Topografi Wilayah

Keadaan Topografi wilayah KSB cukup beragam, mulai dari datar, bergelombang curam sampai sangat curam dengan ketinggian berkisar antara 0 hingga 1.730 mdpl, meliputi datar seluas 21.822 hektar (11,80%), bergelombang seluas 16.369 hektar (8,83%), curam seluas 53,609 hektar (28,999%), dan sangat curam seluas 93.102 hektar (50,35%) ketinggian untuk kota-kota kecamatan di KSB berkisar antara 10 sampai 650 mdpl.

Topografi semakin datar sebagian besar digunakan untuk kegiatan pertanian dan lokasi permukiman, sedang topografi semakin curam merupakan kawasan hutan yang berfungsi untuk melindungi kawasan sekitarnya yang lebih rendah. Tingginya  persentase  luas  tanah  yang  termasuk dalam klasifikasi curam di Kabupaten Sumbawa Barat menyebabkan persentase wilayah yang dapat digunakan sebagai lahan produktif terutama untuk pertanian menjadi  relatif  sedikit  dibandingkan  dengan  luas  wilayah Kabupaten  Sumbawa Barat itu sendiri.

Tabel Perbandingan Kemiringan Tanah Kabupaten Sumbawa Barat, Pulau Lombok, Pulau Sumbawadan NTB Tahun 2008 (Sumber : BPN Sumbawa Barat)

 

 

Daerah

Klasifikasi KemiringanTanah

Datar

(0– 2 %)

Bergelombang

(2 –15%)

Curam

(15– 40 %)

SangatCuram

(>40%)

Luas

(Ha)

%Thd Total Luas

Luas

(Ha)

%Thd Total Luas

 

Luas (Ha)

%Thd Total Luas

 

Luas (Ha)

%Thd Total Luas

 Kab.Sumbawa Barat

21.822

11,80

16.369

8,85

53.609

28,99

93102

50,35

 Pulau Lombok

139.400

29,41

165.280

34,87

124.200

26,20

45.085

9,51

 PulauSumbawa

217.139

12,52

405.642

23,38

681.044

39,26

431.011

24.84

 NTB

356.53

16,14

570.92

25,85

805.24

36,46

476.10

21,55