Pemerintah KSB menggelar kegiatan Maulid (peringatan hari lahir) Nabi Muhammad SAW. Kegiatan di pusatkan di Masjid Agung Darussalam, Komplek Perkantoran Pemerintah KSB, Kemutar Telu Center, Selasa pagi (26/11/19). Membuka kegiatan, Bupati dalam sambutannya mengajak jamaah yang hadir untuk mengartikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meningkatkan semangat dalam mengikuti sunnah Rasul.

Beberapa akhlak dan perilaku Rasulallah yang bisa diikuti seperti tidak sholat di rumah tetapi sholat berjamaah di masjid. Bersabar meski di caci tau mendapat ujian, menjenguk orang sakit dan prilaku atau ahlak lainnya. Dengan mengikuti contoh dari Rasul tersebut, maka akan terbentuk jiwa kebersamaan, integritas, etos kerja, dan hal baik lainnya. Perilaku dan tutur kata Rasul sendiri telah dijamin kebaikannya oleh Allah SWT.

Hal senada disampaikan Ketua Majelis Ulama Indoneaia KSB, K.H Syamsul, L.C yang mengisi tausiah peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 1441 hijriyah. Sebagai ummatnya, kesabaran dan kejujuran Rasul diikhtiarkan untuk diikuti. Selanjutnya memanfaatkan kehidupan, kesehatan, jabatan atau kekuasaan untuk memperjuangkan islam.

K.H Syamsul mencontohkan kisah perjuangan rayap dan laba-laba dalam mendukung perjuangan Rasul menegakkan islam. Dimana rayap yang dengan izin Allah membebaskan rasul dari boikot selama tiga tahun yang dilakukan kaum Qurais. Kemudian dengan Laba-laba yang dengan izin Allah menyelamatkan Rasul dan Abu Bakar di Gua Tsur dari kejaran kaum qurais. Hadir dalam peringatan Maulid Wakil Bupati, Anggota Forkopimda KSB, Ketua TP-PKK KSB, Ketua GOW KSB, Ketua DWP KSB, ASN Lingkup Pemerintah KSB, Anggota TNI dan Polri.(Rilis 257/Humpro/XI/2019)

0