Sumbawa Barat, – Guna membumikan gotong royong ke dalam program-program pembangunan di Sumbawa Barat, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM mengukuhkan dan melantik Agen Gotong Royong Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) pada Kamis (19/08/2021), pagi bertempat di Hanipati Resto Taliwang.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 188.4.45.936 Tahun 2021 tentang Pembentukan Tim Penyelenggara Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong Kabupaten Sumbawa Barat Tahun Anggaran 2021, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM melantik sebanyak 16 orang Agen Gotong Royong PDPGR Kecamatan, dan sebanyak 684 orang Agen Gotong Royong PDPGR Peliuk. Sehingga total Agen PDPGR yang dilantik yakni sebanyak 700 orang yang tersebar di seluruh daerah di KSB.

Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas seluruh stakeholders, para Aparatur Sipil Negara (ASN), para Pegawai Tidak Tetap (PTT) serta para Agen PDPGR karena telah menjaga marwah KSB sebagai Bumi Gotong Royong, Bumi Pariri Lema Bariri sehingga menjadikan KSB sebagai satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang berhasil menuntaskan 5 Pilar STBM.

Lanjut Bupati, sebagai Agen PDPGR haruslah menjunjung tinggi rasa sosial kemasyarakatan dan meninggalkan urusan yang bersifat individual. Membantu orang lain harus menjadi prinsip hidup yang ditanamkan seorang Agen PDPGR. “Seorang Agen PDPGR harus meninggalkan hubungan vertikal atas bawah, karena siapapun kita hubungannya setara dan tidak bisa dibeda-bedakan. Kedua, tinggalkan perilaku eksklusif dan arahkan menjadi perilaku inklusif. Terakhir, tinggalkan sifat yang individual. Kita haruslah hidup berdampingan bersama, prinsip hidup ini adalah melakukan sesuatu untuk orang lain karena membantu orang lain sama dengan kita membantu diri kita sendiri. Ketika kita membantu orang lain, maka yakinlah semua hal-hal baik akan kembali kepada kita, keluarga kita, dan daerah yang kita cintai”, jelas Bupati.

Diakhir sambutannya, Bupati KSB mengajak para Agen PDPGR serta seluruh stakeholders yang hadir untuk dapat menjaga 5 Pilar STBM dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab secara ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh. “Mari kita jaga seluruh Pilar STBM karena menjaga STBM berarti kita sedang membangun dan menjaga peradaban. Peradaban yang telah dicanangkan oleh para pendahulu pendiri KSB ini adalah peradaban fitrah, Penuntasan 5 Pilar STBM ini adalah ikhtiar kita bagaimana kita mengisi dan mempersiapkan langkah-langkah kita menuju peradaban fitrah”, tutup Bupati. (Prokopim/rilis193/VIII/2021)