Bersama Kapolda, Bupati Resmikan Gedung Dhira Brata

 

 

Kapolda Berikan Tausiyah Jaga Keamanan Jelang Pilkada

 

TALIWANG—Bersama Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M meresmikan gedung pelayanan masyarakat (Yanmas) ‘’Dhira Brata’’ Polres Sumbawa, Rabu (7/02/2018). Kapolda juga memberikan tausiyah kebangsaan dalam menjaga keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada)

 

Sebelum diresmikan Bupati dan Kapolda NTB menandatangani surat perjanjian hibah daerah. Gedung Yanmas yang diberi nama Dhira Brata kemudian diresmikan yang ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Kapolda NTB dan Bupati Sumbawa Barat. Rangkaian peresmian gedung berlantai dua yang menelan anggaran APBD Sumbawa Barat Tahun 2017 senilai Rp. 5 Miliar ini dilanjutkan dengan pembukaan selubung nama gedung.

 

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Ketua dan Anggota DPRD KSB, Sekda KSB, Kepala BNN KSB, Pejabat Penghubung Kodim 1907/Sumbawa. Asisten Setda KSB, Kepala OPD, Kepala Bagian Setda KSB, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat. Anggota PDPGR, Tokoh Pemuda dan masyarakat.

 

Bupati Dr. Ir. H. W. Musyafirin, M.M dalam sambutannya mengatakan, kehadiran gedung Yanmas akan membantu Polres Sumbawa Barat dalam melayani masyarakat. Dhira Brata yang berarti pelayanan yang bijaksana ini juga sejalan dengan semangat Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh.

 

Tahun ini juga akan menghibahkan dua unit rumah untuk perwira, membangun jalan di Polers dengan nilai anggaran Rp. 1,6 milyar. Untuk markas Brimob tahun ini diselesaikan site plan-nya dan mudah-mudahan tahun 2019 bisa dibangun. Mudah mudahan instansi vertikal yang lain seperti Brimob, kodim, Pengadilan Negeri, Lapas (lembaga pemasyarakatan) bisa lebih cepat ada sehingga bisa memberikan pelayanan lebih cepat kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan kegiatan perekrutan tenaga kerja PT. Mac Mahon yang akan menyerap sebanyak 927 orang. Tercatat 6.000-an lebih orang melamar untuk dapat bekerja di perusahaan operator di Proyek Batu Hijau. Sebanyak 85 persen yang lulus dari seleksi adalah warga lokal KSB.  50 persen dari 85 persen tersebut adalah orang lingkar tambang. 85 persen adalah angka yang luar biasa dibanding 70 orang luar KSB yang diterima. ‘’Sepantasnyalah warga KSB menerima dengan ikhlas hasil seleksi. Sebab kita bukan saja ber-KSB tapi kita juga ber-NTB dan ber-NKRI,” kata Bupati.

 

Isu kedua yang hampir merusak keamanan dan ketenteraman KSB adalah, masih ada istilah asli dan tidak asli KSB. Masalah ini bisa merembet dan berdampak buruk. Isu asli tidak asli adalah isu kuno dan kolot. Warga KSB warga yang terbuka dan toleran harus terus terbangun. ‘’Termasuk menghadapi pilkada, warga bebas memilih, tidak boleh mengintimidasi dan diintimidasi. Saya mengajak warga pilih lah gubernur yang dikenal bukan yang tidak dikenal. Pilih bukan masalah asli tidak asli, tetapi berdasarkan kapasitas atau kemampuan para calon,” ujar Bupati.

 

Usai peresmian Gedung Dhira Brata, Kapolda memberikan piagam penghargaan kepada masyarakat berprestasi dalam penegakaan hukum dan pemeliharaan keamanan di KSB, yakni kepada Anggota Polri, Tokoh Agama, Babinsa, Kepala Desa dan Advokad. Kemudian menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan warga lanjut usia berupa paket sembako. Paket sembako Kapolda akan dibagikan kepada 40 warga lansia di KSB.

 

Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firli, M.Si menjelaskan bahwa nama Dhira Brata untuk Gedung Yanmas Polres Sumbawa Barat diambil dari nama batalyon saat beliau menempuh pendidikan Akabri tahun 1990. Nama tersebut berasal dari bahasa Sansekerta yang bararti, sumpah janji yang teguh dan bijaksana yang juga bisa diartikan sebagai pelayanan atau pengabdian yang bijaksana. ‘’Mudah-mudahan dukungan Pemerintah Daerah dalam pembangunan gedung ini semakin memberikan layanan terbaik oleh Polres Sumbawa Barat kepada masyarakat, rakyat juga jangan ragu untuk datang ke kantor polisi,” katanya.

 

Dalam tausiyah Kapolda sebagai rangkaian silaturrahmi Kapolda NTB dengan komponen bangsa dalam rangka mewujudkan terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat jelang Pilkada serentak 2018, Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat KSB, mulai dari Pemda, Polri, Partai Politik, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas daerah demi kemanan, ketertiban dan ketenteraman masyarakat.

 

Pemilihan pemimpin bukan hal baru, tercatat sejak tahun 1955, Indonesia sudah 11 kali melaksanakan Pemilu. Sementara pelaksanaan Pilkada serentak tahun ini merupakan kali ketiga. Dalam memilih pemimpin, jangan sampai masyarakat menggadaikan daerah selama lima tahun. Jangan memilih pemimpin karena di bayar tetapi melihat programnya. ‘’Saya datang ke sini karena dorongan kecintaan dan kepedulian kepada masyarakat, dan mari dengan rasa cinta dan kepedulian, kita jaga keamanan, kenyamanan dan ketenteraman daerah kita menjelang Pilkada,” imbuh Kapolda.

 

 

Kapolda mengungkapkan, konflik di NTB turun drastis, jika tahun 2016 konflik di NTB sebanyak 175 kasus, maka pada tahun 2017 hanya 23 kasus. Menurunya angka konflik ini sangat berdampak pada keamanan dan ketenteraman masyarakat. Apalagi NTB merupakan daerah pariwisata dan masuk dalam program MP3EI (Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia) koridor V (Bali, NTB, NTT, Red) sebagai lumbung pangan dan gerbang pariwisata nasional.

 

Kecintaan dan kepedulian Pemerintah KSB terhadap masyarakat benar-benar tercipta di KSB, pemerintah daerah memberikan uang santunan setiap bulan kepada warga  lansia (lanjut usia) dan penyandang disabilitas senilai Rp. 250 ribu. Kemudian PDPGR yang telah membuka lapangan kerja baru dan menekan angka pengangguran di KSB dan menjadikannya yang terendah di Provinsi NTB, yakni hanya 5,1 persen dari jumlah penduduk.

 

Terkait Ketimpangan pembangunan, angka ketimpangan nasional sebesar 0,394. Angka ketimpangan Provinsi 0,397 atau di atas ketimpangan pembangunan nasional. Sementara angka ketimpangan KSB di bawah angka nasional yakni 0,37, artinya pembangunan pemerintah di KSB mendekati pemerataan. Banyak lagi indikator yang membuat KSB ini sangat membanggakan.(Humas)