Da’i/Khatib Diminta Sosialisasikan Program Pemerintah

 

 

TALIWANG—Da’i/khatib diharapkan bisa membantu pemerintah dalam mensosialisasikan program pemerintah, termasuk menjadikan mental masyarakat berkarakter Ikhlas, Jujur dan Sungguh-Sungguh/IJS.

 

Demikian diungkapkan Bupati, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M saat membuka kegiatan pemberdayaan da’i/khatib masjid desa/kelurahan se-KSB. Kegiatan ini digelar Badan Amil Zakat Nasional/Baznas KSB di Hotel Andi Graha, Selasa pagi (10/04/2018). Bupati mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemberdayaan da’i/khatib sangat penting, bukan hanya dalam upaya membantu Baznas mengajak masyarakat membayar zakat, infak dan sodakoh. Namun juga bisa membantu pemerintah. ‘’Da’i/khatib sangat penting, kita bersinergi bagaimana da’i mengajak masyakat, kemudian nanti Baznas menampung dan menyarutkan zakat, infaq, sodaqoh,” kata Bupati.

 

Sebagai ujung tombak dalam syiar islam, da’i juga bisa menjadi corong pemerintah dalam mensosialisasikan program dan menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. Bagaimana da’i/khatib dalam khutbah atau kegiatannya dimasyarakat mengajak masyakat terutama generasi muda tidak mendekati narkoba. Kemudian isu pengentasan kemiskinan,  yakni mengkampanyekan dan membangun gerakan gotong royong melawan kemiskinan. Bagaimana mendengungkan program pemerintah daerah seperti bantuan bariri UMKM, Nelayan, Petani dan Bariri Ternak. Dimana bantuan  usaha itu tidak gratis, tetapi dengsn mekanisme mengembalikan  ke rekening mereka sendiri.

 

Selanjutnya ada bantuan untuk kesehatan, disabilitas dan lanjut usia. Kemudian bagaiaman da’i/khatib membangun kepedulian atau kebersamaan di tengah-tengah masyarakat. Yang penting juga da’i/khatib berperan membangun mental masyarakat memiliki karakter ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh/IJS. Ada warga yang sejatinya mampu tapi karena tidak memiliki karaktrt IJS kemudian mengaku miskin. ‘’Tolong bantu kami, agar masyarakat KSB berkarakter IJS. Bangun silaturrahmi dengan masyarakat, karena melalui masjid-masjid masyarakat akan lebih mendengar,” imbuh Bupati.

 

Ketua panitia Ir. Hamdi Serbini dalam laporannya menyampaikan, kegiatan yang diikuti 65  da’i/khatib masjid desa/kelurahan se KSB ini berupa sosialisasi, tatap muka dan pembekalan da'i/khatib untuk menyatukan persepsi melaksanakan dakwah islamiyah tentang zakat, infaq dan sodaqoh. Mengajak masyarakat untuk aktif membayar zakat, gemar berinfak dan bersodaqoh.(Bagian Humas & Protokol)

---------------------------------------------------------

Koleksi Foto Kegiatan : https://www.facebook.com/HumasProtokolSumbawaBarat/