul Yakin Desa Kiantar senilai Rp. 50 juta. Masjid Al Muhajirin dan Masjid Nurul Iman Desa Tua Nanga masing-masing senilai Rp. 55 juta dan Rp. 50 juta. Masjid Darul Iman Desa Senayan senilai Rp. 50 juta. Masjid Jami Darussalam Desa Tambak Sari senilai Rp. 75.000.000,-.

 

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin dalam sambutannya berterimakasih atas sambutan masyarakat. Safari Ramadhan tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana, Safari Ramadhan tahun ini bukan hanya dalam acara buka puasa bersama. Namun juga sahur bersama masyarakat. Ini juga untuk sebagai bentuk tindakan dalam meningkatkan keimanan. Karena tidaklah bermakna keimanan tanpa diikuti dengan tindakan.

 

Bupati juga mengajak masyarakat untuk menyikapi perbedaan dengan baik. Perbedaan-perbedaan sudah pasati ada dalam masyarakat. Sikap yang terbaik dari perbedaan itu adalah dengan saling mengerti. Jangan sampai tidak saling tegur, saling benci dan saling memusuhi karena perbedaan. Pengertian harus dibangun. ‘’Jangan meminta orang lain mengerti kita. Tapi diri kita tidak mau mengrti orang lain. Perbedaan yangg dijembatani pengertian akan melahirkan toleransi dan menghilangkan intoleransi,’’ imbuh Bupati. 

 

 

Ditambah Bupati, program yang disalurkan melali Safari Ramadhan ini adalah program yang dijanjikan diirnya dan Wakil Bupati dua tahun slam. Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan untuk melapor ke dinas terkait. Yang belum menjadi peserta atau menerima kartu BPJS Kesehatan untuk melapor ke Dinas Kesehatan. ‘’Samangat pembangunan kita tetap IJS, Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh. dan untuk mendukung itu semau saya mengajak mari kita memakmurkan masjid di setiap lingkungan kita,” ajak Bupati.(humas)

 

 

 

Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Sapa Masyarakat Brang Rea

Bupati Serahkan Rp. 7 Miliar Lebih,

Ajak Masyrakat Praktikkan Ayat 29 QS. Fatih

 

TALIWANG-Safari ramadhan kelima Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat menyapa masyarakat Kecamatan Brang Rea di Masjid Al-Hidayah Desa Beru Kecamatan Brang Rea. Bupati menyerahkan bantuan Rp. 7 miliar lebih untuk masyarakat Kecamatan Brang Rea.

Safari ramadhan ini diawali dengan buka puasa bersama di Masjid Al-Hidayah Desa Beru. Kemudian sholat magrib berjamaah dan dilanjutkan santap buka puasa bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan sholat isha berjamaah yang diimami Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M. Bupati juga mengimami sholat tarawih.

 

Usai sholat tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan laporan Camat Brang Rea, Suryawan, S.STP., M.Si menyampaikan, kondusifitas Kecamatan Brang Rea selama bulan ramadhan aman terkendali. Koordinasi dengan Polri dan TNI pun tetap terbangun dan diharapkan keamanan terus terjaga sampai Idul Fitri. Untuk program unggulan PDPGR, Kecamatan Brang Rea telah membantu memvalidasi data penerima. “Alhamdulillah Pariri lansa dan disabelitas sudah dicairkan. Kami sebagai masyakat mengucapkan terimakasih. Untuk program yang lain insyaallah usai lebaran akan jalankan sepenuhnya,” katanya.

 

Camat juga menyampaikan harapan masyarakat di Batu Melik dan Rarak Ronges agar jalan raya segera di aspal. Termasuk aspirasi masyarakat Batu Melik yang menginginkan adanya pasar. Kemudian adanya jalan lingkar Kecamatan Brang Rea yang akan memperlancar roda prekonomian dan aktivias masyarakat. Sehingga kesejahteraan masyarakat pun meningkat.

 

Pada safari ramadhan Bupati dan Wakil Bupati serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pejabat lingkup Pemda KSB kelima ini, kultum di isi oleh Ustadz H. Ahmad Rusli, S.Ag. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan bulan ramadhan adalah bulan berkumpulnya kebaikan dan dosa diampuni oleh Allah SWT. Namum ibadah selama ramadhan harus dilaksanakan dengan dasar ikhlas, kalu tidak maka tidak berarti apa-apa. Kemudian didasari rasa jujur. Keikhlasan tanpa jujur  tidak ada artinya. Terakhir adalah sungguh-sungguh. Ibadah tanpa rasa ikhlas dan jujur tanpa sungguh-sungguh tidak ada artinya juga. 

