Rilis/02/Humpro/I/2019

 

TALIWANG—Jum’at pagi (4/1/2019), Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M memantau progres pembangunan rumah korban gempa bumi.

Pembangunan rumah korban gempa bumi di KSB terus menggeliat. Berbagai pilihan konstruksi dipilih warga sebagai tempat tinggal untuk memulai hidup baru pasca gempa 19 Agustus 2018. Seperti yang dipantau oleh Bupati di Desa persiapan Lamunga, Kecamatan Taliwang. Sejumlah rumah korban gempa bumi terbangun. Konstruksinya beragam, mulai dari konstruksi konvensional (rumah batu), konstruksi rumah kayu dan konstruksi pondasi batu dengan dinding kayu.

Bupati cukup bangga dengan warga yang semangat untuk bangkit pasca gempa. Rumah korban gempa bahkan sudah ada yang ditempati. Bupati pun memberikan semangat untuk warga yang sedang membangun rumahnya kembali. Warga pun senang dengan kehadiran Bupati yang bersilaturrahmi dengan mereka dan memberikan semangat membangun rumahnya.

Gempa di KSB 19 Agustus 2018 lalu merusakan 18.514 sesuai hasil verifikasi dari tahap pertama hingga tahap enam. Empat bulan lebih pasca gempa, rumah warga korban gempa  di KSB yang terbangun sebanyak 346 unit. Progres pembangunannya mulai dari 40 persen hingga 100 persen atau rampung bahkan sudah dihuni. Rumah yang terbangun mulai dari rumah yang terverifikasi tahap pertama dan kedua yang telah menerima dana stimulan. Namun, dengan dorongan Pemerintah Daerah, warga yang belum menerima dana stimulan seperti tahap ketiga dan keempat pun sudah membangun rumahnya, baik konstruksi baik Risha, Riko, Rika dan perpaduan antara Riko dan Rika.(Bagian Humas & Protokol)

 

0

6total visits,2visits today