10 Jabatan Eselon II, Sekretaris dan Jabatan Lainnya Terisi

 

 

TALIWANG—Sebanyak 32 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya dalam mengisi jabatan sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris OPD dan jabatan eselon III.a lainnya.

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah langsung dilakukan Bupati Sumbawa Barat, di gedung Graha Fitrah, Jumat pagi (5/01/2018). Tiga puluh dua pejabat yang dilantik mengisi jabatan baru yakni, 10 Kepala OPD yang sebelumnya lowong, mulai dari Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Sekretaris DPRD, Kepala BPAD, Kepala BPKD, Kepala Dikpora, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PUPRPP, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan dan Kasat Pol PP. Sementara 22 lainnya menduduki jabatan sekretaris OPD, Kepala Bagian dan Camat.

 

Berikut Klik > Daftar Pejabat Yang Dilantik dan Disumpah

 

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengatakan, 32 pejabat yang dilantik ini bukan hanya hasil forumulasi dari  Baperjakat. Namun juga diformulasi oleh Wakil Bupati dan Bupati. Ketika dipertemukan sore kemarin, forumalasi susunan pejabat tinggi pratama dan administrator (Eselon II.b dan III.a, Red) dari Baperjakat, Wakil Bupati dan Bupati ini sama. Ini untuk menghilangkan pemikiran masyarakat, jika ini orang ini, ini orang ini. Namun untuk mencari orang yang tepat untuk meningkatkan performa pemerintahan dalm membangun daerah.

 

Tujuan pemerintahan melaksanakan mutasi ini adalah untuk mengisi berbagai jabatan yang kosong dan meningkatkan performa pemerintah daerah sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan daerah. Para pejabat yang dimutasi diharapkan untuk bekerja maksimal ditempat tugasnya yang baru, bekerja dengan benar, bekerja dengan ikhlas sesuai aturan, kemudian jujur dan sungguh-sungguh. "Saya sudah melihat, semua kemampuan pejabat, semua sama, yang membedakan adalah sungguh-sungguh. Manusia tergantung pada kesungguh-sungguhannya," Kata Bupati.

 

Manfaatkan momen, peluang, detik demi detik dengan sungguh-sungguh dan di dalam koridor yang ada. Jika merasa abu-abu, maka segera konsultasikan ke pimpinan. Alhamdulillah dalam hal tindakan pidana KSB berada pada posisi paling rendah di antara 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB. Ke depan harus diperjuangkan lagi agar tindak korupsi dan pungli tidak terjadi lagi atau menjadi nol di Kabupaten Sumbawa Barat.

 

Kesungguh sungguhan juga harus diaplikasaikan dalam peningkatan kedisiplinan. Penempatan absensi di masjid saat sholat dzuhur dan ashar adalah untuk meningkatkan kedisiplinan. Namun diharapkan agar seluruh aparatur tidak datang ke masjid karena absensi. Namun murni untuk mendirikan sholat. Kemudian sungguh-sungguh melaksanakan senam pagi di setiap hari Jumat. Jangan hanya ramai di pinggir jalan. Ini semua tugas bapak ibu mendisiplinkan pegawai. Selanjutnya setiap malam Jumat harus hadir di forum yasinan. Kebersamaan penting untuk membangun semangat. ‘’Untuk para istri pejabat yang baru dilantik agar tidak menjadi penghambat kerja suami. Di mana-mana suami yang hebat ada istri yang kuat. Berikan dukungan kepada suami dalam menjalankan tugasnya,” imbuh Bupati.

 

Bupati juga menerangkan, masyarakat memiliki respon yang berbeda-beda terhadap kinerja pemerintah. Ada yang merasa puas, ada yang tidak puas dan lainnya. Pejabat jangan sampai harus merespon semua keluhan masyarakat. Apalagi merespon melalui media sosial. Sebab semakin berusaha membuat masyarakat puas, maka akan semakin banyak pihak yang akan tidak puas.

 

Dalam kesempatan ini, Bupati juga memerintahkan kepada Kepala OPD dan Sekretaris OPD yang baru dilantik untuk menyusun formasi jabatan bagi pejabat eselon III.b dan eselon IV di dinas/badan/kantor masing-masing. Susunan pejabat tersebut selanjutnya di serahkan dan digodog bersama dengan pak Sekda. Hidup ini belajar dan belajarlah untuk mengalah karena kita bukan yang terbaik dan belajarlan untuk merendahkan diri,” ajak Bupati.(Humas).