Gubernur Sebut KSB Jadi Kabupaten Yang Maju

 

 

TALIWANG-Menutup kunjungan kerja dan silaturrahminya di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, M.A menyebut KSB ke depannya akan menjadi Kabupaten yang maju. ‘’Insya Allah Kabupaten ini menjadi Kabupaten  yang maju di masa mendatang,” kata Gubernur dalam silaturrahmi bersama Pemerintah KSB, Pimpinan DPRD KSB, FKPD KSB dan masyarakat KSB usai sholat isha berjamaah di kediaman Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M, Jumat malam (7/7/2017).

 

Kenapa, lanjut Gubernur, karena dirinya melihat ada pola interaksi satu sama lain yang menjadi modal besar dalam membangun KSB. Pola itu adalah saling mencintai dan menghargai satu sama lain. Diakuinya, KSB adalah kabupaten yang masih relatif muda di NTB. Namun sudah banyak prestasi yang diraih. ‘’Seperti kata orang hasil tidak akan menghianati proses, dengan cita-cita yang baik didukung proses yang baik maka sudah barang tentu akan membuahkan hasil yang baik pula,” jelas Gubernur.

 

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan, pertama, komitmen membangun yang kuat akan menjadi kerja keras apabila ada rasa taawun atau rasa gotong royong. Semangat gotong royong ini pun telah dibangkitkan kembali, telah dibumikan kembali oleh Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat KSB. Karenanya, untuk mendukung pembangunan yang dicita-citakan Bupati dan Wakil Bupati seluruh elemen masyarakat Sumbawa Barat harus menjaga dan merawat rasa taawun ini. 

 

Kedua, KSB penduduknya paling kecil dibanding kabupaten/kota lainnya di NTB. Meskipun penduduknya kecil, tetapi bukan tidak mungkin menghasilkan manusia manusia-manusia yang berprestasi/berkualitas. KSB merupakan salah satu daerah pemekaran yang berhasil dibanding daerah pemekaran baru lainnya. Ketika daerah baru lainnya jeblok tetapi KSB menjadi kabupaten yang baik. Bakan hasil bumi KSB memberikan sumbangsih pendapatan atau berkontribusi terhadap keuangan negara yang cukup besar. "Insya Alllah, apa yang saya saksikan di KSB bisa memberikan prestasi yang terbaik bagi NTB bahkan Indonesia," ujarnya.

 

Ketiga, Gubernur berharap agar saudara-saudaranya di KSB mengenyampingkan kepentingan orang perorang dan kelompok di atas kepentingan bersama. Pasti ada dinamika dalam konteks politik, sosial dan lainnya. Tetapi letakkan perbedaan itu untuk menjaga khasanah di KSB sehingga kebersamaan terjaga dan tidak terjadi perpecahan. Pada moment ini pun Gubernur meminta maaf kepada masyarakat Sumbawa Barat. ‘’Hampir sembilan tahun saya memimpin, saya pasti ada kekurangan, masih ada yang dirasa belum terwujud, terjadi begini, begitu dan lainnya, saya minta maaf. Semoga pemimpin kita ke depan seribukali lebih baik dari saya. Semoga bisa memimpin merintis memajukan Provinsi NTB ini,” harapnya.

 

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T yang menjadi host dalam acara ini mengajak masyarakat untuk mengamalkan apa yang disampaikan Gubernur yang memiliki banyak ilmu. Ilmu gubernur bukan hanya ilmu dunia tetapi juga ilmu akhirat, ilmu luar maupun dalam. Seorang penghafal Al Qur’an dan jebolan doktor tafsir Al Qur’an.

 

 

Usai silaturrahmi bersama Pemerintah KSB, Pimpinan DPRD KSB, FKPD KSB dan masyarakat Sumbawa Barat ini, Gubernur beserta istri dan rombongan bertolak ke Kabupaten Sumbawa untuk melanjutkan Safari Kunjungan Kerja dan Silaturrahminya. Kemudian akan melanjutkan kegiatannya ke Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima dan Kota Bima.(humas)