Sumbawa Barat – Senin (05/10/20) bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah KSB H. Abdul Azis, S.H., M.H. beserta Kepala Bagian Kesra pada Setda KSB, Firmansyah, S.Pd hadiri kegiatan Launching website Baznas sekaligus dengan penyerahan secara simbolis penerima bantuan FM 332 di KSB.

Kepala Badan Amil Zakat (Baznas) KSB, Ustad H. M. Jafar Yusuf dalam laporannya menyampaikan bahwa ada 2 rangkaian dalam kegiatan ini yakni launching website Baznas dan penyerahan bantuan Fakir Miskin (FM) 332 semester ke-2. FM 332 merupakan kelompok fakir miskin (FM) yang jumlahnya 3,32% dari jumlah penduduk Kabupaten Sumbawa Barat. disingkat FM 332 sesuai hasil data riil yang telah dideklarasi oleh masyarakat yang mengaku dirinya miskin dan sesuai hasil data dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Tujuan dari kegiatan ini menurut Kepala Baznas KSB adalah memberikan ruang kepada publik bahwa Baznas sebagai instansi pemerintah non struktural bersifat terbuka dalam hal pendistribusian dan pemberdayaan terhadap dana zakat, infaq dan sedakah masyarakat. Selain itu tujuan yang ke-2 yakni mendistribusikan amanat ummat berupa zakat infaq dan sedekah untuk disampaikan kepada orang yang berhak menerimanya.

Sebanyak 1.478 KK yang diberikan bantuan FM 332. Jumlah dana yang diberikan hampir mencapai 600 juta dengan masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp 400.000. “Dalam semester ke-2 ini ada 1.478 KK yang kami bagi dalam 3 lokasi. Pertama mulai hari ini hingga jum’at untuk Kecamatan Taliwang ada 509 KK. Kemudian dilanjutkan periode kedua nanti di Bank NTB Syariah Maluk pada pertengahan bulan ini dan awal November untuk semua kecamatan kecuali Taliwang, Maluk dan Sekongkang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan massa dan mematuhi protokol Covid-19”, kata Kepala Baznas.

Mewakili Pjs Bupati KSB, Sekda KSB H. Abdul Azis, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan bahwa dibawah naungan Baznas KSB, Program FM 332 ini sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Baznas KSB juga sudah menciptakan inovasi untuk meningkatkan hasil pengumpulan zakat. Inovasi-inovasi tersebut yakni membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid se-KSB. Kemudian melaksanakan pembekalan penyuluhan Da’i Non PNS dan saat ini Baznas KSB meluncurkan inovasi baru dengan menggunakan pendekatan teknologi informatika yaitu dengan menyediakan layanan online zakat melalui website sebagai salah satu solusi bagi masyarakat terutama gen Z untuk memudahkan dalam membayar zakat agar lebih cepat, dan efektif serta transparan.

Sekda KSB, berharap agar FM 332 dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang ada. “Kami berharap agar FM 332 ini tidak hanya mengandalkan bantuan seperti ini untuk menyambung hidup. Tetapi mari bangkit dan pergunakan seluruh potensi dan sumber daya yang ada untuk bekerja serta berusaha agar bisa keluar dari belenggu kemiskinan”, harap Sekda KSB.

Sebelum mengakhiri kegiatan, Sekda KSB secara resmi meluncurkan website Baznas KSB. “Mengharapkan rahmat dan ridho dari Allah SWT dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya melaunching website Baznas KSB. Semoga apa yang kita ikhtiarkan bersama mendapatkan ridho dan rakhmat dari Allah SWT”, singkat Sekda KSB. (prokopim/rilis150/X/2020)