Pjs Bupati Sumbawa Barat Dr. Muhammad Agus Patria, SH.,M.H. kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap selalu meningkatkan Protokol Kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan pada rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan Bupati Graha Fitrah pada Pukul 14.00 Wita. Hal ini disampaikan mengingat aktifitas kehidupan masyarakat sekarang ini sudah kembali normal seperti biasa. “Banyak ditemukan aktifitas masyarakat melaksanakan kegiatan berkumpul, yang memberi peluang antar satu individu dengan individu lainnya terjadi kontak langsung. Aktifitas berselaman, duduk berdampingan tanpa jarak sudah menjadi hal yang biasa sekarang. Ini menjadi masalah ketika Protokol kesehatan Covid-19 tidak diindahkan”. Ungkap Pjs Bupati

Memang, kehidupan sosial masyarakat sekarang sudah berjalan normal seperti biasa. Tidak seperti sebelumnya, kekhawatiran warga terhadap wabah Covid-19 sangat tinggi. Disaat yang bersamaan, penularan Covid-19 tetap berlangsung hingga hari ini. Hingga saat ini KSB sudah terkonfirmasi 55 kasus, dan kita masuk status zona hijau hanya sebentar. Itu artinya masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat diminta untuk tetap waspada.

Dengan terbitnya Peraturan Gubernur nomor 7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular, yang didalamnya termaktub protokol kesehatan Covis-19, Pjs. Bupati mengharapkan agar seluruh masyarakat KSB dapat mendukungnya. Didalamnya terdapat sanksi berupa denda maupun hukuman berbasis kearifan lokal bagi siapa saja yang tidak menggunakan masker ketika keluar rumah. Bagi siapa saja yang terkena sanksi akibat kelalaian tidak menggunakan masker ketika keluar rumah, agar dapat memntaati petugas dilapangan. Jika tidak dapat membayar denda, bisa menjalani sanksi sosial sesuai dengan kearifan lokal yang berlaku didalam masyarakat kita. Yang terpenting dari itu semua, ungkap Pjs Bupati, adalah semangat dari aturan tersebut adalah untuk keselamatan rakyat.

Kepada para ASN juga beliau menghimbau agar menjadi contoh ditengah masyarakat terkait penerapan Protokol kesehatan Covid-19. Jangan justru memperlihatkan hal yang tidak baik, apalagi justru menentang Perda yang telah ditetapkan tersebut.(Prokopim/rilis153/X/2020)