Sumbawa Barat, – Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Ke-18 Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) di Lapangan Graha Fitrah Kompleks Kemutar Telu Center pada Sabtu (20/11/2021), pagi.

Hadir dalam kesempatan ini Anggota DPR RI, H. Muhammad Syafrudin, S.T., M.M., Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Pemerintahan, Aparatur, Politik, Hukum dan Pelayanan Publik, H. Abdul Azis, S.H., M.H., Bupati Dompu, Kader Jaelani, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T., Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah KSB, Presiden Direktur PT. AMNT serta Kepala OPD Lingkup KSB.

Hingga genap berusia 18 tahun, pencapaian-pencapaian luar biasa menjadi kado special untuk masyarakat KSB. Diantaranya Penghargaan dari Menteri Kesehatan RI atas keberhasilan KSB menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang dapat menuntaskan 5 Pilar STBM yang berujung pada penghargaan bergengsi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Di sisi lain, ungkap Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa Forum Yasinan (Pelayanan Setara Inklusif Andalan) yang telah didengungkan sejak lama menjadikan KSB terpilih menjadi Best Innovation Spotlight Award untuk Wilayah Asia Pasific dalam kompetensi yang diadakan oleh Open Government Partnership (OGP) Global dan akan diserahkan pada KTT OGP dunia di Seoul, Korea Selatan pada 15 Desember 2021 mendatang.

Menutup sambutannya, Bupati berharap agat semua pihak tetap mengutamakan sinergisitas dan kerja keras bersama. “Saya berharap kita tetap dalam satu barisan, mendorong pemerintah yang transparan, akuntabel dan partisipatif. Melalui PDPGR, kita kuatkan peran posyandu menjadi posyandu gotong royong”, tutup Bupati.

Dalam kesempatan ini pula, KSB mendapat bantuan revitalisasi 228 posyandu menjadi posyandu gotong royong dan bantuan lenguatan kelembagaan PDPGR dari PT. AMNT. Selain itu, dilakukan penyerahan apresiasi kepada atlet PON NTB asal KSB yang telah berlaga di PON ke-20 Papua.

Setelah pelaksanaan upacara peringatan selesai, kemudian dilanjutkan dengan parade budaya dari berbagai etnis yang tinggal di KSB, diantaranya etni Samawa, Sasak, Mbojo, Bali, Jawa, Papua, dan lain sebagainya.