Bupati Serahkan Perangkat Jaringan Internet Untuk 10 Desa Terpencil

 

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir H. W Musyafirin, M.M menyerahkan perangkat jaringan internet via satelit untuk 10 desa terpecil se Kabupaten Sumbawa Barat. Perangkat jaringan internet ini diserahkan langsung Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H W Musyafirin, MM kepada 10 Kepala Desa yakni Desa Talonang, Desa Tatar. Kemudian Desa Mataiyang, Desa Rarak Ronges, Desa Moteng, Desa Mantar, Desa Kiantar, Desa Tuananga, Desa Kelanir dan Desa Bangkat Monteh.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat, Ir. H. Muslimin, M.Si mengatakan, kegiatan dari program untuk memperlancar komunikasi dan informasi ini adalah dinamakan Mangoesky, dimana layanan ini merupakan layanan akses internet berbasis teknologi satelit. ‘’Kegiatan ini bekerjasama dengan Telkom yang terhubung ke desa-desa,” kata Ir. H. Muslimin, Senin (20/03/2017).

Muslimin mengungkapkan, tujuan dari program ini adalah pendayagunaan teknologi informasi dan komuniksi untuk mendukung kinerja pemerintah dan memberikan pelayananaa publik kepada masyarakat serta lebih mendekatkan diri pada dunia usaha melalui e-goverment. ‘’Akses internet ini sangat penting, dengan jaringan internet via satelit ini aparatur desa akan memberikan laporan via internet termasuk juga untuk mendukung absen online,” jelasnya.

 

Ia menambahkan pada tahun anggaran 2017 Dinas Kominukasi dan Informatika memberikan perangkat jaringan internet via satelit kepada 10 desa terpencil. Namun pihaknya akan memasang jaringan internet via satelit ini untuk seluruh desa di Kabupaten Sumbawa Barat.(adm)

Baznas KSB Serahkan NPWZ Kepada 10 Pejabat

Menyambut Tahun Kebangkitan Zakat Nasional, Badan zakat nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa Barat menyerahkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) kepada 10 pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dan instansi vertikal di Kabupaten Sumbawa Barat. Penyerahan NPWZ ini dilaksanakan usai Upacara Syukur ke 3 (Tiga) tanggal 20 Maret 2017.

10 pejabat yang menerima NPWZ adalah, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir H. W Musyafirin, MM. Wakil Bupati Dr Fud Syaifuddin, ST, Ketua DPRD KSB Muhammad Nasir, ST., MM. Wakil Ketua I DPRD KSB H. Amir Ma’ruf Husein, S.Pd.I., MM, Wakil Ketua II DPRD KSB Mustafa HMS. Kapolres Sumbawa Barat AKBP Andy Hermawan, SIK, Asisten I Setda KSB, Drs. Mukhlis, M.Si, Asisten II Setda KSB, Dr. Ir. H. Amry Rahman., M.Si dan Asisten III Setda KSB Drs. Burhanuddin., MM.

Ketua Baznas Sumbawa Barat H. Muhammad Jafar mengatakan, NWPZ ini  merupakan kartu yang diluncurkan Baznas pusat dan merupakan program nasional. Di KSB tahap awal yang menerima NPWZ adalah pejabat utama. Tahap berikutnya NPWZ akan dikeluarkan untuk pejabat eslon II hingga eselon IV. ‘’Menyusul kedepan selurh Aparatur Sipil Negara Pemda Sumbawa Barat sebanyak 3.500 orang termasuk ASN di instansi vertikal,” ungkapnya Senin (20/03/2017).