 

Usai kultum, Ketua TP PKK Ibu Hj. Hanifah W. Musyafirin, S.Pt dan Ketua Umum GOW Sumbawa Barat, Neni Apriati Fud Syaifuddin menyerahkan 20 paket sembako untuk warga lanjut usia kurang mampu. Kemudian Bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M didampingi Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T dan Sekda KSB, Abdul Azis, S.H., M.H menyerahkan secara simbolis bantuan program Pariri dan Bariri untuk Kecamatan Brang Rea dengan total Rp. 7.134.028.000,-. Sementara bantuan untuk tujuh masjid dan satu mushallah di Kecamatan Brang rea yang diserahkan Bupati senilai Rp. 390 juta.

 

Berikut rincian bantuan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang diserahkan Bupati pada acara Safari Ramadhan di Kecamatan Brang Rea. Pariri Sehat untuk 6.078 warga dengan nilai bantuan Rp. 1.677528.000,-. Pariri Lansia/Disebalitas untuk 369 warga senilai Rp. 1.107.000.000,-.  Bariri UMKM untuk 477 wirausahawan senilai 1.721.500.000,-. Bariri Ternak untuk 162 peternak senilai Rp. 1.205.000.000,- dan Bariri Tani untuk 1.150 petani dengan nilai bantuan Rp. 1.423.000.000,-.

 

Untuk bantuan masjid dan mushallah, yaitu, Masjid Al-Hidayah Desa Beru mendapat bantuan Rp. 5 juta. Masjid At-Taqwa Desa Tepas senilai Rp. 20 juta. Masjid Nurul Iman Desa Sapugara senilai Rp. 200 juta. Untuk Masjid Al-Ikhsan dan Masjid Muhajirin Desa Seminar Salit masing-masing senilai Rp. 25 juta dan Rp. 15.000.000. Masjid Nurul Hikmah dan masjid Al Muhajjirin Desa Sapugara Bre masing-masing senilai Rp. 30 juta dan Rp. 80 juta. Terakhir mushalla Al Kautsar Desa Sapugara Bre senilai Rp. 20 juta.

 

 Usai memberikan bantuan, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin dalam sambutannya mengatakan, Safari Ramadhan ini adalah sebagai silaturrahmi dengan masyarakat, berbagi kesempatan dan rasa. Jika pun ada perbedaan dalam masyarakat, maka harus saling mengerti. Jangan sampai tidak saling tegur. Saling pengertian harus terus dibangun. ‘’Jangan meminta orang lain mengerti kita. Tapi diri kita tidak mau mengrti orang lain. Perbedaan yangg dijembatani pengertian akan melahirkan toleransi dan menghilangkan intoleransi,’’ imbuh Bupati. 

Bupati berterimakasih atas sambutan dan jamuan yang diberikan masyarakat. Baginya dan Wakil Bupati, kecamatan Brang Rea adalah rumah, sehingga dalam safari ramadhan ini Bupati dan Wakil Bupati seperti pulang kampung. Bupati juga minta maaf dalam melayani selama satu tahun setengah ini. Adapun aspirasi masyarakat yang disampaikan Camat Brang Rea, Bupati mengatakan, untuk pembangunan jalan sampai ke Desa Rarak Ronges telah dianggarkan di APBDP. Sementara untuk jalan lingkar, Bupati memerintahkan Sekda untuk mengecek lokasi pembangunan jalan dan meminta diprioritaskan untuk dibangun.

 

Bupati juga mengajak masyarakat Kecamatan Brang Rea untuk menjadikan Al Qurán sebagai pedoman hidup. Minimal ajak Bupati, masyarakat mengamalkan Surat Fatir Ayat 29, dimana intinya Allah SWT memerintahkan umatnya tiga perkara. Pertama membaca Al Qurán. Kedua mendirikan sholat dan ketiga bersedekah baik sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Maka itulah perniagaan yang tidak akan merugi. ‘’Kalau Ayat 29 itu dipraktikkan, maka Allah SWT akan membalasnya seperti yang termaktub dalam Ayat 30 yakni dengan pahal dan menambah karunianya,”. jelas Bupati.(humas)

 

 

 

 

 

Pemerintah Daerah Sumbawa Barat Peringati Nuzulul Qurán

 KOMPAS: Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyarfirin, M.M mengajak masyarakat untuk beriman dan bersandar kepada Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan di dunia menujuk kehidupan Akhirat saat membuka peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Darussalam, Senin malam (12/6/2017).

