Sumbawa Barat, – Dorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) lebih kompetitif dan produktif, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST didampingi Penjabat Sekretaris Daerah KSB, Amar Nurmansyah, ST., M.Si. buka kegiatan Sosialisasi dan Verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) IKM se- KSB pada Kamis, (01/07/2021) pagi bertempat di Ruang Sidang I Sekretariat Daerah KSB.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh para pelaku IKM se- KSB, Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro, Wakil Rektor I Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Wakil Rektor IV Universitas Mataram, Direktur LPPM, serta Wakil Dekan Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram.

Surveyor Indonesia dalam kesempatan ini menerangkan tentang sejarah hadirnya TKDN, persyaratan dan proses untuk mendapatkan TKDN dan keuntungan bagi para pelaku IKM yang memiliki sertifikat TKDN, serta penerapan cara perhitungan TKDN yang lebih mudah dan tidak membebani para pelaku IKM.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST dalam sambutannya mengungkapkan bahwa para pelaku IKM di KSB masih banyak yang belum memiliki sertifikat TKDN. Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati meminta para pelaku IKM agar dapat memanfaatkan momentum ini secara maksimal untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam memecahkan masalah yang muncul dalam dunia industri sehingga bisa merubah wajah IKM di KSB agar bisa diterima dan diakui secara nasional bahkan internasional.

“Saya berharap kepada para narasumber bisa berbagi bagaimana cara agar kami bisa merubah wajah UMKM Sumbawa Barat, merubah kualitas yang ada agar diakui ditingkat nasional. Kemudian, saya berharap Bappeda sebagai leading sektor perencanaan yang ada di Sumbawa Barat dan Koperindag sebagai leading sektor untuk membina UMKM dan industri kecil ini secara maksimal serta memberikan standarisasi yang jelas terhadap UMKM”, tutup Wabup. (Prokopim/rilis75/VII/2021)