 

Ia juga mengungkapkan, penyerahan piagam penghargaan kepada Kepala Desa Mantar, Dinas Kesehatan dan UPTD Dinas Pendidikan dan Olahraga Kecamatan Taliwang dan Kecamatan Brang Ene karena partisipasi aktif mereka dalam meningkatkan zakat di desa dan instansi mereka. ‘’Kita patut bersukur dengan peran aktif mereka dan kita harapkan aparatur dinas lain termasuk warga desa lainnya terpancing dan bersemangat membayar zakat untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.(adm)

Wabup Apresiasi Karya Bakti dan Pabintrantibum Satpol PP

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST sangat mengapresiasi kegiatan Karya Bakti Satpol PP KSB Tahun 2017. Karya Bakti yang digelar Satpol PP KSB ini sangat sejalan dengan PDPGR (Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong) yang diatur dalam Perda KSB Nomor 3 Tahun 2016 tentang PDPGR. Kegiatan Satpol PP ini pun tentunya membantu program pemerintah daerah.

Bukan itu saja, orang nomor dua di tanah Pariri Lema Bariri ini juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Satpol PP KSB dengan menempatkan anggota Satpol PP yang dinamai praja pembina ketenteraman dan ketertiban umum (Pabintrantibum). ‘’Saya sangat apresiasi, pemerintah ingin mendapatkan informasi yang cepat akan kondisi masyarakat. Malu kalau kita dapat informasi dari masyarakat sementara tidak dari aparatur, karenanya dengan adanya Pabintrantibum ini diharapkan sebagai pemberi informasi pertama,” kata Wabup yang memberi arahan dan pembinaan dalam acara tsyakuran ulang tahun Satpol PP ke 67 Tahun 2017 di Kantor Satpol PP KSB, Sabtu (18/03/2017).

Dalam acara yang dihadiri Asisten I Setda KSB, Danramil Taliwang, Kabag Ops Polres KSB dan Imam Besar Masjid Agung Darussalam, Ustadz Fud sapaan akrabnya juga mengimbau Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Tidak Tetap untuk tetap menjalankan sholat dzuhur dan ashar berjamaah di masjid. Pasalnya, sholat dzuhur dan ashar merupakan bagian dari jam kerja. ‘’Kita sholat biar baik, jadi pengontrol, jam 07.30 Wita sampai jam 12.00 Wita siapa tahu kita berfikir korupsi, tapi karena sholat kita kontrol diri kita, begitu juga sholat ashar. Mari jadi pegawai yang taat, jangan contohi yang melawan atasan apalagi melanggar aturan” imbuhnya.

Plt. Kasat Pol PP KSB, Agus Hadnan, S.Pd dalam laporannya mengatakan,  Karya Bakti Satpol PP 2017 ini untuk mendukung program PDPGR yang dicanangkan Bupati dan Wakil Bupati. Dalam PDPGR ada tiga jenis gotong royong, yakni gotong royong stimulan, gotong royong mandiri dan gotong royong padat karya. Satpol PP pun ingin mengambil bagian mensukseskan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati dengan mengimpementasikan gotong royong mandiri melalui kegiatan Karya Bakti Satpol PP 2017.

Ia juga menyampaikan, lahirnya Pabintrantibum adalah inovasi Satpol PP KSB untuk mendukung pemerintah daerah dalam mendekatkan diri dengan masyarakat dan menjadi garda terdepan sebagai mata dan telinga pemerintah  daerah dalam mensukseskan pembangunan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. ‘’Ini inovasi kami dan kami sedang menggodok agar lahirnya Pambintrantibum pertama di Indonesia ini diakui secara nasional,” ungkkapnya.(adm)

KSB AKAN HIBAHKAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN MARKAS BRIMOB

Sabtu pagi (11/3/2017), Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM bersama Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Firli, M.Si beserta rombongan menyambangi kelurahan Telaga Bertong untuk mengecek lahan yang rencananya untuk pembangunan Markas Brimob Polres Sumbawa Barat. Lahan yang berada di Lingkungan Bertong B Kelurahan Telaga Bertong tersebut adalah hibah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kepada Polres Sumbawa Barat. Turut mendampingi pagi itu Sekretaris Daerah Sumbawa Barat, Kasat Brimob Polda NTB dan Asisten Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah.