 

 

Bupati: Al-Qurán Adalah Kompas Kehidupan

 

TALIWANG-Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M mengajak masyarakat untuk bersandar kepada Al Qurán dalam melaksanakan hidup. Pasalnya, kitab suci yang diturunkan Allah SWT untuk seluruh alam ini adalah kompas kehidupan.

 

Hal ini diungkapkan Bupati dalam sambutannya membuka peringatan Nuzulul Qurán (turunnya Al-Qurán) di Masjid Agung Darussalam, Senin malam (12/6/2017). Dikatakan Bupati, peringatn Nuzulul Qurán jangan dianggap seremonial tahunan. Namun peringatan turunnya Al-Qurán yang agung dijadikan momen untuk menambah kuat keimanan dan keyakinan terhadap aturan-aturan Allah SWT. Al-Qurán jangan hanya di baca. Namun harus dipahami dan diamalkan.

 

Bupati juga mengajak masyarakat agar Al-Qurán dijadikan pandangan hidup, dijadikan sandaran untuk menjalani kehidupan. Minimal ada satu ayat yang diamalkan dalam kehidupan, yakni Qurán Surat Fatir Ayat 29, yang intinya Allah memerintahkan tiga hal. Tiga hal itu sebut Bupati adalah, melaksanakan sholat. Kedua membaca Al-Quran dan bersedekah baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi, maka itulah perniagaan yang tidak akan merugi. Maka Allah pun akan memberikan pahala dan karunianya seperti yang dijanjikan di Ayat 30. ‘’Ál-Qurán alah kompas kehidupan, pandangan hidup kita dalam mengarungi kehidupan di dunia untuk menuju kehidupan akhirat,” jelas Bupati.

 

Ustadz Imanuddin, S.Ag., M.Ag yang memberikan tausiah hikmah Nuzulul Qur'an 17 Ramdhan 1438 Hijriah/2017 ini menyampaikan, rasa syukur terus tercurahkan kepada Allah karena bisa dipertemukan dengan bulan ramadhan. Ini penting karena banyak saudara muslim lainnya yang tidak bisa bertemu dengan ramadhan ini. Jika pun dipertemukan oleh Allah, tetapi tidak sedikit yang tidak bisa menjalankan puasa, tadarusan dan melaksanakan ibdah lainnya. ‘’ Rasul enam bulan sebelum ramadhan berdoa mempersiapkan diri menyambut ramadhan. Padahal Nabi jamin surga. Nabi itu maksum atau bebas dari desa. Namun beliau sangat bersemangat menyambut bulan ramadhan,” katanya. 

 

 

Ustadz Imanuddin, S.Ag., M.Ag mengisi tausiyah hikmah Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Darussalam, Senin malam (12/6/2017).

Namun, lanjut Ustadz Imanuddin, ramadhan diibarat sebuah piring kosong. Kemudian Allah SWT menyediakan hidangan di piring tersebut, apa hidangan itu, hidangan itu adalah Al-Qur'an. Bulan ramadhan satu-satunya surat yang disebut di dalam Al-Qurán seperti yang termaktub dalam Qurán Surat Al-Baqarah Ayat 185. Kemudian Allah menegaskan fungsi Al-Qurán yang diturunkannya untuk seluruh alam ini, yakni sebagai petunjuk bagi manusia dan pembeda yang hak dan yang batil atau yang benar dan yang buruk.

 

Sebagai petunjuk atau ibarat manual/buku panduan, sudah sepantasnya manusia menaati buku panduan yang agung ini. Jangan sampai masyarakat menggunakan buku-buku lain buatan manusia yang mengarahkan pikiran melenceng bahkan menentang dari Al-Qurán. ‘’Siapa yang taat dengan buku manual yang dibuat Allah SWT, insyaallah akan selamat. Ibarat handphone, semua ada buku manualnya, kalau kita tidak menaati maka hp tersebut bisa rusak, meledak bisa membahayakan kita,”jelasnya.

