Seluruh Desa/Kelurahan di KSB Deklarasikan Pengentasan Kemiskinan


SAKSIKAN: Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M didampingi istri tercinta yang juga Ketua TP-PKK KSB, Ibu Hj. Haniwah Musyafirin, S.Pt dan pejabat lainnya menyaksikan penandatanganan berita acara ferivikasi dan validasi data pengentasan kemiskinan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan pihak lainnya di Desa Kokar Liang Kecamatan Poto Tano, Kamis pagi (9/11/2017).

 

TALIWANG—Seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat mendeklarasikan pengentasan kemiskinan.

 

Dalam deklarasi pengentasan kemiskinan ini, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T pun menghadiri langsung ke desa/kelurahan. Bupati Sumbawa Barat menghadiri deklarasi di Desa Kokar Liang Kecamatan Poto Tano. Sementara Wakil Bupati menghadiri deklarasi di Desa Lalar Liang dan Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang.

 

Di Desa Lalar Liang, Wakil Bupati didampingi Asisten I Setda KSB, Drs. Mukhlis, M.Si, Kepala Dinas Sosial, dr. H. Syafruddin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs. H. Hamzah. Wakil Bupati dan rombongan pun mendengarkan deklarasi pengentasan kemiskinan yang dibacakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Muhammad Saihu, S.AP 1. Kami berkomitmen mengentaskan kemiskinan di Desa Lalar Liang Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. 2. Kami masyarakat Desa Lalar Liang bersama Pemerintah Desa Lalar Liang akan membantu orang-orang miskin untuk hidup sejahtera.

SERAHKAN: Kades Lalar Liang Syamsul Hakim, S.IP (kanan) menyerahkan data  validasi warga miskin kepada anggota tim koordinator pengentasan kemiskinan KSB, M. Suharno, S.Sos yang juga Kepala DP2KBP3A KSB yang di saksikan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin didampingi pejabat lainnya.

 
    

DEKLARASI: Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T dan pejabat lainnya, Lurah Kuang, Agen PDPGR, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Kuang foto bersama usai deklarasi pengentasan kemiskinan.

 

Kepala Desa Lalar Liang, Syamsul Hakim, S.IP dalam laporannya menyampaikan, jumlah warga miskin dari Basis Data Terpadu Kementerian Sosial di Desa Lalar Liang sebanyak 1.039 jiwa. Jumlah ini sangat tinggi karena jumlah penduduk di Desa Lalar Liang sebanyak 1.777 jiwa. Setelah diverifikasi dan validasi, jumlah angka warga miskin di Desa Lalar Liang sebanyak 86 orang. "Verifikasi dan validasi data ini dilakukan Pemerintah Desa bersama, Agen PDPGR, Bhabinkamtibmas, Babinsa Kadus, dan Ketua RT yang dikoordinasi oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dilaksanakan dari hari Senin pasca rapat pmgentasan kemiskinan di Gedung Graha Fitrah sampai tadi malam," kata Kepala Desa. 

 

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, verifikasi dan validasi yang dilakukan Pemerintah Daerah karena banyak warga Kabupaten Sumbawa Barat mengaku miskin padahal tidak miskin. Ini juga sebagai upaya untuk membentuk mental anak-anak atau generasi muda untuk tidak mengikuti mental orang tuanya yang mengaku miskin. ‘’Orang miskin itu sangat dekat dengan kekufuran,” kata Wakil Bupati.

 

Wakil Bupati juga membangkitkan semangat warga dengan mengutip Qur’an Surat Ar-Ra’d Ayat 11, “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”. karenanya, melalui deklarasi ini sudah saatnya rakyat KSB berubah mental, merubah mental yang malasa untuk mau bekerja. Merubah mental mengaku miskin untuk tidak mengaku miskin. ‘’Mari kita berhijrah mengadakan perubahan pada diri masing-masing. Allah SWT tergantung persangkaan hambanya, kalau kita menganggap diri kita miskin maka kita akan dimiskinkan oleh Allah. Kepada yang kaya, mari kita perhatikan sekitar kita, bantu mereka yang betul-betul miskin, jika tidak, maka kita akan berdosa,” jelasnya.

 

Sementara di Kelurahan Kuang terungkap dari Basis Data Terpadu Kementerian sosial, jumlah warga miskin di kelurahan yang memiliki warga sebanyak 5.492 atau 606 kepala keluarga ini sebanyak 2.279 jiwa. Namun setelah di verifikasi dan validasi menggunakan 16 indikator yang merupakan kombinasi indikator Kemnsos Nomor 146/HUK/2013 dan BPS Tahun 2017, jumlah warga miskin di Kelurahan Kuang  kini hanya 95 jiwa atau 28 kepala keluarga.

 

Setelah deklarasi pengentasan kemiskinan di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Sumbawa Barat ini, deklarasi akan dilanjutkan di tingkat kecamatan. Deklarasi di tingkat kecamatan dilaksanakan hari Jum’at tanggal 10 November yang juga bertepatan dengan Hari Pahlawan. Sementara puncak deklrasi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat ini akan dilaksanakan Senin tanggal 13 November di KTC, Komplek Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat.(Humas)