Dukungan perbankan dibutuhkan dalam mensukseskan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di KSB. Pemerintah KSB pun duduk bersama dengan pimpinan Perbankan di KSB. Silaturrahmi ini dipimpin langsung Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M di ruang rapat utama Gedung Graha Fitrah, Senin siang (4/03/19). Pertemuan ini membahas bentuk kerjasama, gotong royong mewujudkan KSB menjadi kabupaten yang sukses STBM.

Untuk mewujudkannya, ada lima pilar yang harus dituntaskan, pertama bebas buang air besar sembarangan/ODF. Alhamdulillah pilar pertama ini sudah tuntas di KSB. Selanjutnya mewujudkan pilar kedua, yakni cuci tangan pakai sabun. Pilar ketiga, pengelolaan air minum rumah tangga, keempat pengelolaan sampah dan kelima pengelolaan limbah cair rumah tangga. ‘’STBM ini program nasional, dukungan dari perbankan kita butuhkan agar KSB suskses STBM secara nasional,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan, Pemerintah KSB telah berkontribusi untuk perbankan di KSB. Selain penyertaan modal di Bank NTB Syariah, kerjasama lainnya yang merata di perbankan lainnya juga berjalan. Seperti penempatan dana PDPGR Kartu Pariri dan Bariri. Dari situ, Perbankan juga bisa membantu Pemda. Bentuknya adalah dukungan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, seperti bak sampah, alat pengangkut dan lainnya. ‘’Saya tantang bapak-ibu, kami akan taruh uang daerah ke bank saudara, tapi apa yang bisa bank saudara pimpin berikan kepada daerah atau masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga berpesan kepada pihak perbankan agar dalam melayani masyarakat jangan terlalu eksklusif, individual dan vertikal tetapi harus lebih bersikap inklusif, sosial dan horizontal karena bank pada dasarnya adalah penjual jasa.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pimpinan perbankan  di KSB berkomitmen mendukung program STBM menuju KSB menjadi Kabupaten yang bersih dan sehat. Namun bentuk dukungan dari masing-masing perbankan akan dibahas kembali lebih teknis dengan tim Pemerintah KSB.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Bank NTB Syariah, BNI , Bank Muamalat, Bank BRI dan Bank Mandiri. (Humas & Protokol/Rilis 52/III/2019)

0