 

Ustadz Imanuddin menambahkan, sebuah kisa seorang anak yang tinggal di kuburan selam 17 tahun. Ketika genap berumur 17 tahun, orang tuanya menawarkan hadiah. Apapun yang diminta anaknya akan dituruti. Namun anak itu  kemudian mengatakan, tidak menginginkan hadiah, karena selama ini ia tinggal di kuburan. ‘’Ternyata anak itu merindukan orang tuanya yang menjadi panutan. Anak itu selama 17 tahun tidak pernah di ajar baca Al-Qurán oleh bapaknya, tidak pernah diajak sholat, sehingga rumahnya yang mewah disebut sebagai kuburan. Maka orang tua harus mendidik anaknya dengan Al-qurán, mengajak dan bersama mendirikan sholat agar anak-anak tidak kehilangan sandaran hidup,” terangnya.(humas)

 

 

 

Safari Ramadhan Keempat, Bupati Serahkan Bantuan Rp. 3 Miliar Lebih

SERAHKAN: Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M menyerahkan secara simbolis anggaran program kartu Pariri dan Bariri untuk Kecamatan Brang Ene yang diterima Camat Brang Ene saat safari ramadhan sahur bersama  di Masjid At-Taqwa Desa Menemeng Kecamatan Brang Ene, Senin pagi (12/6/2017).

 

TALIWANG-Pada safari ramadhan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat keempat di Masjid At Taqwa Desa Menemeng Kecamatan Brang Ene, Bupati menyerahkan bantuan kepada masyarakat Rp. 3 miliar lebih.

Sesampainya di Masjid At-Taqwa sekitar pukul 04.00 Wita, Bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dan rombongan safari ramadhan menikmati santap sahur bersama masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah. Usai sholat subuh, Camat Brang Ene Drs. Ns. Kamaludin memberikan laporan. Ia menyampaikan  program five G (5 G) atau lima gerakan pemerintahan Kecamatan Brang Ene. Gerakan yang pertama adalah  gerakan pembinaan generasai muda berkarya. Gerakan yang kedua adalah gerakan gotong royong. Gerakan yang ketiga adalah gerakan lestari bebas merkuri. Gerakn yang keempat adalah gerakan ternak tanam seluruh rumah. Gerakan yang kelima adalah gerakan pembangunan berbasis masyarakat. 

 

Acara dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum). Ustadz M. Jafar Yusuf, S.Sos yang mengisi tausiyah pada safari ramadhan ke empat Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat di Kecamatan Brang Ene ini menyampaikan tentang ilmu ikhlas. Dikatakannya, ikhlasadalah ruh amaliah. Jika umat islam menjalankan ibadahnya dengan ikhlas, maka Allah akan memberi kekuatan tambahan untuk memudahkan mencapai ridha Allah SWT. 

 

Usai kultum, acara dilanjut dengan penyerahan 20 paket sembako kepada 20 warga lanjut usia kurang mampu dari PKK Sumbawa Barat. Penyerahan dilakukan oleh Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumbawa Barat, Ibu Neni Apriati Fud Syaifuddin. Kemudian penyerahan secara simbolis alokasi anggaran program Kartu Pariri dan Bariri untuk Kecamatan Brang Ene dengan total Rp. 3. 152.907.500,-, antara lain Pariri Sehat sebanyak 2.275 orang dengan anggaran Rp. 627,9 juta. Pariri Lansia/Disabelitas 293 orang dengan anggaran Rp. 879 juta. Bariri UMKM 149 orang dengan anggaran Rp. 448 juta Bariri Ternak 78 orang dengan nilai anggaran 624.007.500,-. Bariri Tani 450 orang dengan anggaran Rp. 524 juta dan Bariri Nelayan 1 orang senilai Rp. 50 juta.

 

Tidak hanya itu, Bupati juga menyerahkan bantuan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk sarana peribadatan, yakni kepada Masjid At-Taqwa Desa Menemeng Kecamatan Brang Ene uang tunai senilai Rp. 5 juta. Masjid Nurul Islam Desa Mekar Sari Rp. 5 juta. Kemudian bantuan untuk Taman Pendidikan Al-Qurán Al-Khansa Desa Menemeng uang tunai senilai Rp. 9.250.000,-.

 

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengajak masyarakat Kecamatan Brang Ene untuk setiap waktu memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing. Program lima gerakan Camat Brang Ene sangat baik dan semoga masyarakat bisa melaksanakannya. Kemudian timbah tausiah dari Ustadz M. Jafar Yusuf, S.Sos tentang ikhlas semoga menambah semangat masyarakat dalam beribadah.

