Desa Rarak Ronges adalah sebuah Desa yang berada di Kecamatan Brang Rea Kabupaten Sumbawa Barat. Untuk menuju tempat tersebut, kita harus menempuh jalan sekitar satu jam dari kota Taliwang, dengan melewati perkampungan dan jalan menanjak melalui kaki gunung di Desa Bangkat Monte. Kru komunikasi pimpinan dalam misi dokumentasi potensi wisata Desa Rarak Ronges tiba di Desa Rarak Ronges setelah menempuh perjalanan melewati jalan menajak dengan panorama samping kiri kanan adalah panorama hutan dengan pohon tinggi menjulang. Pohon-pohon besar tumbuh selayaknya hutan asri yang belum pernah dijamah oleh tangan manusia. Suasana sejuk meskipun matahari mulai beranjak menuju siang hari. Kru Kopim (Sub. bagian Komunikasi Pimpinan) merasakan sensasi melewati tanjakan dengan menggunakan mobil.

Dahulunya memang cukup sulit para pengunjung untuk tiba di Desa Rarak Ronges. Apalagi jika musim hujan, maka siapa pun yang bermaksud berkunjung ke Desa Rarak Ronges harus mengurungkan niatnya, karena pasti ditengah jalan akan berhadapan dengan kondisi jalan rusak, licin dan sulit untuk ditempuh.

Desa yang berada di ketinggian 700 meter dari permukaan laut, tidak terpaut jauh dari desa Mantar yang berada pada ketinggian sekitar 640 meter. Desa ini terdiri dari tiga dusun, yakni dusun Rarak, Dusun Gong Datu dan Dusun Ronges. Untuk dusun Rarak dan Gong Datu berada di satu lokasi dengan jumlah penduduk sekitar 300 KK. Sedangkan untuk dusun Ronges ada sekitar 200 KK yang hidup dan berkeluarga di dusun ini yang berjarak sekitar 2 kilometer dari dua dusun lainnya. Sedangkan waktu tempuh ke dusun Ronges, dibutuhkan waktu sekitar 15 menit.

Bersyukur, saat ini kondisi tersebut sudah tidak ada. Perjalanan dari Taliwang hingga menanjak ke lokasi, semuanya sudah di hotmix. Masyarakat kapan saja dan menggunakan kendaraan jenis apa saja dapat tiba di Desa Rarak Ronges dengan nyaman dan selamat.

Salah satu sensasi menarik yang akan kita temui setelah tiba desa tersebut, adalah air terjun “Petung Mampis”. Air terjun tersebut belum terjamah oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kondisi ini dikarenakan keberadaan dari air terjun ini cukup tersembunyi di kawasan hutan Nasional. Lokasi air terjun “Petung Mampis” ini memang terbilang agak renggang dari pemukiman warga. Dibutuhkan waktu sekitar puluhan menit untuk mencapainya dengan berjalan kaki dari pemukiman warga di Dusun Rarak.

Pesona air terjun “Petung Mampis” seolah menghipnotis para pengunjungnya untuk betah dan ingin kembali ke tempat ini. Suasana yang aman, tenang dan damai seolah merasuk kedalam pikiran dan jiwa para pengunjung sehingga menyebabkan para pengunjung betah dan tidak ingin cepat pulang.(*)