Sumbawa Barat, – Berbicara seni, kita harus memaknainya sebagai sesuatu yang indah dalam segala hal, bukan saja dari penampilan dan hal-hal yang tampak di depan mata saja. Tetapi seni sebenarnya berangkat dari cara kita berfikir kemudian bertindak dan menghasilkan sesuatu yang indah, nyaman, sejuk, tenteram, dan segala hal yang baik-baik.

Bupati Sumbawa Barat DR. Ir.H.W.Musyafirin.,MM menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya pada pembukaan FLS2N tingkat Sekolah Dasar tahun 2021. Bupati menyampaikan bahwa seni bisa masuk di banyak aspek. memanajemeni sesuatu butuh seni, memadukan berbagai potensi sumber daya yang ada butuh seni. Ini yang perlu kita latih, kembangkan dan kita awali bagi generasi KSB. Misalnya penampilan pantomim yang kita saksikan hari ini adalah contoh kecil. Banyak hal dari kita memerlukan pemahaman untuk mengerti apa pesan yang disampaikan dalam pantomim tersebut. Gerak, irama yang dihasilkan adalah perpaduan yang membutuhkan imajinasi sehingga memberi ruang bagi penonton untuk menilai apa pesan dari pantomim tersebut.

Generasi KSB harus memiliki karakter seni. Bagi yang punya bakat bidang seni, harus terus disalurkan, dan ditularkan kepada anak-anak yang lain. Untuk menghasilkan karya seni yang baik tentu membutuhkan seni ber ide, mengatur, mendesain sehingga menghasilkan karya yang baik. Bupati berpesan dalam kesempatan tersebut agar para dewan juri obyektif, dan harus memilih anak-anak yang betul-betul punya bakat.

Kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nadional (FLS2N) yang berlangsung selama dua hari tersebut di mulai dari tanggal 2 – 3 juli dan ditutup pada malam ahad. Dalam laporan yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Kecamatan hingga Nasional. Peserta yang ikut terdiri dari peserta pantomim 5 orang, nyanyi solo 10 orang, seni tari 20 orang, peserta anyaman, serta cerita bergambar. “Para peserta yang lolos seleksi insyAllah akan mewakili KSB pada seleksi tingkat Nasional pada pekan ke 4 bulan juli dan dilakukan secara virtual”, tutup Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat. (Prokopim/rilis76/VII/2021)