Kader PKK KSB Diajak Jaga Anak Sebagai Investasi

 

 

TALIWANG-Pembina Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, M.A mengajak kader PKK Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjaga anak sebagai investasi. ‘’Tabungan terbaik bagi kita orang tua adalah anak-anak yang shaleh dan shalehah. Mengurus anak bukan hanya tugas orang tua tapi anak adalah investasi kita,” kata  Dr. TGH. M. Zainul Majdi, M.A. dalam silaturrahminya dengan kader PKK KSB di Central, kediaman Bupati Sumbawa Barat, Jumat sore (7/7/2017).

Dalam arahannya kepada kader PKK se-KSB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, M.A mengungkapkan, inti atau centrum dari proses di dunia ini adalah manusia. Memang benar dalam islam, ada mahluk ciptaan Allah SWT yang mulia, pekerjaannya hanya beribadah yakni malaikat. Namun  mereka beribadah bukan karena pilihan tetapi keharusan menjalankan perintah Allah. Maka manusia sebagai centrum proses kehidupan di muka bumi, baik buruknya proses itu tergantug pada kualitas manusianya juga.

Khusus untuk wanita, Allah memberikan keistimewaan pada wanita. Di Al Qur’an ada surat yang bernama suratun Nisa (wanita) dan tidak ada suratul rizal (laki-laki). Namun dalam surat An-Nisa itu, Allah memasukkan peran laki-laki. Ini bertanda, wanita dan laki-laki sama pentingnya dan harus bekerjasama dalam menjalankan kehidupan. Sementara itu, kalau berbicara PKK, pertama, centrum dari PKK adalah manusia dalam keluarga. Untuk membangun keluarga yang kuat, maka dimulai dari keluarga yang kuat yang akan melahirkan masyarakat yang kuat, daerah yang kuat dan negara yang kuat. 

Kedua, ibu dan bapak harus berpengetahuan. Menggali pengetahuan sehingga ibu sebagai guru utama dalam keluarga bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anak. Filter anak-anak yamg paling kuat adalah pendidikan keluarganya. Cita-cita Bapak Bupati dan Wakil Bupati agar daerah ini semakin maju bahan baku pelaksananya adalah anak-anak, manusia-manusia Sumbawa Barat. Sistem dan cita-cita tidak ada artinya jika manusia tidak berkompeten. ‘’Kemajuan daerah ini tergantung dari anak-anak ibu dan bapak dan pendidikan anak-anak bergantung pada bapak dan ibu. Anak kita adalah amanah Allah untuk menjadi khalifah di muka bumi. Karena sebagai bapak dan ibu berat, maka balasannya atau kemuliaannya juga besar tidak ada tandingannya,” imbuhnya.

Ketua Tim Penggerak PKK NTB, Hj. Erica Zainul Majdi mengatakan, TP PKK Kabupaten Sumbawa Barat salah satu yang unggul di 10 Kabupaten/Kota se NTB. Setiap tahun, ada saja desanya yang mewakili NTB mengikuti lomba-lomba yang digelar PKK tingkat nasional. Alhamdulillah ini tentu berkat kerja ikhlas dan kerja nyata kader PKK Kabupaten Sumbawa Barat sebagai sumbangsih memajukan Sumbawa Barat dan Provinsi NTB. 

Hj. Erica dihadapan enam ratusan kader PKK se KSB, Sekda Provinsi NTB Dr. Rosiadi Sayuti, Ph.D dan pejabat Pemerintah Provinsi NTB, Pimpinan DPRD KSB, Sekda KSB, Abdul Azis, S.H., M.H dan pejabat lingkup Pemerintah KSB serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) KSB mengampanyekan beberapa hal, pertama memanfaatkan pekarangan rumah untuk ditanami buah dan sayur. Tanaman tersebut untuk menambah nutrisi dan gizi bagi anak dan keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan jangan jadikan alasan kurang gizi akibat kemiskinan. Pemanfaatan pekarangan rumah juga untuk menghemat pengeluaran keluarga untuk membeli sayur dan buah di pasar.

Kedua, melaksanakan pola hidup sehat dengan gerakan cuci tangan menggunakan sabun juga dikampanyekan Hj. Erica. Mencuci tangan menggunakan sabun dapat membunuh kuman sebanyak 92 persen. Kemudian mengurangi kematian akibat perkembangbiakan bakteri di tangan yang akan masuk ketika makan tanpa mencuci tangan menggunakan sabun.   Mencegah diare terutama pada anak-anak.

Ketiga, menghindarkan anak-anak dari menonton adegan orang dewasa baik melalui media telivisi, gambar maupun ponsel yang sangat mudah diakses anak-anak. Dampak buruk bagi anak yang hanya menonton bagian tertentu dari tubuh wanita, terlebih menonton adagan orang dewasa berdurasi panjang, maka akan merusak bagian otak yang berada sejari di atas alis yang bernama korteks. Korteks ini fungsinya untuk merencanakan masa depan. Apabila bagian otak anak ini rusak, maka akan rusak pula perencanaan masa depannya.

 

Keempat, jaga anak-anak dari predator anak (pemerkosa, pencabul atau tindakan kekerasan baik psikis maupun psikologis terhadap anak). Kalau anak dititip kepada keluarga apalagi orang, maka pastikan keluarga atau orang tempat penitipan itu adalah orang yang baik. ‘’Untuk diketahui 70 persen kasus kekerasan pada anak-anak terjadi di keluarga dekat sendiri. Semoga arahan saya tetap diingat, istikomah untuk kita jalankan agar masa depan anak kita terjaga dan dan keluarga kita pun sejahtera,” imbuhnya. 

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengatakan, banyak komitmen dan kegiatan PKK KSB untuk memajukan keluarga dan daerah Sumbawa Barat. Kegiatan yang sukses adalah upaya tuntas baca Al Qur’an. Dari target 1.900 orang agar melek baca Al Qur’an, Alhamdulillah satu setengah tahun sudah ada 1.200 ibu-ibu yang sudah bisa membaca Al Qur’an. Ini berkat upaya keras kader-kader PKK se KSB yang telah mengajarkan Al Qur’an.  Kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami buah sayur dan lainya sukses dan terus berjalan. Masih banyak lagi kegiatan-kegiatan TP PKK KSB yang terus diupayakan untuk memajukan keluarga KSB.(humas)