Bertempat di Masjid Al-Hidayah Dusun Jelenga, Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Minggu petang (12/05/19), Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M bersama Kapolres Sumbawa Barat dan Dandim 1628/Sumbawa Barat beserta pejabat Pemerintah KSB melaksanakan safari ramadhan. Sebelumnya, Bupati dan rombongan menikmati buka puasa bersama di halaman SD-SMP satu atap Dusun Jelenga.

Pada safari ramadhan kelimanya ini, Bupati menyerahkan bantuan kepada masyarakat secara simbolis untuk masyarakat Kecamatan Jereweh. Bantuan yang diberikan berupa paket bahan pokok, sound system masjid, dan dana kegiatan kemasyarakatan, uang pembangunan masjid, buku khutbah Jum’at, dana Pariri Lansia dan Pariri Disabilitas dan mesin pemipil jagung.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Jereweh karena sudah berhasil menjaga kondusifitas wilayah. Bupati juga memberikan pengetahuan kepada warga tentang pentingnya surat kepemilikan tanah. Terlebih Dusun Jelenga merupakan daerah pariwisata. Status tanah harus jelas kepemilikannya agar mudah mengurus izin dalam rangka pengembangan kawasan wisata Jelenga. ‘’Potensi wisata kita bagus, tapi ketika mau dibangun terjadi sengketa tanah, ini dapat menghambat investasi,” kata Bupati.

 

Selain mengajak warga agar membuat surat kepemilikan tanah, Bupati mengajak warga untuk menjaga kebersihan. Sebagai daerah wisata yang banyak dikunjungi wisatawan, Dusun Jelenga harus tampil bersih dan juga sehat. Caranya adalah dengan melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). ‘’Jadi saya meminta perhatian warga Dusun Jelenga dan Kecamatan Jereweh umumnya agar tetap menjaga kondusifitas daerah dan wujudkan kebersihan lingkungan dengan melaksanakan STBM,” imbuh Bupati.

Camat Jereweh, Zainuddin dalam laporannya menyampaikan, warga Dusun Jelenga sangat bersyukur dan senang bisa dikunjungi Bupati pada safari ramadhan. Ini merupakan bukti perhatian Bupati dan jajaran tehadap warga. Terkait lokasi sholat wajib dan tarawih yang dilaksanakan di Masjid Al-Hidayah, warga bersama Pemerintah Desa Kecamatan memilih lokasi tersebut agar Bupati melihat langsung bahwa masjid ini masih dalam proses pembangunan atau belum rampung. Dengan kata lain, warga mengaharapkan bantuan Pemerintah Daerah agar pembangunan masjidnya bisa segara diselesaikan.(Humas & Protokol/Rilis/115/V/2019)

0