Sumbawa Barat, – Perayaan Festival Ballona Kertasari 2021 berlangsung semarak. Tampak masyarakat tumpah ruah ikut menyaksikan berlangsungnya kegiatan tersebut yang berlangsung di sebuah lokasi berhadapan dengan pantai kertasari. Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir.H.W.Musyafirin.MM turut hadir dalam kesempatan tersebut bersama Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Camat Taliwang dan jajaran dinas lainnya. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat Andi Laweng SH, dan Akheruddin SE., ME.

Dalam kesempatan menyampaikan laporannya, ketua panitia kegiatan Oktavian Daeng Mambua, S.Kom. menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk melestarikan budaya desa labuhan kertasari. Hal tersebut penting untuk dilakukan karena saat ini desa labuhan kertasari telah masuk dalam 99 desa wisata yang ada di Provinsi NTB. Sementara itu, Kepala Desa Labuhan Kertasari Syarifuddin menjelaskan bahwa misi untuk pelestarian. Kebudayaan tersebut tidak mungkin dapat terlaksana tanpa adanya partisipasi yang kuat dari masyarakat, dan sikap IJS dalam mewujudkan pelaksanaan gawe adat tersebut. Kedepannya ia berharap bahwa kegiatan tersebut dapat memberilan ruang untuk terlaksananya pelestarian budaya masyarakat Desa Kertasari dimasa yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut turut pula hadir Anggota DPRD KSB Andi Laweng, SH dan sekaligus perwakilan tokoh masyarakat desa kertasari memberikan sambutannya. Andi Laweng menegaskan bahws berhasilnya pelaksanasn kegiatan tersebut karena masyarakat desa labuhan kertasari memegang dua prinsip yaitu Siri yang berarti ila kalau dalam bahasa Sumbawa, dan Pakrizi yang berarti sakit. Dua hal tersebut yang menjadi penyeru masyarakat untuk tetap semangat dalam persatuan. Dengan memegang kedua prinsip tersebut, Kertasari kedepan akan menjadi Kertasari yang maju dan luar biasa.

Diungkapkan juga bahwa dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut Pemda telah memberikan landasan produk hukum yaitu Perda Riparda, Perda pelestarian kebudayaan, RPJMD, dan Perda Gotong royong. Oleh karenanya menurut Andi Laweng, Pemda berkontribusi dan memiliki tanggungjawab untuk terselenggaranya kegiatan Ballona Festival Kertasari secara rutin. Dalam kesempatan tersebut Andi Laweng juga memberikan semangat kepada masyarakat desa Labuhan Kertasari agar tetap berkomitmen. Dengan pegangan Siri dan pakrizi akan terbangun kepedulian, kebersamaan, ketaatan, itu dapat menjadi modal dasar untuk membangun desa kertasari yang luar biasa, ungkap Andi Laweng.

Sementara itu Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. dalam kesempatan memberikan sambutannya menyatakan bahwa, kebersamaan yang paling utama dalam setiap apa yang kita lakukan. Semua hal dapat kita tuntaskan dengan adanya kebersamaan. Disampaikan Bupati bahwa selama memantau pelaksanaan festival, Ballona Festival Kertasari nilainya paling atas, selanjutnya ada festival baunyale, ada juga festival samporon tangkel, dan festival melala jereweh. Melaksanakan festival tidak gampang, butuh kerja keras dan semangat IJS. Dengan potensi Desa Labuhan Kertasari berupa Pantai yang indah, budaya yang unik perlu dikemas dengan konten yang menarik. Dan promosinya harus terus di evaluasi. Pemerintah Daerah dalam hal ini sudah nendekatkan rentang kendali yaitu dengan adanya Kapal cepat, dan Bandara. Desa Labuhan Kertasari nanti akan menjadi daerah transit. Orang sudah banyak yang membeli tanah, itu karena alasan rentang kendali kedepannya akan semakin dekat. Dengan adanya prinsip siri ditambah lagi dengan IJS, Insyaallah Desa Labuhan Kertasari akan menjadi maju, terang Bupati.

Kegiatan diakhiri dengan pergelaran tari akbar yang diikuti oleh sebanyak 150 penari yang ada di Desa Labuhan Kertasari. Tampak anak, remaja, bahkan ibu-ibu turut menjadi pemain. Para penari sangat menghayati perannya dalam menari sehingga mendapat respon decak kagum dari seluruh penonton yang hadir.