BUPATI DAN WABUP KUNJUNGAN KERJA KE KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM menemui Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Ir. Budi Karya Sumadi di kantornya Jakarta, Rabu (15/3/2017) yang didampingi Wakil Bupati Sumbawa Barat dan Kepala Dinas Perhubungan KSB. Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan hal yang diminta kepada Bapak Menteri yaitu menyangkut percepatan penggunaan Bandar Udara Sekongkang dan penggunaan Dermaga Labuhan Lalar Taliwang. Hal ini disampaikan guna mempercepat akses transportasi udara, laut dan kelengkapan sarana lainnya di Kabupaten Sumbawa Barat.

Menteri Perhubungan yang didampingi Dirjen Perhubungan Udara, Dr. Ir. Agus Santoso dan Dirjen Perhubungan Laut, Ir. Antonius Tonny Budiono, MM menyambut baik maksud kedatangan Bupati dan rombongan, "hal ini segera akan kita tindak lanjuti dan Insya Allah team dari Kementerian Baik dari Dirjen Perhubungan Laut dan Dirjen Perhubungan Udara akan turun langsung ke Kabupaten Sumbawa Barat," ujar Menteri. Diahir pertemuan Bupati didampingi Wabup menyerahkan Plakat sebagai kenang-kenangan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Semoga pertemuan ini memberikan manfaat yang Luar Biasa untuk Kemajuan Tana Pariri Lema Bariri.

GEDUNG UPTD PUSKESMAS BRANG REA DIRESMIKAN

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M meresmikan Gedung UPTD Puskesmas Brang Rea dan Instalasi Farmasi Kabupaten, Senin (20/2/2017). Acara peresmian dilakukan di Halaman Puskesmas yang dihadiri langsung Bupati, Wakil Bupati, Para Asisten, Plt. Kadis Kesehatan, Camat Brang Rea dan Masyarakat Kecamatan Brang Rea. Bupati Sumbawa Barat dalam sambutanya mengatakan kepada seluruh pimpinan puskesmas agar gedung baru yang ada saat ini untuk dijaga baik-baik, tolong dirawat. Bupati juga mengingatkan kepada seluruh petugas yang ada di puskesmas untuk melaksanakan pelayanan kesehatan dengan sebaik baiknya, “Berikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, karena suksesnya pelayanan harus didukung dengan SDM yang baik dan mengedepankan pelayanan terbaik” ujar Bupati. Peresmian UPTD Puskesmas dilakukan dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sumbawa Barat didampingi Wakil Bupati serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat./

BUPATI DAN WABUP KUNJUNGAN KERJA KE KEMENTERIAN DESA DAN PDTT

Jakarta (21/2/17)

Bupati dan wakil bupati KSB bersama kepala Bappeda, Kepala dinas Pariwisata, kepala dinas Pertanian, perkebunan dan peternakan beserta Kepala Bagian Humas Kabupaten Sumbawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi. Dalam kesempatan itu BUpati diterima langsung oleh Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Eko Sandjoyo  bersama Jajarannya. Bupati KSB menyampaikan program unggulannya yaitu Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) yang sasarannya lebih menekankan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat sesuai visi misinya di hadapan Menteri Desa dan PDTT Eko Sandjoyo.

Menteri Desa dan PDTT Eko Sandjoyo, menyampaikan kekagumannya atas program PDPGR yang dijalankan di KSB. Beliau juga menegaskan agar Bupati dapat membuat regulasi di daerah agar Dana desa dapat dimanfaatkan sesuai sasarannya terutama dalam membangun embung desa dan BUMDes. Sedangkan pembangunan berskala besar akan dibantu melalui koordinasi dengan kementerian lainnya./

MENTERI SOSIAL KUNJUNGI KSB

Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu. Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa beserta rombongan kunjungi Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (15/2/2017). Kedatangan Mensos dan rombongan disambut Bupati Sumbawa Barat, Wakil Bupati Sumbawa Barat didampingi Kepala Kejaksaan Sumbawa, Ketua Pengadilan Sumbawa, Waka Polres Sumbawa Barat serta kepala SKPD. Dalam kunjungan pertamanya di KSB, Menteri Khofifah akan melakukan serangkaian acara diantaranya menghadiri Upacara Pencanangan Aksi Daerah Pengentasan Kemiskinan dan Pengukuhan Agen Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR). Selain itu Ibu Menteri akan menyerahkan secara langsung bantuan tahap pertama Program Keluarga Harapan (PKH).

