Wabup Minta Desa Segera Laporkan Realisasi Dana Desa  

 

 

TALIWANG-Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T meminta kepala desa untuk segera melaporkan realisasi dana desa tahap I tahun 2017.

 

Permintaan ini disampaikan Wakil Bupati dalam rapat evaluasi realisasi dana desa tahap pertama tahun 2017 bersama seluruh kepala desa se-KSB. Rapat dilaksanakan di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KSB, Selasa pagi (8/8/2017). ‘’Deadline sampai tanggal 22 Agustus atau hanya 18 hari. Segera buat laporannya,” kata Wakil Bupati.

 

Dikatakannya, hingga saat ini ada 15 desa yang belum melaporkan realisasi dana desa. Jika ini dibiarkan, maka akibatnya pada tahap kedua, seluruh desa akan menjadi korban karena dana desanya tidak bisa dicairkan. ‘’Ini bukan masalah Pemerintah KSB, bukan masalah bupati dan wakil bupati, tapi masalah desa karena desa sudah otonomi. Kami mengadakan rapat ini karena kami peduli, karena ini menyangkut rakyat kita, pembangunan akan berkurang kalau dana tahap dua tidak cair,” jelas Wakil Bupati.

 

Wakil Bupati juga meminta FK2D (Forum Komunikasi Kepala Desa) KSB untuk turun tangan membantu 15 desa yang belum menyusun laporan realiasi dana desa tahap pertama tahun 2017 ini. Bila perlu, desa yang sudah melaporkan pun membantu desa yang belum, termasuk juga bantuan dari Kecamatan, DPMD atau Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. ‘’Kasihan desa yang rajin, jadi korban, yang lebih utama kasihan masyarakat, gara-gara ada desa yang lamban,” imbuhnya.

 

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumbawa Barat  Syahril S.Pd dalam laporannya menyampaikan, dana desa se-KSB tahun 2017 ini senilai Rp. 47,7 miliar. Pada tahap pertama, dana telah dicairkan senilai Rp. 28 miliar lebih. Jika ada satu desa yang sampai 22 Agustus belum melaporkan realisasi dana desa tahap  pertama, maka tahap kedua, pemerintah pusat tidak akan mencairkan dana desa untuk seluruh desa di Kabupaten Sumbawa Barat.(Humas)