Administrasi Pemerintahan

Kabupaten Sumbawa Barat dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2003 yang berlaku sejak 20 November 2003, Daerah Sumbawa Barat ditetapkan sebagai daerah otonom dengan ibukota di Taliwang. Pada awal pembentukannya  Kabupaten  Sumbawa  Barat terbagi  terdiri  dari  5  kecamatan yaitu, Kecamatan Jereweh, Kecamatan Taliwang, Kecamatan  Brang Rea, Kecamatan  Seteluk  dan Kecamatan  Sekongkang.  Sampai  tahun  2008  terjadi pemekaran wilayah administrasi dari 5 kecamatan menjadi 8 kecamatan, hal ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat serta didasarkan atas kriteria kemampuan  ekonomi,  potensi  daerah,  kondisi  sosial  budaya  dan  sosial  politik, luas  daerah,  jumlah  penduduk,dan  berbagai pertimbangan  lainnya  yang  telah ditetapkan berdasarkan Undang-undang.

Struktur  wilayah  Kabupaten  Sumbawa  Barat  adalah  Kecamatan  sebagai wilayah langsung di bawah kabupaten, setiap Kecamatan terbagi atas beberapa desa/kelurahan sesuai  dengan  luas kecamatan dan jumlah penduduk yang menetap pada kecamatan tersebut. Dalam setiap desa terbagi menjadi Satuan Lingkungan  Setempat (SLS) yaitu Dusun/Lingkungan sebagai SLS  tertingi dan RW/RT sebagai SLS terkecil. Kecamatan Taliwang memiliki 13 Desa/Kelurahan. Jumlah tersebut  merupakan  yang terbanyak di antara  seluruh  kecamatan se Kabupaten Sumbawa Barat hal ini  sesuai  dengan  luas wilayah dan  jumlah penduduknya yang tertinggi diantara kecamatan lainnya.

Banyaknya Wilayah Adminisrasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat 

(Sumber :Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2017 BPS Kab. Sumbawa Barat)

 

KECAMATAN

IBU KOTA

KECAMATAN

JUMLAH

LINGK./

DUSUN

KELURAHAN

DESA

SEKONGKANG

SEKONGKANBAWAH

0

7

21

JEREWEH

BERU

0

4

15

MALUK

BENETE

0

5

17

TALIWANG

KUANG

7

8

57

BRANG ENE

MURA

0

6

18

BRANG REA

TEPAS

0

9

32

SETELUK

SETELUTENGAH

0

10

35

POTO TANO

POTTANO

0

8

25

TAHUN

JUMLAH

2016

7

57

220

2015

7

57

220

2014

7

57

220

2013

7

57

220

2012

7

57

220

2011

7

57

219

 

Mengambil peran sebagai garis depan dalam Implementasi program dan kebijakan dalam pembangunan selain sebagai katalisator untuk percepatan kemajuan dalam wilayahnya, aparatur pemerintahan terutama di Desa/Kelurahan juga berfungsi sebagai sosialisator program pembangunan yang digariskan dari atas sekaligus sebagai  penyampai  aspirasi  masyarakat  kepada parapengambil kebijakan maka perlu dukungan sumberdaya manusia yang baik sebagai  persyaratan  untuk  mampu meningkatkan daya  saing  yang  salah  satu indikatornya dapat dilihat dari  tingkat  pendidikan  Kepala Desa/Lurah selaku pemimpin dan pengambil kebijakan dilevel paling bawah

Banyaknya Kepala Desa/Lurah  Menurut Kecamatan dan Pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat

(Sumber :Kabupaten Sumbawa Barat Dalam Angka 2017 BPS Kab. SumbawBarat)

 

KECAMATAN

JUMLAH DESA/

KELURAHAN

PENDIDIKAN

SMP

SMA

DIPLOMA

SARJANA

SEKONGKANG

7

-

7

-

-

JEREWEH

4

-

4

-

-

MALUK

5

-

3

-

2

TALIWANG

15

-

5

-

10

BRANG ENE

6

-

6

-

-

BRANG REA

9

-

6

-

3

SETELUK

10

-

10

-

-

POTO TANO

8

-

6

-

2

TAHUN

JUMLAH

2016

64

-

47

-

17

2015

64

1

41

1

21

2014

64

4

33

9

18