SELAMAT DATANG MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA, IBU Dra. Hj. KHOFIFAH INDAR PARAWANSA BESERTA ROMBONGAN DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT./

pada hari keduanya di KSB, Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa menghadiri pencanangan Aksi Daerah Pengentasan Kemiskinan bertempat di Lapangan Upacara KTC, Kamis (16/2/2017). Pencanangan ini ditandai  dengan penandatanganan prasasti Pengentasan kemiskinan oleh Menteri Sosial, Bupati Sumbawa Barat dan Ketua DPRD KSB. Selain itu Menteri Sosial juga mengukuhkan langsung para Agen PDPGR Tahun 2017 dilanjutkan dengan penyerahan kartu Pariri dan kartu Bariri secara simbolis dan peresmian ruangan Hemodialisa (cuci darah) RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Sosial.

Setelah mengukuhkan agen PDPGR, Menteri Sosial Republik Indonesia, bersama dengan Bupati Sumbawa Barat, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan rombongan lainnya berkunjung ke Instalasi Hemodialisa RSUD Asy- Syifa’ Sumbawa Barat. Menteri Sosial menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan pasien hemodialisa dan keluarga pasien. Dalam kunjungan tersebut beliau menyampaikan rasa bangganya dengan keberadaan instalasi hemodialisa di Kabupaten Sumbawa Barat./

LAYANAN CUCI DARAH (HEMODIALISA) TERSEDIA DI KSB

Dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan, RSUD Asy-Syifa’ kini mengembangkan layanan Instalasi Hemodialisa (cuci darah). Pagi tadi telah dilakukan pelayanan hemodialisa (cuci darah) perdana kepada 2 (dua) orang pasien BPJS kesehatan yang berasal dari Kelurahan Kuang dan Kelurahan Menala Kecamatan Taliwang, Sabtu (11/2). Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST turut hadiri menyaksikan pelayanan tersebut didampingi Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Humas dan Protokol dan Dokter serta jajaran pegawai RSUD Asy-Syifa. "Alhamdulliah dengan hadirnya unit pelayanan Hemodialisa (cuci darah) di RSUD Asy-Syifa, sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dalam penanganan Cuci darah yang dulunya harus ke Kota Mataram untuk mendapatkan pelayanan tersebut kini sudah bisa dilakukan di Taliwang," ujar Wabup.

 

INVESTOR DARI QATAR DAN SWEDIA SIAP BERINVESTASI DI KSB

Sabtu, 11 Februari 2017 Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris daerah dan seluruh jajarannya menerima kunjungan investor dari Qatar dan Swedia.

Dalam Sambutannya Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir.H. W. Musyafirin, M.M., mengungkapkan kebahagiaanya atas kedatangan para investor. “Kami merasa bahagia atas kedatangan bapak-bapak, mudah mudahan kebahagiaan kami tidak berhenti sampai disini, insya allah dengan kerja sama kepedulian kita semua pariwisata di Kabupaten Sumbawa Barat bisa lebih cepat berkembang dan mensejahterakan masyarakat kami. Insya allah bersama  bapak-bapak yang telah datang pada hari ini, dalam waktu yang tidak terlalu lama pariwisata di Kabupaten Sumbawa Barat dapat berkembang. Tentunya ini semua akan bermanfaat untuk kemajuan daerah dan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat”.

