Bupati Letakkan Batu Pertama MTs NW Jorok Tiram

 

 

TALIWANG—Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M meletakkan batu pertama pembangunan Madrasah Tsanawiyah (Mts) Nahdlatul Wathan (NW) Jorok Tiram, Desa Batu Putih, Kamis siang (1/02/2017).

Peletakan batu pertama pembangunan Mts NW ini bertepatan juga dengan hari lahir ke-3 Madrasah Aliyah (MA) NW Jorok Tiram. Dalam pelatakan batu pertama ini, Bupati juga didampingi oleh Pengurus Daerah NW Provinsi NTB. Meski diterpa hujan, Bupati yang enggan mengenakan sepatu boots yang disediakan panitia. MTs NW yang akan dibangun ini berada satu komplek dengan MA. Ke depan sekolah yang batu pertamanya di letakkan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, M.A tahun 2015 ini akan dijadikan pondok pesantren.

Manusia yang baik adalah manusia yang bisa bermanfaat untuk manusia lainnya. Bisa memberikan manfaat yang besar bagi sesama. Kemudian memperkuat dan memperbarui iman serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. "Pemerintah Kabupaten Sumbawa barat berterimakasih kepada Ketua Yayasan Nurul Yakin MA NW Jorok Tiram yang menginisiasi membangun madrasah ini, termasuk akan membangun Madrasah Tsanawiyah," kata Bupati.

Bupati pun berjanji akan memberikan bantuan dalam mendukung pembangunan MTs NW Jorok Tiram ini. ‘’Insya Allah Pemerintah Daerah akan membantu, karena ini bagian dari usaha kita dalam membangun dan memberikan pelayanan di bidang pendidikan kepada masyarakat,” ungkap Bupati.

Dijelaskan Bupati, kualitas sekolah agama memang tidak diragukan. Selain mendapat ilmu dunia juga yang paling utamanya yang didapat anak-anak adalah bekal ilmu agama. Apalagi bagi siswa yang duduk di bangku sekolah Menengah Pertama dan Atas yang merupakan masa transisi. Pemahaman agama sangat penting untuk dibekali pada anak-anak sejak dini. Dengan bekal pemahaman agama, mereka bisa menjaga diri sebaik-baiknya. Dan diharapkan generasi kedepan selalu mengatakan tidak para narkoba, tidak menikah di usia dini dan menjauhi free sex.

Kepala Sekolah MA  NW Jorok Tiram, Zulkarnain, S.Pdi mengatakan, bersama Ketua Yayasan Nurul Yakin, pembangunan mandarash ini dikaji selam dua tahun. Pembangunan pun terinspirasi dari banyaknya generasi Dusun Jorok Tiram yang putus sekolah untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas. Karenanya MA NW pun dibangun dengan berbagai keterbatasan yang ada. Tujuan pembangunan madrasah ini juga untuk menyukseskan program Bupati Sumbawa Barat dalam mengurangi angka putus sekolah. ‘’Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah memberikan banyak bantuan sarana dan prasarana dalam pembangunan MA NW Jorok Tiram,’’ katanya.(Humas)