Lepas Festival Drum Band, Bupati: Drum Band Bangun Kekompakan 

TALIWANG—Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M menyebut Drum Band sebagai wadah membentuk karakter kerjasama, kekompakan, kreatifitas dan disiplin.

 

Hal ini disampaikan Bupati saat membuka Gema Swara Pariri Festival Drum Band Bupati Cup Se-NTB Tahun 2017. Pembukaan Festival Drum Band ini dilaksanakan di halaman Gedung Graha Fitrah, Sabtu pagi (11/11/2017). ‘’Saya menyambut baik festival drum band ini. Kegiatan drum band penting dalam membina para siswa dalam membangun kekompakan, kreatifitas, dan disiplin anggotanya,” kata Bupati.

 

Dituturkan Bupati, Drum Band merupakan perpaduan antara olahraga dan seni. Selain itu drum band merupakan jenis musik berbaris yang banyak digunakan  untuk menyemarakkkan berbagai kegiatan, baik upacara resmi maupun pembukaan atau peresmian kegiatan lainnya. Drum band atau marching band pun saat ini kian berkembang dan diminati semua kalangan.

 

Yuliono, S.Ap., selaku Ketua Panita dalam laporannya menyampaikan, selain untuk memeriahkan hari lahir ke-14 KSB tahun 2017, festival drum band ini juga dilaksanakan dalam rangka melaksanakan program kerja Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Sumbawa Barat masa bakti 2016-20120. Tujuannya, untuk melakukan pengembangan dan pembinaan terhadap perwiditraan (club-club) drum band, membina prestasi cabang olahraga drum band dalam menghadapi pekan olahraga Provinsi NTB Tahun 2018. 

 

Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan sumber daya pelatih di Sumbawa Barat dan meningkatkan silaturrahmi sesama perwiditraan. Festival drum band se-NTB ini akan dilaksanakan tiga hari, yakni dari tanggal 11 sampai 13 November 2017. Adapun peserta yang menyemarakkan festival drum band sebanyak 64 club, terdiri dari club tingkat TK, SD hingga SMA sederajat.(Humas)