Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M menyebut pementasan seni tari pada perayaan peringatan hari lahir (Harlah) ke-16 KSB adalah sebuah mahakarya.  Bupati pun menginginkan kedepannya perayaan Harlah akan semakin menarik. ‘’Pak Sekda silahkan cari lokasi yang baguk seluas 10 hektar untuk lokasi pacuan kuda, nanti kita buat acara Harlah di situ, konten acaranya ISI Surakarta yang atur,” kata Bupati pada Malam Tasyakuran Peringatan Harlah ke-16 KSB dan Festival Taliwang Tahun 2019 di Central Kediaman Bupati, Rabu malam (20/11/19).

Kepada Rektor ISI Surakarta dan jajaran, Bupati mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan dukungan dalam mensukseskan Harlah KSB. Kedepan, Insya Allah kerjasama akan terus berlanjut. Selain itu ISI harus terus membimbing dalam meningkatkan kualitas seni para putra putri KSB. Terutama membuat gerakan dasar tarian, agar tarian KSB termasuk kostumnya berbeda dengan daerah lain di NTB termasuk rumpunnya yakni dari Sulawesi. Sehingga tarian KSB memiliki corak atau kekhasan tersendiri.

Rektor ISI Surakarta, Dr. Guntur, M.Hum dalam sambutannya menyampaikan, seperti yang dikatakan Gubernur dan Deputi Dukcapil Kemendagri pada peringatan Harlah, KSB baru berusia 16 tahun, namun prestasinya luar biasa. sebagai mitra Insya Allah ISI akan terus mendukung apa yang dilakukan KSB. Meski bekerjasama dengan daerah lain dalam hal kolaborasi seperti acara Harlah, tetapi untuk KSB tidak akan kalah baiknya dengan daerah lain. ISI mengucapkan terimakasih telah mempercayai ISI Surakarta sebagai mitra penyelenggaraan Harlah KSB. ISI akan mengevaluasi secara komprehensif untuk perbaikan dan kerjasama kedepannya. Kami mendoakan semoga pak Bupati dan jajaran semakin mensejahterakan rakyat KSB,” kata Rektor.

Pada Malam Tasyukuran tersebut, Bupati menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada kreator, sutradara dan penari atau seluruh pihak yang terlibat dalam persembahan seni budaya dalam perayaan peringatan Harlah ke-16 KSB dan Festival Taliwang 2019.(Rilis 255/Humpro/XI/2019)

0