Menanggapi hal tersebut para investor menyatakan bahwa mereka datang untuk melihat peluang apa yang bisa diterapkan di Indonesia. Mereka tidak menyangka bahwa di Kabupaten Sumbawa Barat terdapat sumber daya alam yang sangat indah. Lebih dari itu mereka juga kagum atas kebudayaan asli yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.

Salah satu keluarga kerajaan dari Qatar yang turut hadir, Sheikh Saud bin Abdulrahman bin Saud Al Thani mengungkapkan kekagumannya terhadap indonesia. “Saya  sangat senang menjadi bagian dari hal ini karena saya sangat takjub dan kagum dengan kebudayaan asli Sumbawa Barat”.

Para investor juga mengungkapkan keseriusannya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumbawa Barat, satu hal yang menarik yang membuat mereka berkunjung ke Sumbawa Barat adalah kekayaan Lautnya yang sangat luar biasa, mereka berniat membentuk satu riset biofarma yang ditempatkan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Mereka juga menerangkan bahwa dalam setiap investasi yang mereka lakukan selalu memperhatikan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal sehingga investasi yang dilakukan tidak akan menimbulkan dampak yang negatif bagi masyarakat lokal.

Setelah melakukan penyambutan dan rapat singkat, Bupati Beserta Rombongan Investor melakukan peninjauan menggunakan Helikopter ke kawasan Gili Balu khususnya pulau Kenawa dan Gili Belang.

Bupati menerangkan bahwa para investor sedang berusaha mencari mitra, mereka sangat tertarik bahkan ingin segera mulai berinvestasi. Insya allah tanggal 2 Maret 2017 jika izin usaha pemanfaatan jasa lingkungan (IUPJL) di Propinsi NTB sudah tuntas, mereka sudah bisa memulai pembangunan infrastrukturnya. kita sudah bangun kesepakatan 3 tahun yg lalu, akan ada kontribusi tetap ke pemerintah daerah 5% dan mereka akan memberikan saham sebesar 10% ke perusahaan daerah. Manfaat langsung untuk daerah sudah lebih dari cukup, ditambah lagi manfaat yang tidak langsung. pada prinsipnya kita sangat mendukung agar bisa cepat direalisasikan./

 

 

WAKTU TEMPUH KSB - SENGGIGI CUKUP 2 JAM SAJA

Untuk mengetahui potensi wisata di Gugusan Gili Balu khususnya Pulau Kenawa dan Pulau Paserang, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM mencoba berkunjung ke Pulau tersebut menggunakan kapal cepat Tenggara Satu KSB Expres, Minggu (5/2). Turut mendampingi Bupati dalam Tour Wisata kali ini Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan Umum, Asisten Perekonomian, Direktur KSB Ekxpres, beberapa Kepala SKPD, para investor dan rombongan tour lainnya. Bupati dalam sambutannya mengatakan, tour ini adalah bagian dari pada upaya untuk memperkenalkan pariwisata khususnya Pulau Kenawa dan Pulau Paserang kepada masyarakat agar keberadaan pulau yang ada di gugusan Gili Balu yang ada di Kecamatan Poto Tano bisa lebih dikenal lagi, “Silahkan Bapak dan Ibu berfoto atau selfie lalu upload ke akun media sosial anda agar potensi wisata kita ini lebih dikenal diluar sana” ujar Bupati. Di ahir Tour, Bupati menuju ruang kemudi untuk mencoba kemudi kapal Cepat Tenggara Satu KSB Ekspres didampingi oleh kapten kapal.

