“Launching Website”, Pelayanan BPM-PPT Terbaik se-Pulau Sumbawa

Acara “launching website” yang diadakan pada Selasa (09/09) dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, para Kepala SKPD, serta pihak dari perbankan dan investor. Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPM-PPT), Drs.Hajamuddin, membuka acara peresmian tersebut, yang menegaskan bahwa "launching website" menjadi pelayanan perizinan terpadu. Hal ini menjadi semacam motivasi dalam rangka mengawal seluruh proses investasi. “Pelayanan sudah cukup layak dan representatif baik dari segi kantor maupun pelayanan, hingga saat ini muncul website. Bahkan, pelayanan BPM-PPT merupakan yang terbaik se-Pulau Sumbawa”, tuturnya.

Bupati KSB, Dr. KH. Zulkifli Muhadli, SH.,MM, yang membuka acara tersebut memberikan sambutannya. “Alhamdulillah, dengan gedung yang masih terbatas, tapi BPM-PPT dengan giat berbenah. Hal ini patut diapresiasi karena begitu banyak perubahan dan kemajuan”, tuturnya, disertai tepuk tangan hadirin. Menurut Bupati KSB, kemajuan tersebut semakin membanggakan dengan telah selesainya pembuatan website BPM-PPT sehingga bisa tercipta networking (jaringan). Hal ini bisa menjadi media untuk menghubungkan BPM-PPT dengan calon investor.

Buya Zul juga mengingatkan bahwa investor memiliki pertimbangan dalam menanamkan investasinya. Salah satunya yaitu ingin tahu masalah perbankan di KSB dan menjadi tolok ukur daerah yang investable. Indikator lainnya adalah keberadaan hotel. Tingkat hunian yang biasanya layak diperhitungkan oleh investor ialah yang berada pada rentang 50%. Dengan angka tersebut, calon investor akan memiliki peluang persaingan untuk tumbuh 50% sisanya. Syarat lainnya ialah infrastruktur, misal ketersediaan informasi lahan atau kawasan. “Dengan adanya website, saya berharap bisa dipajang informasi tentang potensi dan segala proses yang terkait dengan investasi. Saya juga mengapresiasi SKPD lainnya yang sudah memiliki website seperti Dinkes, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta BK-Diklat”, lanjutnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati KSB berharap agar BPM-PPT ini memiliki sumber daya manusia yang berbeda dengan kantor lainnya, baik dari segi penampilan, dan kultur atau budaya kerja. “Pelayanan yang paling baik dan bagus menurut saya adalah di Kota Denpasar yang memiliki pelayanan sangat terpadu dengan gedung luas”, ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan launching website BPM-PPT yang beralamatkan di www.bpmppt.sumbawabaratkab.go.id oleh Bupati KSB. Tampilan pertama adalah video tentang Sumbawa Barat sebagai “Mutiara Tana Samawa”. Parwin, S.IP, sebagai Kasubbid Potensi Penanaman Modal BPM-PPT, menyatakan bahwa persiapan untuk website sekitar satu bulan, dengan melibatkan tim masing-masing bidang. “Konten dari website mencakup potensi pengendalian dari Sekongkang-Tano. Ini akan terus di-update”, jelasnya. Dalam website, juga ditampilkan syarat-syarat untuk mengurus IMB dan izin lainnya, sehingga masyarakat bisa langsung membawanya ke BPM-PPT.

Terkait dengan pemberlakuan sistem “One Day Service”, seperti yang dihimbau oleh Bupati Sumbawa Barat, Parwin melihat kemungkinan itu ada. Hanya saja, sistem tersebut agak sulit karena tim harus melakukan survey lapangan sebelum mengeluarkan izin, kecuali apabila tim di luar BPM-PPT misal dari Dishubkominfo atau Dinas PU, bisa berkantor di BPM-PPT. “Jadi pelayanan satu atap bisa terwujud”, harapnya. Pada 2015, rencananya akan dicanangkan Sarana Pelayanan Reformasi dan Pelayanan Perizinan Elektronik (SPIPISE). Berbagai persiapan dilakukan termasuk mengikutkan staf BPM-PPT dalam pelatihan di BPM pusat.

Meskipun begitu, kemajuan yang dicapai BPM-PPT tak lepas dari kendala. Parwin menyatakan sarana prasarana gedung kantor pun menjadi sedikit masalah, terutama sistem pelayanan yang akan diperluas, termasuk dengan pengadaan Ruang Konseling Investasi. Oleh karena itu, dia berharap rencana perluasan gedung kantor BPM-PPT yang diusulkan pada 2015 bisa terwujud.[nh]