 

Agar sempurna, lanjut Bupati, ada tiga hal yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan, terlebih di bulan ramadhan yang penuh dengan rahmat ini. Bupati pun mengutip Al Qurán Surat Fatir Ayat 29 yang intinya, Allah memerintahkan tiga perkara, pertama, selalu membaca Al Qur’an. Kedua mendirikan sholat, tertuma di masjid karena tempat paling mulia di muka bumi adalah msjid. Terutama lagi sholat subuh, karena sholat subuh sangat penting bahkan kalau orang sakit tahu keutamaan sholat subuh maka dia akan mendatanginya. Ketiga adalah memperbanyak sedekah, baik dilakukan secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Maka yang melaksanakan tiga perintah itu adalah orang yang melaksanakan perniagaan yang tidak akan merugi. 

 

 

Bupati juga mengimbau agar masyarakat berkomunikasi dengan Camat jika menemui masalah. Camat sampai Bupati adalah pelayan rakyat. Jika ada masalah silahkan rakyat sampaikan, tentu dengan cara yang baik dan benar. Seperti sholat, kalau imam salah, maka ada makmum yang di belakang imam yang akan meluruskan. Tidak perlu teriak teriak. Warga Brang Ene berbeda, pendidikanya baik dan saling mengerti.(humas)

H-3 Safari Ramadhan KSB (10 Juni 2017)

H-3 Safari Ramadhan KSB (10 Juni 2017)

 

Bupati beserta rombongan tiba di lapangan sepakbola sekongkang atas tepat 30 menit sebelum waktu berbuka puasa. Kegiatan diawali dengan pembagian sembako secara simbolis dari TP PKK KSB kepada para lansia, kemudian sembari menunggu waktu berbuka mendengarkan ceramah dari ustadz M. Sa'id Ismail, S.Ag.,M.Pd.I  yang mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak amal dibulan Ramadhan ini.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama, shalat Maghrib berjamaah, dan santap malam bersama.

 

Menjelang waktu isya, Bupati beserta rombongan, bergerak menuju masjid Jami’ Baitul Gafur Desa Sekongkang Atas untuk menunaikan shalat isya dan tarawih berjamaah. Shalat dilaksanakan dengan khusuk dan langsung di Imami oleh Bupati. Selepas melaksanakan shalat berjama’ah, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan kultum dari ustadz M. Sa'id Ismail, S.Ag.,M.Pd.I yang isinya antara lain adalah mengajak kita semua sebagai umat islam agar membiasakan diri mengucapkan perkataan yang baik dan mendatangkan pahala bagi kita semua.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis anggaran program kartu pariri dan kartu bariri untuk kecamatan sekongkang tahun anggaran 2017, dengan  rincian sebagai berikut: 

 

1. Kartu Pariri Sehat untuk 2.021 orang Rp. 557.796.000,-

 

2. Kartu Pariri Lansia/Disabilitas untuk 184 orang Rp. 552.000.000,-

 

3. Kartu Bariri UMKM untuk 286 orang Rp. 653.000.000,-

 

4. Kartu Bariri Nelayan untuk 23 Orang Rp. 598.000.000,-

 

5. Kartu Bariri Ternak untuk 96 orang Rp. 726.000.000,-

 

6. Kartu Bariri Tani untuk 550 orang Rp. 979.263.000,-

 

Sehingga total anggaran yang disalurkan sebesar Rp. 4.066.059.000,-

 

Dalam Kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan-bantuan yaitu :

 

  1. Bantuan untuk TPQ Nurul Mukminin Dusun Semelam Desa Sekongkang Atas  Sebesar Rp. 10.000.000,-
  2. Bantuan tahap ketiga untuk pondok Pesantren Al-Furqon Desa Tongo Kecamatan Sekongkang Sebesar 250.000.000,-
  3. Bantuan masing-masing senilai Rp. 5.000.000,- kepada Pengurus masjid Baitul Gafur Desa Sekongkang Atas, pengurus masjid Al ikhlas Desa Sekongkang Bawah, Pengurus Masjid Al-Muttaqin Dusun Semelam Desa Sekongkang Atas, Pengurus Masjid Babussalam Desa Kemuning.