Kapal Cepat ini direncanakan untuk melayani pelayaran dari Pelabuhan Benete (KSB) - Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur) - Senggigi (Lombok Barat). Dengan adanya Kapal Cepat ini Masyarakat yang ada di Pulau Lombok yang ingin berkunjung ke KSB atau sebaliknya bisa mempersingkat waktu tempuh. Biasanya waktu tempuh KSB - Lombok memakan waktu sampai 6 jam, namun dengan menggunakan kapal cepat ini waktu tempuh cukup 2 jam saja./

Kecamatan Poto Tano Tuntas BAB Sembarangan

Deklarasi desa dan Kecamatan Tuntas Buang Air Besar Sembarangan (Tubabas) di Poto Tano, yang digelar di halaman Kantor Camat Poto Tano, Rabu (9/2/2017) dihadiri Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM. Dalam Deklarasi Tubabas kali ini terdapat 8 desa yang mendeklarasikan diri terbebas dari buang air besar sembarangan. Adapun desa tersebut, yakni desa Kiantar, Desa Kokar Liang, desa Mantar, desa Senayan, desa Tambak Sari, desa Tebo, desa Tuananga dan desa Poto Tano. Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan Umum, Drs. Mukhlis, M. Si, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, H. Tuwuh, Camat Poto Tano, Kabag Humas Protokol, Kepala Puskesmas Poto Tano, Agen PDPGR dan masyarakat Kecamatan Poto Tano. Dalam kegiatan ini, Camat dan 8 Kepala Desa di hadapan semua yang hadir melakukan pembacaan deklarasi yang menyatakan Tuntas Buang Air Besar Sembarangan. Dilanjutkan pula penandatanganan piagam pengahargaan oleh Bupati yang menyatakan Kecamatan Poto Tano telah Tuntas Buang Air Besar Sembarangan. Deklarasi Tubabas merupakan puncak dari salah satu usaha pemerintah daerah untuk memenuhi hak-hak dasar masyarakatnya, yaitu tersedianya Jamban di setiap rumah warga dengan memberdayakan Masyarakat itu sendiri melalui Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong. Untuk saat ini program pembangunan Jamban untuk warga telah selesai 100% dan sudah dimanfaatkan sehingga tidak ada lagi masyarakat yang Buang Air Besar di sembarang tempat./

PLTU KERTASARI SEGERA BEROPERASI

Kamis, 2 Februari 2017,

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, memimpin rapat terbatas bersama Pimpinan PT. PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP NUSRA). Turut hadir mendampingi bupati sumbawa barat, Asisten II Dr. Ir. H. Amry Rahman, M.Si., Kepala Dinas Perhubungan H. Masyhur, ST, Ilyas M. Natsir Kepala Syahbandar Ilyas M. Natsir dan beberapa pimpinan SKPD terkait. Selama ini yang menjadi kendala utama dalam mengoperasionalkan PLTU Kertasari adalah tidak adanya pelabuhan yang memadai untuk melakukan bongkar muat Batubara yang merupakan bahan bakar utama PLTU tersebut. Hasil Rapat tersebut membawa angin segar bagi keberlanjutan operasional PLTU Kertasari karena telah dihasilkan empat point kesepakatan antara Pihak Pemerintah KSB dengan PT. PLN UIP NUSRA yaitu :

  1. Pihak Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP NUSRA) sepakat menggunakan Dermaga Pelabuhan Lalar KSB guna memenuhi kebutuhan penyediaan Batu Bara PLTU Kertasari.
  2. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersedia membangun/memperbaiki infrastruktur jalan dari lokasi PLTU Kertasar ke Dermaga Pelabuhan Lalar KSB Sepanjang 10 Km yang direncanakan selesai tahun 2017.
  3. Pemerintah Kabupaten SUmbawa Barat bersedia membangun infrastruktur di Dermaga Pelabuhan Lalar KSB selambat-lamlbatnya bulan juli 2017 untuk penyediaan kebutuhan batu bara seperti: Tempat Beaching Kapal TUG Bood dan Tongkang Lainnya.
  4. Pihak PT. PLN (Persero) UIP NUSRA akan melakuka komisioning Operasional PLTU Kertasari pada bulan juli 2017 dengan memanfaatkan infrastruktur yang disediakan Pihak Pmerintah KSB (Sesuai Poin 1,2,3).

