Mutasi Kepsek, Wabup Harapkan Lebih Berinovasi

 

TALIWANG—Pada mutasi kepala sekolah/Kepsek lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Wakil Bupati, Fud Syaifuddin, S.T mengharapkan adanya inovasi guna memajukan pendidikan KSB. ‘’Kepala Sekolah dan guru harus berinovasi, saya berharap pendidikan KSB semakin baik,” kata Wakil Bupati, Fud Syaifuddin dalam sambutannya di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Selasa (13/03/2018).

Terlebih, lanjut Wabup kepada Kepsek yang dimutasi dan Kepala Dikpora KSB, Drs. Tajuddin, M.Si dan pejabat Dikpora KSB serta Kepala KCD se-KSB, Dikpora telah memenuhi SPM (Standar Pelayanan Minimal) Pendidikan Dasar. SPM pendidikan dasar KSB saat ini mencapai 98 persen. Mudah-mudahan Dikpora dan jajaran segera bisa memenuhinya menjadi 100 persen. Karenanya, inovasi di setiap sekolah sangat dibutuhkan. Termasuk peka memandang kehidupan sosial-masyarakat. Saat ini bangsa tengah diserbu oleh narkoba. Namun, bisa dilihat apakah sekolah telah berbuat untuk menjaga anak didik dari narkoba. Berinovasi membuat spanduk mengajak anak-anak menjauhi narkoba. Kemudian memantau jajanan atau permen yang dikonsumsi anak didik apakah mengandung narkoba atau tidak.

Contoh inovasi lain adalah membuat kegiatan sarapan bersama seperti yang dilaksanakan SDN Sapugara. Meski terlihat sederhana, tetapi inovasi ini sangat bermanfaat. Manfaatnya adalah, orang tua setiap pagi menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya. Kemudian anaknya di sekolah siap belajar setelah sarapan yang sarapannya Insya Allah dijamin sehat, dijamin anaknya tidak muntaber karena jajaran sembarangan dan lainnya. Termasuk guru melihat dan semakin peka terhadap makanan anak didiknya.

Wabup menjelasakan, menjadi aparatur salah satu konsekuensinya adalah siap ditempatkan di mana saja. Melihat KSB, wilayah kerjanya tidak terlalu jauh antara kecamatan yang satu dengan yang lain. Karenanya, setiap aparatur harus menerima kebijakan pimpinan daerah. ‘’kami pimpinan daerah menempatkan aparatur apa dan bagaimana penempatan bapak-bapak dan ibu-ibu sudah dipertimbangkan dengan matang,’’ terang Wabup.

Lanjut Wabup, permasalahan klasik yang dihadapi Dikpora adalah soal pengelolaan aset. Diharapkan Kepala sekolah untuk benar-benar memimpin pengelolaan keuangan dan aset agar lebih tertib disekolahnya. Semua aset di sekolah tidak luput dari pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Pemerintah pun telah menempatkan bendahara barang di setiap sekolah. Memberikan intensif agar pengelolaan keuangan dan aset di sekolah jajaran Dikpora KSB berjalan baik.(Humas)

Nama Kepsek SD/SMP dan TK Lingkup Pemerintah KSB yang diangkat berdasarkan Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor: 067/824/BKD/2018 dan Nomor: 068/824/BKD/2018 Tanggal 9 Maret 2018: