Danlanud Rembiga Silaturrahmi dengan Bupati dan Wabup

 

 

 Bupati Ingin Buat Tugu Pesawat Tempur di KSB

TALIWANG-Komandan pangkalan udara militer (Danlanud) Rembiga NTB, Kolonel Pnb. Dodi Fernando bersilaturrahmi dengan Bupati Sumbawa Barat, D. Ir. H. W Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T di ruang kerja Bupati, Kamis siang (6/07/2017).

Kunjungan pertama Kol. Pnb. Dodi Fernando setelah menjabat Danlanud Rembiga Mei lalu ini didampingi oleh Kepala Dinas Operasional Lanud Rembiga, Letkol. Lek. A. Wibowo dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbawa Barat, Zaindul Bahri, S.H. Ia juga bertemu dengan Dandim 1607 Sumbawa, Letkol. Inf. Sumanto, S.H dan Danramil 1607-05/Taliwang Kapten Agus, S.H yang melaksanakan sholat dzuhur berjamaah di Masjid Agung Darussalam bersama Bupati dan Wakil Bupati  serta ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam pertemuan ini, Kol. Pnb. Dodi Fernando memperkenalkan diri kepada Bupati dan Wakil Bupati yang ditugaskan sebagai Danlanud Rembiga sejak bulan Mei 2017 lalu. Dirinya juga menceritakan sebelum berkunjung ke Sumbawa Barat, didampingi Kadis Ops Lanud Rembiga telah berkunjung ke Kabupaten dan Kota Bima.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M menyambut baik silaturrahmi Danlanud Rembiga dan Kadis Opsnya ini. Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan keinginan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk membuat tugu bekas pesawat tempur di Sumbawa Barat. Awalnya, pembuatan tugu direncanakan sebagai ikon dan tempat selfie di spot olahraga paralayang di Desa Mantar. Namun karena lokasinya cukup sulit untuk membawa bekas pesawat tempur, maka tugu itu dirasa sangat tepat dibuat di bundaran simpang Hotel Grand Royal. ‘’Mudah-mudahan bisa diusahakan, dari mana diambil dan cara bawanya nanti kita bantu,” kata Bupati.

Memang, aku Bupati, tidak ada sejarah nenek moyang atau orang Sumbawa Barat yang menjadi penerbang. Namun kata Bupati, ini barang langka dan mudah-mudahan menjadi penyemangat generasi Sumbawa Barat kedepan untuk mau dan bisa menjadi penerbang.

Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T mengusulkan agar peresmian tugu pesawat tempur itu bisa dilakukan saat hari ulang tahun Kabupaten Sumbawa Barat ke-14 pada 20 November 2017 mendatang. Tentunya, ini salah satu kado ulang tahun bagi rakyat Sumbawa Barat pada moment tersebut.

Danlanud Rembiga, Kol. Pnb. Dodi Fernando pun menyambut baik rencana Bupati dan Wakil Bupati tugu pesawat tempur di KSB. Diungkapkannya, di Indonesia hanya ada satu kabupaten yang memiliki tugu pesawat tempur, yakni di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Tugu itu dibuat 2010 lalu saat dirinya menjadi Danlanud di Kabupaten Tulang Bawang. Jika Sumbawa Barat nantinya jadi membuat tugu dari bekas pesawat tempur, maka akan menjadi kabupaten kedua yang memiliki tugu pesawat tempur di Indonesia.

Dijelaskannya, bekas pesawat tempur dan peralatan tempur lainnya walaupun bekas merupakan aset negara. Untuk mendapatkannya, maka harus menyurati Kementerian Keuangan untuk dibebaskan sebagai aset negara. ‘’Insya Allah saya akan komunikasikan ke Pangdam, kebetulan beliau sudah janji habis lebaran mau silaturrahmi ke Mataram, bila perlu pak Bupati dan Wabup kita bertemu di Mataram bersama Pangdam nanti. Kalau surat ke Kementerian Keuangan, insya Allah saya yang proses,” ujarnya.

 

Untuk pesawat, Kol. Pnb. Dodi Fernando mengatakan akan mengusahakan mengambil yang terdekat dari Sumbawa Barat, yakni pangkalan udara Ujung Pandang di Makassar. Sebab jika mengambil di pangkalan udara Madiun, Jawa Timur terlalu jauh. ‘’Kita usahakan di Makassar, kita akan potong beberapa bagian dan nanti kita pasang di Sumbawa Barat,” jelasnya.(humas)