Diharapkan dengan adanya kesepakatan bersama ini, PLTU Kertasari bisa segera beroperasi sehingga pasokan listrik di KSB bisa lebih baik./

Peraturan Daerah Nomo 3 tahun 2016 tentang PDPGR

Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Prgram Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) telah diundangkan Pada tanggal 3 Mei 2016. Penjabaran Peraturan Daerah ini terdapat pada Peraturan Bupati Nomor 19 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong. Anda dapat Mendownloadnya dengan mengklik linki diatas atau dengan membuka menu Produk Hukum daerah di Website ini.

Rumah bagi korban banjir Rob dusun Senutuk Desa Ai Kangkung

Sekongkang, Kamis (26/1/2017)

Bupati beserta rombongan berkesempatan meninjau langsung rumah yang telah selesai dibangun oleh PemKab. Sumbawa Barat yang akan ditempati oleh korban banjir Rob di dusun Senutuk desa Aik Kangkung Kecamatan Sekongkang. Sebanyak 16 Kepala Keluarga sudah menerima bantuan rumah ukurang 6 x 5 meter persegi tidak jauh dari tempat semula namun aman dari terjangan banjir rob. 

Sekongkan akan memiliki Vila bintang lima

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM didampingi Ketua TPPKK Kab. Sumbawa Barat, Hj. Hanifah Musyafirin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Villa PT. Maluk Griya Amphibian dan PT. Ozone Development bertempat di pantai Lawar Kecamatan Sekongkang, Kamis (26/1/2017). “Saya sangat berharap hadirnya villa di Sekongkang ini bisa meramaikan sektor pariwisata dan mampu meningkatkan perekonomian daerah kita,” ujar Bupati dalam sambutannya. Turut hadir dalam peletakkan batu pertama tersebut yakni Asisten Pemerintahan Umum, Kepala Dinas Pariwisata, Camat Sekongkang, pimpinan SKPD dan masyarakat Kecamatan Sekongkang.

Ditekankan juga kepada investor Mr. Henrih Horthy bahwa Kabupaten sumbawa barat memiliki potensi wisata yang besar dan menjanjikan untuk dikelola. Masyarakat Sumbawa Barat sangat terbuka terhadap orang luar, sehingga tidak akan menyulitkan siapapun yang ingin berinvestasi di KSB. "Jika menemui kesulitan jangan sungkan-sungkan untuk memberitahu saya". ungkap Bupati.

Bupati juga mengingatkan kepada Pemerintah Kecamatan Sekongkang agar dapat menjaga kondusifitas daerahnya. Jika ada permasalahan agar segera diselesaikan, jangan sampai berlarut-larut dan menjadi besar.

10 Desa di KEcamatan Seteluk tuntas BAB Sembarangan (TUBABAS)

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST hadiri deklarasi desa dan Kecamatan Tuntas Buang Air Besar Sembarangan (Tubabas) di Kecamatan Seteluk, yang digelar di halaman Kantor Camat Seteluk, Rabu (25/1/2017). Dalam Deklarasi Tubabas kali ini terdapat 10 desa yang mendeklarasikan diri terbebas dari buang air besar sembarangan. Adapun desa tersebut, yakni desa Air Suning, Desa Loka, Kelanir, Lamusung, Meraran, Rempe, Seran, Seteluk Atas, Seteluk Tengah dan Tapir. Turut Hadir dalam kegiatan yang dipelopori Dinas Kesehatan dan Puskesmas Seteluk tersebut Asisten Pemerintahan Umum, Drs. Mukhlis, M. Si, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, H. Tuwuh, Camat Seteluk, Camat Poto Tano, Kabag Humas Protokol, Kepala Puskesmas Seteluk dan masyarakat Kecamatan Seteluk. Dalam sambutannya Wakil Bupati meyakinkan kepada masyarakat yang hadir untuk terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar karena kebersihan itu sebagian daripada Iman. “Kabupaten Sumbawa Barat sedang giat-giatnya membangun dari semua bidang, Membangun manusianya, membangun infrastrukturnya, termasuk bagaimana mewujudkan masyarakat Sumbawa Barat yang sehat. Karena itu melalui Program Daerah pembangunan Jambanisasi menjadi program unggulan kami, dimana kami meyakinkan kepada kita semua kalau sudah ada jamban tidak akan ada lagi warga Sumbawa Barat yang buang air besar sembarangan,” pungkasnya. Dalam kegiatan ini, Camat dan 10 Kepala Desa di hadapan semua yang hadir melakukan pembacaan deklarasi yang menyatakan Tuntas Buang Air Besar Sembarangan. Dilanjutkan pula penandatanganan piagam pengahargaan oleh Wakil Bupati yang menyatakan Kecamatan Seteluk telah Tuntas Buang Air Besar Sembarangan./

