Kelistrikan

Listrik adalah sumber energi yang paling vital bagi rakyat Indonesia, karena merupakan sumber energi utama yang digunakan di negara ini. Bahkan, salah satu tolok-ukur dasar bagi kemajuan suatu  wilayah adalah terjangkau atau tidaknya wilayah itu oleh jaringan listrik. Listrik digunakan oleh  masyarakat untuk  banyak  hal,  baik  dalam kapasitasnya sebagai  kebutuhan  rumah  tangga, maupun untuk usaha perekonomian.

Tabel Banyaknya Keluarga yang Mengunakan Listrik PLN dan Non PLN di Kabupaten SumbawaBarat tahun 2008

 (Sumber : Data Susenas Dioalah)

 

Kecamatan

Jumlah Keluarga PenggunaListrik

PLN

Non PLN

POTOTANO

1,613

398

SETELUK

3,445

0

TALIWANG

9,052

222

BRANGENE

1,138

0

BRANGREA

2,526

310

JEREWEH

1,568

3

MALUK

2,502

0

SEKONGKANG

499

1,009

Jumlah

22,323

1,942

Di Kabupaten Sumbawa Barat, secara total terdapat 112 pembangkit listrik yang beroperasi, yang  terdiri dari 2 buah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan110 buah Pembangkit Listrik Tenaga  Surya (PLTS). PLTS dikelola oleh pihak swasta untuk mengatasi persoalan listrik bagi wilayah-wilayah yang belum terjangkau oleh jaringan listrik. Potensi listrik yang dihasilkan sekitar 21.337.029 Kwh, dengan jangkauan pelayanan mencapai 22,343 Kepala Keluarga, namun seperti yang diuraikan diatas masih ada beberapa keluarga yang belum menikmati layanan listrik PLN terutama di daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan.