BP3AKB Provinsi NTB Jalin Komunikasi Interaktif dengan PLKB

Kegiatan penyuluhan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak merupakan salah satu upaya perlindungan dari negara dalam mempersiapkan generasi bangsa. Agar generasi yang tumbuh adalah yang berkualitas, pembangunan seutuhnya bukan hanya dari sisi fisik semata, tapi sikap mental untuk perkembangan jiwa dan raga. Hal itulah yang diungkapkan oleh Asisten I Setda, Azis.,SH.,MH, dalam acara rapat koordinasi atau komunikasi interaktif dengan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Sumbawa Barat. Menurutnya, kegiatan koordinasi ini merupakan wujud dari perhatian pemerintah daerah untuk ikut menangani perlindungan perempuan dan anak.

Rapat koordinasi dan komunikasi tersebut merupakan acara dari Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB). Kegiatan yang difasilitasi oleh Kantor Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB), Kabupaten Sumbawa Barat, terselenggara pada 14 Oktober 2014. Bertempat di Ruang Sidang Setda I, kegiatan tersebut ditujukan untuk 35 PLKB tersebar di Sumbawa Barat.

Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi ajang promosi penyuluhan kesehatan ibu, bayi, dan anak melalui kelompok kegiatan di masyarakat. PLKB/PKB adalah pegawai pemda kabupaten/kota di desa atau kelurahan yang bertugas melaksanakan/mengelola, menggerakkan, memberdayakan, serta menggalang dan mengembangkan kemitraan dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan Program KB. PLKB bergerak bersama institusi masyarakat pedesaan/ perkotaan  di tingkat desa dan atau kelurahan.

Menurut Hj. Hafni, SE, Kepala Kantor P3AKB, ada 10 langkah penggarapan program PLKB meliputi pendekatan tokoh formal, pendataan dan pemetaan, pendekatan tokoh informal, pembentukan kesepakatan (Mmd), penegasan kesepakatan, penerangan dan motivasi, peneladanan/pembentukan grup pelopor, pelayanan KB-KS, pembinaan Peserta, pencatatan, pelaporan, dan evaluasi.

Hal tersebut menjadi salah satu materi yang dipaparkan dalam rapat koordinasi dan komunikasi interaktif BP3AKB dengan PLKB. Materi lainnya adalah penguatan pentingnya PLKB sebagai unsur yang mengemban tugas mulia untuk membangun mental generasi penerus, dan menjadi bagian dari implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2012.[nh]