BUPATI PIMPIN APEL SYUKUR PERTAMA

Jum'at, 20 Januari 2017

Bupati Sumbawa Barat menjadi Inspektur Upacara Syukur pertama di tahun 2017. Dalam sambutannya Bupati Sumbawa Barat mengingatkan kepada peserta upacara bahwa mulai januari 2017 ini akan diterapkan absen sidik jari untuk meningkatkan disiprin Aparatur Sipil Negara di KSB. Namun ditegaskan oleh beliau bahwa peningkatan disiplin harus dimulai dari diri sendiri bukan semata-mata karena adanya absen sidik jari.

Bupati juga memberikan gambaran tentang beberapa negara di tahun 2017 ini yang menjadi negara yang paling layak, paling nyaman, dan aman untuk dihuni yaitu New Zeland, Denmark dan Finlandia. Mengapa demikian? hal tersebut tidak lain adalah karena dari unsur negara yang paling kecil yaitu keluarga, sampai dengan masyarakat dan pemerintahannya telah ditanamkan dan dijalankan nilai-nilai kebaikan, dan kejujuran. Sehingga di negara-negara tersebut tidak kita temukan yang namanya korupsi, kemiskinan dan berbagai permasalahan sosial lainnya. Hal tersebut diharapakan juga terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat, dengan menjadikan Slogan Ikhlas, Jujur dan Sungguh-sungguh (IJS) yang telah dicanangkan Pemerintah Daerah sebagai dasar bagi setiap warga KSB dalam menjalankan tugas. 

Terangkai dalam Upacara syukur beberapa agenda yaitu Pelepasan para karateka muda penerus bangsa yang tergabung dalam INKANAS KSB, yang Insya Allah akan mengikuti Kejuaraan Nasional Karate “PASPAMPRES OPEN KARATE CHAMPIONSHIP” pada tanggal 24 s.d 28 Januari 2017 di Jakarta.

Kemudian Penyerahan 4 (empat) unit mobil ambulance double gardan masing-masing untuk Puskesmas Tongo, Puskesmas Brang Ene, Puskesmas Brang Rea, dan Puskesmas Pototano. dan 1 (satu) unit mobil pelayanan kesehatan daerah terpencil untuk puskesmas pembantu Talonang guna menunjang pelayanan kesehatan di desa Talonang dan sekitarnya.

Dalam kesempatan yang sama juga diserahkan klaim asuransi nelayan oleh PT. Jasa Asuransi Indonesia (PT. Jasindo) kepada tiga orang peserta asuransi nelayan Desa Labuan Lalar sebagai penerima klaim asuransi atas nama :

1. Abdul Hamin dengan total klaim Rp. 160.000.000,-  

2. Zakaria M dengan total Klaim Rp. 329.000,-

3. A. Wahab AR dengan total Klaim Rp. 160.000.000,-

Bupati juga menyampaikan Permohonan dukungan dari seluruh stakeholder dalam mensukseskan Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong yang telah mendapatkan payung hukum melalui Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2016 tentang Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong.