Bupati Tanam Cabai Program Polda NTB Peduli Petani

TALIWANG—Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M melaksanakan penanaman cabai secara simbolis dalam Gerakan Tanam Raya Serentak Polda NTB Peduli Petani 2018, Sabtu pagi (13/01/2017).

 

Penanaman dilaksanakan di lahan Kelompok Tani Bhayangkara di Blok Jorok Rasah Desa Beru  Kecamatan Jereweh. Untuk menuju lokasi penanaman cabai ini, Bupati harus mengganti kendaraannya dari mobil dinas Fortuner menggunakan motor trail anggota Polres Sumbawa Barat. Pasalnya, lokasi yang berjarak sekitar 3 Km dari kantor Desa Goa ini berlumpur akibat diguyur hujan.

Pejabat lainnya, mulai dari Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.I.K, Sekda KSB, Abdul Azis, S.H., M.H, Asisten I Setda KSB, Drs. Mukhlis, M.Si dan sejumlah Kepala OPD dan Kepala Bagian Setda KSB pun harus menunggangi motor trail anggota Shabara Polres Sumbawa Barat. Meski demikian, penanaman cabai ini pun berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan. Bupati dan pejabat lainnya berbaur dengan anggota kelompok tani hingga duduk di ladang menikmati sarapan pagi.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya menyampaikan  terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polda NTB umumnya dan Polres Sumbawa Barat khususnya. Upaya yang dilaksanakan Polda NTB ini untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat khususnya kebutuhan hortikultura. Untuk ketahanan pangan, KSB memiliki daya dukung yang kuat karena areal yang luas. 

Bupati menyebut, tugas utama Polri adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun kini Polri peduli dengan petani untuk membantu menguatkan ketahanan pangan. Harus diakui juga, sebab musabab kerawanan Kamtibmas banyak karena masalah pangan. Jika KSB berswasembada pangan atau berdaulat dalam hal pangan, maka keamanan dan ketertiban akan terus terjaga baik. ‘’Alhamdulillah padi kita sudah surplus, jagung ,kemudian daging. Namun yang kecil-kecil ini (sayur mayur, Red) masih kurang, ini perlu kita tingkatkan," ungkapnya.

Dikatakan Bupati, Dinas Pertanian kedepan agar mulai meningkatkan penanaman tanaman hortikultura. Sehingga kebutuhan masyarakat terutama sayur-mayur dapat dikurangi. Sebab sejauh ini sayur mayur masih harus didatangkan dari Pulau Lombok. ‘’Akhir tahun lalu saya berikan penghargaan kepada beberapa pegawai negeri sipil karena menginisiasi pemanfaatan lahan kritis untuk menanam buah dan sayur, ini harus terus didukung,” jelas Bupati. 

 

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.I.K dalam sambutannya mengatakan, program Gerakan Tanam Raya Serentak Polda NTB Peduli Petani 2018 ini merupakan program Kapolda NTB.  Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan di Provinsi NTB. Dampak dari meningkatnya ketahanan pangan, maka akan tercipta Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat). 

Dijelaskan Kapolres, Tanam Raya Serentak ini dilakukan di seluruh kabupaten/kota di NTB. Untuk di Kabupaten Sumbawa Barat, pusatnya dilaksanakan di Desa Beru Kecamatan Jereweh yang secara simbolis dilakukan Bupati Sumbawa Barat. Total lahan yang di tanami di Kabupaten Sumbawa Barat adalah tanaman padi seluas 5,7 hektar. Jumlah bibit padi yang di tanam sebanyak 4.000 bibit. Sementar bibit cabai akan ditanam di KSB sebanyak 35 ribu batang. "Pagi ini jajaran Polsek juga melaksanakan tanam raya serentak, ada yang padi ada yang cabai," kata Kapolres.(Humas)