Komandan Resort Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti, Kol. CZI Ahmad Rizal Ramdhani mengapresiasi cepatnya rehabilitasi dan rekonstruksi rumah korban gempa di KSB. Apresiasi ini diungkapkan Danrem dalam acara pengarahannya kepada Dinas Perumahan dan Permukiman, BPBD, Fasilitator TNI, Polri dan Sipil dan Aplikator dalam rangka Evaluasi Percepatan Rehab-Rekon di KSB dan Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dilaksanakan di Aula Gedung Graha Praja Setda KSB, Kamis siang (4/07/19). Hadir dalam kegiatan, Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, S.T, Sekda KSB, Dandim 1628/ Sumbawa Barat, Dandim Sumbawa, Kapolres Sumbawa Barat, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi NTB, para Asisten dan Kepala OPD Pemerintah KSB.

Dibeberkan Danrem, KSB menduduki peringkat pertama atas progress pembangunan dan perbaikan rumah korban gempa. Menyusul Kota Mataram di posisi kedua. Lombok Tengah di posisi ketiga, Kabupaten Sumbawa posisi keempat, Lombok Timur posisi kelima dan posisi terakhir adalah Lombok Utara.  Seharusnya, KLU yang harus lebih tinggi progresnya, karena KLU paling awal mendapat perhatian Pemerintah. Adanya keterlambatan rehab-rekon di sejumlah daerah adalah tidak lain karena kurang kompaknya seluruh pihak yang terlibat. “Karenanya, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada fasilitator, aplikator maupun teman-teman Pokmas di KSB yang progres rehab-rekonnya cepat,” kata Danrem.

Ditegaskan Danrem, kehadirannya ke KSB adalah untuk mengevaluasi dan memicu atau menyemangati pihak yang terkait dalam Rehab-Rekon di KSB dan Kabupaten Sumbawa. Sebab, sebelum Pilpres proses rehab-rekon cukup tinggi. Tetapi pasca Pilpres grafiknya malah landai bahkan menurun. Kepada fasilitator baik dari TNI, Polri dan fasilitator sipil, Danrem mengimbau, pertama agar tetap semangat dalam pendampingan rehab-rekon rumah korban gempa. Kedua, mengingat dan melaksanakan amanah dengan baik, terlebih karena diberikannya insentif dari pendampingan tersebut.

Wakil Bupati Fud Syaifuddin, S.T dalam sambutannya menyampaikan, jumlah rumah penerima dana stimulan rehab-rekon sesuai validasi final di KSB sebanyak 18.430 unit. Rinciannya 1.286 unit rusak berat, 3.835 unit rusak sedang dan 13.309 unit rusak ringan. Untuk progres rumah yang sudah direhab-rekon, rumah Rusak Berat (RB) sebanyak 883 sudah terbangun, sisanya 403 unit. Rusak Sedang (RS) diperbaiki  1.969 unit, tersisa 1.866 unit. Rusak Ringan (RR) diperbaiki 3.154 unit, sisa 10.155 unit. Untuk sisa dana yang belum ditransfer pemerintah sebanyak Rp. 123.760.000.000,-. “Melalui kesempatan ini, atas nama Bupati Sumbawa Barat mengucapkan terimakasih atas kerjasam dan partisipasi semua pihak terutama TNI-Polri dalam percepatan rehab-rekon di KSB. Saya juga mengajak teman-teman fasilitator untuk hadir ke Forum Yasinan Pemerintah KSB, di forum tersebut masyarakat bebas mengkritisi, memberi masukan kepada Pemerintah Daerah, agar semakin terbangun kekompakan kita untuk rehab-rekon rumah warga,” kata Wabup.(Humpro/Rilis 170/VII/2019)

Koleksi foto: halaman Facebook humas protokol sumbawa barat

0