Dalam rapat koordinasi penyaluran bantuan sosial (Bansos) Pariri lanjut usia (Lansia) dan Pariri Disabilitas tahap IV, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, S.T meminta pencairannya tuntas sebelum lebaran. Permintaan tersebut disampaikan kepada Kepala Kantor BNI Taliwang, para Camat, Lurah dan Kepala Desa. ‘’Bansos Pariri Lansia dan Disabilitas harus cair sebelum lebaran, karena niat kita para Lansia dan Disablitas bisa memanfaatkan dana tersebut di bulan ramadhan, bagaimana upaya BNI Taliwang untuk mempercepatnya,” kata Wakil Bupati di Posko Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 KSB di samping Gedung Graha Fitrah, Kamis pagi (14/02/20).

Wakil Bupati juga meminta bantuan para Camat, Lurah dan Kepala Desa bersama Agen PDPGR untuk mendukung BNI Taliwang. Yakni mengumpulkan buku rekening, slip transaksi dan KTP penerima. ‘’Untuk diperhatikan, tidak boleh ada potongan dari penyaluran dan bansos Pariri Lansia dan Disabilitas,” imbuh Wabup.

Terkait pencairan, Kepala Kantor BNI Taliwang, Sigit secara teknis menerangkan, jadwal pencairan bansos Pariri Lansia dan Disabilitas memang ada yang sampai setelah lebaran. Tetapi pencairannya bisa diupayakan sebelum lebarang jika BNI dibantu dalam pengumpulan buku rekening, slip transaksi dan KTP penerima. Secara reguler, hari Jumat  dan Senin, BNI mencairkan untuk Kecamatan Taliwang, sebagian Brang Rea dan Brang Ene. Jika Kecamatan lainnya ingin cepat, maka tiga syarat tersebut agar dibantu dipenuhi secepatnya. BNI akan mengusulkan ke kantor Cabang agar hari Sabtu dan Minggu bisa bertransaksi. Sehingga dana penerima selain Kecamatan Taliwang, Brang Rea dan Brang Ene bisa diproses hari Sabtu dan Minggu, namun secara kolektif. Dengan demikian seluruh pencairan bansos Pariri Lansia dan Disabilitas seluruhnya selesai sebelum lebaran. (Rilis 73/Prokopim/V/2020)