Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T membuka kegiatan operasi Katarak dan Pterygium Gratis di RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat, Jum’at pagi (12/04/19). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Baitul Mal PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB bekerjasama dengan Rumah Sakit Metro Medika dan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan, tercatat sudah tiga kali pelaksanaan operasi mata geratis selama dirinya dan Bupati memimpin KSB. Pada hari ini, Operasi katarak dan pterygium gratis dilaksanakan Baitul Mal PT. PLN UIW NTB bekerjasama dengan RS Metro Medika dan RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat. Dari kegiatan ini terlihat bahwa PT. PLN tidak hanya mengaliri listrik untuk penerangan, tetapi PLN juga menerangi mata warga. Karyawan PT. PLN telah peduli dengan warga lain dengan membayar zakat. ‘’Pemerintah KSB juga telah menerbitkan  Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2019 terkait zakat. ASN termasuk Wakil Bupati dan Bupati dipotong penghasilannya 2,5 persen untuk zakat. Zakat disetor ke Baznas KSB untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Wabup.

Direktur Rumah Sakit Metro Medika, dr. Rangga Haryo Notokusumo mengatakan, operasi katarak dan pterygium gratis oleh RS. Medika Metro adalah agenda rutin. Tetapi kegiatan hari ini disupport Yaysan Baitul Mal PT. PLN UIW NTB dan pertama kali di KSB.  Dari hasil screaning kamarin, jumlah pasien sebanyak 107 orang.  65 pasien atau 50 persen lebih adalah pasien pterygium. Kemungkinan akan ada tambahan pasien hari ini. ‘’Target kami 100 pasien, tetapi antusias warga KSB cukup tinggi sehingga melebihi target. Terima kasih Baitul Mal PT. PLN UIW NTB yang mendukung kegiatan ini, terima kasih Pemerintah KSB atas kerjasamanya, terima kasih juga Dandim yang memerintahkan Babinsanya untuk mengajak warga mendaftar operasi,” katanya.

Ketua Yayasan Baitul Mal PT. PLN UIW NTB, Hamzah Hasanuddin mengatakan, Yayasan Baitul Mal adalah Baitul Mal internal PT. PLN UIW NTB. Penghasilan Baitul Mal ini diperoleh dari 2,5 persen zakat penghasilan karyawan. Zakat kemudian disalurkan kepada delapan asnaf atau kelompok penerima zakat. Zakat disalurkan untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, sosial, termasuk pemberdayaan peningkatan taraf hidup warga. Sebelumnya kegiatan operasi mata telah dilakukan di Kota Mataram. Hari ini di KSB, dan selanjutnya akan dilaksanakan di Sumbawa Besar dan Bima.

Setelah dibuka secara resmi, Wakil Bupati bersama Dandim 1628/Sumbawa Barat, Pejabat Pemerintah KSB, Direktur RS Metro Medika, Ketua Yayasan Baitul Mal PT. PLN UIW NTB dan manajemen RSUD Asy-Syifa’ meninjau rungan operasi. Wabup melihat suasana kegiatan operasi dan menyapa para tenaga medis yang melayani pasien katarak dan pterygium.(Humas & Protokol/Rilis 89/IV/2019)

   

0