 

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya karena bisa bersilaturrahim dan berbagi perasaan dengan masyarakat Kecamatan Sekongkang. Beliau mengatakan bahwa kehadirannya beserta jajaran disini adalah sebagai kewajiban selaku pemimpin, yang merupakan pelayan masyarakat. "Kita adalah berbeda, pemimpin dengan rakyatnya bisa jadi berbeda, pemimpin dengan sesama pemimpin juga pasti berbeda, rakyat dengan sesama rakyat juga pasti ada perbedaan. Perbedaan ini tidak boleh menghalangi kita untuk menyambung tali silaturrahim jangan sampai ada intoleransi, persekusi (main hakim sendiri) dan perpecahan diantara kita. Perbedaan tidak bisa dihindari, oleh karena itu harus diterima dan dikelola sebagai sumber daya untuk  pembangunan. Orang yang  berhasil adalah orang yang bisa mengelola perbedaan tersebut dan menjadikannya kekuatan”, tandas beliau.

 

Terkait isu efisiensi yang akan dilakukan oleh PT. Amnt, bupati menyampaikan bahwa perusahaan ini adalah perusahaan yang baru dan sedang mencari bentuknya yang ideal. Sekarang PT. Amnt sedang mencari cadangan tambang yang akan mendukung proses pembangunan Smelter, Jadi kalaupun ada efisiensi, itu  karena memang kegiatan produksinya sedang berkurang. PT. Amnt tidak serta merta melakukan PHK terhadap karyawannya, mereka akan ditawarkan pensiun dini dengan mengambil beberapa paket, dan jika karyawan tidak mau mereka bisa tetap bekerja seperti biasa. Kalaupun memang harus dilakukan PHK, Pemerintah Daerah akan mengawasi agar tidak ada warga KSB yang terkena.

 

Diakhir sambutannya Bupati sekali lagi menegaskan bahwa Perbedaan itu adalah suatu keniscayaan dan satu-satunya yang dapat menJembatani perbedaan itu adalah saling memahami dan pengertian satu sama lainnya.(humas)

 

Bupati Letakkan Batu Pertama Perluasan Kantor Desa Pasir Putih

LETAKKAN: Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati Fud Syaifuddin, ST melatekkan batu pertama perluasan kantor Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk, Jumat sore (9/6/2017).

 

TALIWANG-Safari ramadhan kedua Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati Fud Syaifuddin, ST  di Desa Pasir Putih Kecamatan Maluk, Bupati adn Wakil Bupati diawali dengan melatekkan batu pertama perluasan kantor Desa Pasir Putih , Jumat sore (9/6/2017).

 

 Peletakan batu pertama peluasan kantor Desa Pasir Putih oleh Bupati dan Wakil Bupati ini dilaksanakan sebelum melaksanakan buka puasa. Lokasi safari ramadhan kedua Bupati dan Wakil Bupati ini digelar di Masjid Jami' Nurul Ikhsan Desa Pasir Putih. Peletakan batu pertama ini disaksikan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) KSB, Pejabat Pemda KSB, Kepala Dinas, hingga masyarakat Desa Pasir Putih.

 

Bupati dalam sambutanya usai sholat tarawih mengungkapkan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Maluk. Masyarakat Maluk merupakan masyarakat yang majemuk. Namun, kondusifitas Kecamatan Maluk sangat terjaga dan menjadi kecamatan paling kondusif di banding tujuh kecamatan lainnya. Bupati juga mengimbau masyarakat agar terus menghormati perbedaan. Jangan sampai kondusifitas yang terjaga dikotori dengan sikap intoleransi sehingga merusak kenyamanan yang sudah terbangun. "Perbedaan jangan di jadikan perpecahan. Syukuri karena itu sebagai rahmat sekaligus wadah agar kita saling mengenal satu dengan yang lain," katanya.

 

Bupati juga mengimbau warga untuk tidak terpengaruh dengan renca pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. PT. AMNT memiliki perhitungan dan prosdur tersendiri memanajemen karyawannya. Sehingga semua diserahkan sesua mekanisme perusahaan tersebut. Yang penting juga, Bupati meminta agar umat muslim menjaga masjid untuk terus memakmurkan masjid dengan sholat berjamaah. ''Kami mohon doa bapak ibu agar kami terus memberikan yang terbaik membangun KSB dan mensejahterakan masyarakat dengan program-program yang ada," imbuhnya.

 

 Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan pembangunan untuk enam masjid masing-masing senilai Rp. 5 juta. Keenam masjid yang mendapat bantuan dan diterima oleh masingt-masing pengurusnya ini adalah Masjid Jami' Nurul Iman Desa Pasir Putih, Masjid Babussalam Desa Maluk, Masjid Miftahul Jannah Desa Mantun.  Masjud Jami' Al-Ikhlas Desa Bukit Damai. Kemudian dua masjid di Kecamatan Jereweh, yakni Masjid Al-Hikmah Desa Dasan Anyar dan Masjid Al-Istiqomah. 

 

Dalam safari ramadan kedua Bupti dan Wakil Bupati Sumbawa Barat ini, TP PKK dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) KSB, juga menyerahkan bantuan. Bantuan berupa 20 paket sembilan bahan pokok (sembako) ini diserahkan langsung Ketua TP PKK KSB Ibu Hj. Hanifah W. Musyafirin, S.PT dan Ketua Umum GO) KSB, Ibu Neni Apriati Fud Syaifuddin  kepada warga lanjut usia (lansia) Desa Pasir Putih.(humas)

 

 

Wabup Resmikan Kapal Cepat Rute Pelabuhan Lalar-Kayangan-Senggigi

RESMIKAN: Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST meresmikan operasional  kapal cepat Duta Seran Express yang melayani rute Pelabuhan Lalar - Pelabuhan Kayangan - Pelabuhan Senggigi di Dermaga Pelabuhan Lalar, Jumat pagi (9/6/2017).

 

TALIWANG-Kabar gembira untuk warga Sumbawa Barat yang kerap hilir mudik ke Pulau Lombok. Pasalnya, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST telah meresmikan operasional kapal cepat Datu Seran Express dengan rute Pelabuhan Lalar-Pelabuhan Kayangan-Pelabuhan Senggigi di Dermaga Labuhan Lalar, Jumat pagi (9/6/2017).

 

Usaha Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat mempercepat jarak tempuh dari Sumbawa Barat ke Lombok atau sebaliknya akhirnya terwujud. Memanfaatkan Dergama Labuhan Lalar, kini kapal cepat yang akan melayani masyarakat telah tersedia. Kapal cepat yang beroperasi setiap hari di Labuhan Lalar adalah kapal Datu Seran Express.  Pengoperasionalan kapal Duta Seran Express yang melayani rute Labuhan Lalar-Kayangan-Senggigi di diresmikan oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat didampingi Asisten I, Drs. Mukhlis, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan, H. Mashyur Yusuf, ST., MT, Kabag Humas dan Protokol, Ir. Abdul Muis dan sejumlah pejabat lainnya. Peresmian ini ditandai dengan pelepasan burung merpati di atas kapal cepat Duta Seran Express.

 

Harga tiketnya pun cukup terjangkau. Beroprasi setiap hari dan hanya menempuh waktu 1 jam saja dari Pelabuhan Lalar menuju Pelabuhan Kayangan atau sebaliknya, warga hanya membayar Rp. 90 ribu saja. Tentu jarak tempuh ini jauh lebih cepat jika dibanding menggunakan kapal Ferry di Pelabuhan Poto Tano. Untuk rute Pelabuhan Lalar ke Pelabuhan Senggigi yang menempuh waktu sekitar 3,5 jam, harga tiketnya Rp. 200 ribu. Sementara rute pelabuhan Kayangan-Pelabuhan Senggigi, harga tikenya Rp. 110 ribu. ‘’Kami berharap manajemen kapal cepat memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang,” kata Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, ST.

 

Wakil Bupati mengungkapkan, konektifitas angkutan laut ini sebuah terobosan dari kerja keras.  Tujuannya untuk meningkatkan konektifitas antar wilayah, mempersingkat waktu dan mempersingkat jarak tempuh. Selain telah suskses lobi-lobi pengoperasional kapal cepat ini, Wabup membeberkan tengah melobi kementerian perhubungan agar operasional sea plane di telauk Benete di pindahkan ke Bandara Sekongkang. Selain memanfaatkan bandara yang telah dibangun, juga untuk merangsang pertembuhan perekonomian, wisata dan sektor lainnya di wilayah selatan Sumbawa Barat. ‘’Masyarakat harus membantu, kita jaga keamanan, kita jaga dan rawat pelabuhan serta kapal yang ada ini semua semata-mata untuk masyarakat Sumbawa Barat,” imbuhnya.(humas)