Sumbawa Barat, – Kegiatan pendidikan dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah mulai diterapkan pada awal semester genap tahun akademik 2020/2021.

Selain memenuhi prosedur dan protokol kesehatan yang ketat, diantaranya penyediaan sarana dan prasarana cuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu, desinfektan, dan melakukan pembatasan jumlah siswa, proses pelaksanaan PTM di KSB juga sudah mengantongi izin dari masing-masing wali murid.

Guna melihat kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan PTM, Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, S.T. secara langsung memantau proses PTM di sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Seteluk dan Kecamatan Taliwang, pada Jum’at (08/01/2021), pagi.

Sekolah-sekolah yang menerima kunjungan Wabup kali ini diantaranya SDN 3 Seteluk, SMPN 1 Seteluk, SDN 2 Seteluk, SDN 1 Air Suning, SMPN 6 Seteluk, SDN 1 Meraran, SDN 2 Taliwang, SMPN 3 Taliwang, SMPN 1 Taliwang dan berakhir di SDN 1 Taliwang.

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kasat Pol PP, serta Camat Seteluk dan Camat Taliwang, Wabup KSB meminta kepada para guru untuk ikut serta bertanggung jawab atas pelaksanaan PTM dengan menerapkan protokol kesehatan sebaik-baiknya dan menjadi contoh yang baik bagi siswa.

“Keputusan menyelenggarakan PTM di tengah-tengah pandemi Covid-19 adalah keputusan yang berat, resiko dan tanggung jawabnya tinggi, namun hal ini perlu dilakukan demi masa depan anak-anak di KSB. Karena tanggung jawabnya besar, sehingga perlu dijaga dengan baik. Terus berikan motivasi dan semangat dengan tidak menekan siswa agar sistem imun anak tidak menurun. Terakhir, berikan dan jadilah contoh yang baik bagi siswa”, jelas Wabup.

Selain itu, Wabup juga menghimbau para siswa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan “4M” yakni Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Menghindari kerumunan. (Prokopim/rilis02/I/2021)